News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

Ground Breaking Jembatan Batulicin Kotabaru Segera Dilakukan

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 07 Juli 2015 | 13.53

BATULICIN- Rencana pembangunan jembatan penghubung daratan Kalimantan dan pulau laut pelaksanaannya akan dimulai. Hal ini  ditandai dengan penekanan tombol  oleh Gubernur Kalimantan Selatan Drs.H. Rudy Arifin yang dijadwalkan  8 juli 2015  di Kecamatan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu(Tanbu).

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanbu Drs.Said Akhmad saat menjadi pembina upacara di halaman kantor Bupati Tanbu Senin (6/7) kemarin.
Dia menambahkan, rencana peletakan tombol sebagai tanda akan dimulainya pekerjaan jembatan tersebut, bertepatan dengan buka puasa bersama yang dilakukan Gubernur dengan masyarakat setempat.

"setelah acara penekanan tombol dilakukan, gubernur bersama rombongan langsung menuju Mesjid Baiturahim Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat untuk melakukan buka puasa bersama, setelahnya melakukan tarawih di Mesjid Baiturahman Desa Baroqah kecamatan yang sama" ujar Sekda.

Dalam kesempatan tersebut Sekda menyebutkan.Rencana pembangunan jembatan tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2019.
Jika pembangunan ini selesai lanjut Sekda, tentunya akan meminimalisir penggunaan arus transportasi laut  yang selama ini digunakan melalui feri penyeberangan  antara daratan Kalimantan tepatnya di Tanah Bumbu dengan Kabupaten Kotabaru.

Disisi lain, waktu dan biaya sangat hemat, mengingat masyarakat yang menggunakan fery penyeberangan telah  memakan waktu normal  minimal 1 jam.
"Dengan adanya jembatan penghubung tersebut, diperkirakan hanya cukup 5 menit ketika melewati bentangan jembatan yang memiliki panjang  sekitar 3 kilometer lebih"imbuh Sekda.

Beberapa waktu lalu, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming pernah menyinggung rencana pembuatan jembatan tersebut. Menurutnya, Pemerintah Daerah sangat menyambut positif rencana tersebut.
Rencana pembangunan tersebut kata Bupati sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan jangka Menengah Nasional (RPJM) 2015.

Untuk memuluskan rencana tersebut, perencanaannya sudah sejalan dengan 2 Kabupaten, baik Kabupaten Tanbu,Kabupaten Kotabaru maupun  propinsi Kalsel dan Pemerintah pusat.
"Saya berharap dengan adanya jembatan ini nantinya  akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa terhadap Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Tanah Bumbu," Pungkas Mardani. (relhum)




Batulicin, Akhirnya Punya Pasar Batu Akik. Sekda Kab Tanbu Sayid Ahmad Resmikan

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 03 Juli 2015 | 09.06

‎Seperti yang di inginkan masyarakat pencinta batu akik di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, sejak beberapa tahun lalu, akhirnya di pertengahan Tahun 2015 ini Kabupaten Bumi Bersujud memiliki Pasar Batu Akik seperti kota kota lainnya di Indonesia. Pasar Batu Akik yang baru saja di resmikan Oleh Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming melalui Sekretaris Daerah Kab. Sayid Ahmad Assegaf, kemarin (1/7) terletak di Pusat Niaga Bersujud Pasar Minggu Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat.

Pasar Batu yang dipelopori oleh sejumlah Komunitas Pencinta Batu Akik di Tanah Bumbu, Batulicin Gemstone Community mengajak sejumlah pengrajin dan pedagang batu akik yang selama ini tidak memiliki stand, toko maupun tempat pengrajinan batu akik permanen di pinggiran jalan, untuk bisa mengambil stand di pasar batu akik secara cuma cuma. Namun, hanya karena perlu mendapat renopasi eks pusat permainan anak anak pasar minggu itu untuk disulap menjadi kawasan sentra batu akik semi permanen tiap pedagang hanya dipungut uang pemasangab instalasi listrik, dan pembuatan dinding stand. 

"Alhamdulillah, kita akhirnya memiliki pasar batu akik seperti tempat lainnya. meskipun terlihat sederhana namun pasar ini kami sangat optimis bisa berkembang lebih maju lagi. Kami juga sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, yang selama ini memberi perhatian lebih kepada kami hingga bisa memiliki tempat khusus untuk berjualan dan juga untuk membuat kerajinan batu akik langsung ditempat ini" Ujar Wawan  Andreas Leo‎, salah seorang pehoby batu akik yang juga salah seorang pengurus Batulicin Gemstone Community.

Sementara Erno Rudy Handoko Selaku Ketua Batulicin Gemstone Community mengatakan, dengan keberadaan pasar batu akik di Batulicin ini diharapkan dapat mewadahi para penggila batu akik untuk berburu batu akik baik mereka yang dari dari wilayah Tanah Bumbu dan sekitarnya juga dari daerah luar pulau kalimantan. Selain itu tentunya dengan memiliki tempat yang strategis seperti ini, para pengrajin batu akik di Batulicin dapat mengexploresi dan mengexpose bergam jenis batu akik andalan dari Tanah Bumbu menjadi salah satu khas cindera mata lainnya.

"selama ini kita banyak memiliki batu akik yang bagus bagus dari Tanah Bumbu namun masih belum banyak yang mengetahuinya. oleh karena itu kita berharap dengan memiliki pasar seperti ini tentunya beragam batu akik yang kita miliki dapat dikenal lebih luas lagi" ujar Erno.

Saat ini, untuk wilayah Tanah Bumbu ‎Batu Akik Jenis Fosil Kayu Ulin atau Black Borneo  masih menjadi batu paforit dan menjadi batu akik khas Bumi Bersujud, yang saat ini terus bersaing dengan Red Borneo yang berasal dari Riam Kanan. jika Red Borneo terkenal dengan warna merah muda manisnya, Black Borneo justru terkenal dengan keunikan motif, serat dan juga warna alaminya. Bahkan jika beruntung dengan mudah kita menemukan fosil kayu ulin yang sudah tembus hingga jika terkena paparan cahaya batu hitam itu akan berubah warna menjadi kemerah merahan.

Sesaat setelah meresmikan Pasar Batu Akik itu, Sekda Kab Tanah Bumbu Sayid Ahmad juga menyempatkan diri berkunjung ke sejumlah Stand sambil melihat sejumlah batu akik yang dijual ditempat itu. Sayid Ahmad juga berharap, kelak ditempat ini, di Pasar Batu Akik ini bisa diadakan kontes dan pameran batu akik level Ka‎bupaten bahkan Provensi Kalimantan Selatan. 

"kita berharap, dengan keberadaan pasar batu akik ini tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita ditengah melemahnya  ekonomi yang terjadi saat ini, yang terjadi bukan saja di Tanah Bumbu saja melainkan juga terjadi secara nasional. Sejumlah potensi andalan seperti komoditi ‎ekspor batu bara, karet dan juga kelapa sawit  sedang merosot, beruntungnya dengan mewabahnya demam batu akik ini, diharapkan mampu membuka peluang bisnis baru yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat menengah ke bawah. prospeknya bagus, karena batu akik ini banyak yang bisa ikut terlibat di dalamnya, dari jasa pengrajin, kemudian bahan baku, alat pembuat batu akik, serta batu akik jadi, semuanya memiliki pangsa pasar sendiri, sehingga ini membuka peluang usaha lainnya." papar Sekda Kab Tanbu itu. (Ley)

Jelang Lebaran, Pemkab Tanbu Pantau Sembako

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 02 Juli 2015 | 10.26

BATULICIN, (30/06)- Dalam rangka persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri Tahun 2015, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Said Akhmad memimpin rapat koordinasi (Rakor) ketersediaan dan stabilitasi harga barang menjelang lebaran.

Acara yang digelar Bagian Ekonomi setempat sengaja mengundang lintas terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Prindakop, Kantor Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan maupun Polres Tanbu, diruang Rapat Sekda tadi siang.

Dengan tujuan mengantisipasi hal-hal  yang kemungkinan terjadi saat menjelang lebaran maupun sesudahnya. Seperti yang disebutkan Sekda,  beberapa hal yang sering terjadi sebelum lebaran, yakni rentannya kenaikan harga barang pasaran.

Dia berharap,  jangan sampai  pedagang semaunya mengambil kesempatan dalam mempermainkan harga. "Untuk itu  perlu diantisipasi melalui operasi pasar secara intensif hingga mengarah pada gudang tempat penyimpanannya, oleh kerena itu, tim yang sudah terbentuk dapat memantau sejauhmana distribusi barang yang sudah dilakukan, agar tidak ada penumpukan barang oleh  pemilik gudang," ungkap Sekda.

Selain itu lanjut Sekda, Pemerintah Daerah turut berupaya memberikan rasa aman terhadap ketersediaan beberapa barang, diantaranya sembako maupun  bahan bakar minyak(BBM). Dengan berkoordinasi terhadap Bulog terkait ketersediaan  Beras maupun pemilik SPBU agar menambah jam operasional pelayanannya.

Persoalan lainnnya tambah sekda, yang sangat rentan adalah  dalam hal berlalu lintas. Tingginya mobilisasi lalulintas sebelum dan pasca lebaran juga perlu diantisipasi melalui pengawasan intensif  terhadap titik rawan yang sering terjadi kecelakaan, yakni   pemasangan rambu peringatan dilokasi tersebut.


Dalam hal ini, Sekda  mengajak kepada pihak Dinas Perhubungan Tanbu untuk membantu pihak  kepolisian setempat dalam meningkatkan rasa aman masyarakat terutama dalam situasi arus mudik dan arus balik berlangsung. (Relhum)


Pemkab Tanbu Alokasikan Rp. 7 Milyar Untuk Bayar Gaji Ke-13 PTT

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 01 Juli 2015 | 09.47


BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 7 Milyar lebih untuk membayar Gaji ke-13 Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanbu Rooswandi Salem, SE,MM melalui Kepala Bidang Anggaran, Dedy Bodin, SE mengatakan, dana tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) tahun 2015.

"Selanjutnya  akan disalurkan kepada seluruh PTT yang tersebar di instansi atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Tanah Bumbu," katanya di Batulicin, Senin (29/6) .

Untuk pencairan Gaji Ke-13 nanti, katanya, rencana akan dilakukan diawal Bulan Juli 2015. Namun lambat cepatnya pencairan tersebut tergantung dari pengajuan pihak SKPD masing-masing.

Penyaluran Gaji ke-13 untuk para PTT ini merupakan yang ketiga kalinya selama kepemimpinan Bupati, Mardani H Maming. Sebagaimana pembayaraan gaji pada umumnya, penyaluran Gaji ke-13 bagi para PTT juga akan dilakukan melalui rekening tabungan PTT yang bersangkutan.

Sekretaris Daerah Tanbu, Drs H Said Akhmad, MM saat menjadi pembina apel pagi gabungan di Halaman kantor bupati, Senin (29/6) juga menegaskan, pembayaran gaji ke-13  bagi para PTT adalah wujud kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap para karyawan  khususnya tenaga honor.

"Jadi tidak hanya para Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja yang diperhatikan pemerintah daerah, namun kita juga memperhatikan Gaji ke -13 untuk  tenaga PTT yang ada di lingkup pemerintahan," ujar Sekda.

Besaran gaji ke-13 yang akan diterima PTT, tambahnya, sama dengan satu bulan gaji berdasarkan kualifikasi pendidikan yang dimiliki. Dan tidak boleh ada potongan dari gaji ke-13 yang akan dibayarkan nanti.

Selanjutnya Bupati Tanbu, Mardani H Maming berharap , adanya penyaluran gaji ke-13 yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah nantinya benar-benar bisa memberikan manfaat yang posistif bagi para tenaga honorer.

Karena tidak sedikit kemungkinan biaya yang harus dipenuhi masing-masing keluarga pegawai melalui dana tersebut.

"Tidak kemungkinan banyak biaya kebutuhan pegawai yang harus dipenuhi dalam rangka persiapan anak-anak mereka masuk sekolah menyusul tahun ajaran baru. Apa lagi bulan ini bersamaan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri," katanya. (Relhum)

 
 
 
   



Untuk Gaji Ke 13, SKPD Diminta Lengkapi Administrasi

BATULICIN, (29/06) -Seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (SKPD-Tanbu) diminta segera menyiapkan berbagai  kelengkapan administrasi untuk pembayaran gajih ke 13 bagi.

"Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang akan dibayar lebih awal sebelum pencairan gajih 13 para PNS lainnya," demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanbu Drs. Said Akhmad saat memimpin apel gabungan dihadapan staf dan Pejabat setempat di Halaman Kantor Bupati belum lama tadi.

Masih sambung Sekda, pembayaran gajih  tersebut termasuk juga pemberian gajih kepada tenaga kontrak lainya maupun perangkat desa non PNS. Sebagaimana yang sudah diatur dalam peraturan Bupati Tanah Bumbu Nomor 38 Tahun 2012. Sedangkan Pembayaran gajih ke 13 untuk PNS lanjut Sekda,  rencananya akan dibayar pada pertengahan Juli mendekati lebaran tahun ini.

"Saya menghimbau seluruh pihak yang mengelola keuangan untuk mempersiapkan kelengkapannya, jangan sampai proses pencairan ditempat kita lamban kerena berkasnya belum lengkap," ujar Said.

Dalam kesempatan tersebut, apa yang disampaikan Sekda Tanbu terkait rencana pembayaran Gajih ke 13  cukup di sambut baik peserta apel, baik PNS maupun PTT.

Dikatakan salahsatu PTT yang bekerja di Setda Tanbu, Nurlela, menurutnya gajih ke 13 yang diberikan Pemerintah Daerah akan meringankan kebutuhannya saat memasuki lebaran ini.

Begitu juga  salah satu PNS dilingkungan  yang sama sebut saja Fatimah, "dengan adanya pencairan dana tersebut,  setidaknya akan membantu  kami untuk keperluan persiapan lebaran sekaligus  bertepatan pula  dengan biaya anak masuk sekolah," imbuhnya. (relhum)

Mardani H Maming Raih Indonesia Attractiveness Award

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 24 Juni 2015 | 16.15



BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sukses meraih penghargaan Indonesia Attractiveness Index Award 2015 menyusul adanya penelitian dari pihak Tempo Media Group Penerbit Majalah Tempo dan Frontier Consulting Group yang merupakan salah satu perusahaan riset terbesar di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh perusahaan tersebut adalah mengenai daya tarik di level kabupaten/kota dan level provinsi di seluruh Indonesia yang menyangkut iklim Investasi, kondisi infrastruktur,  layanan publik dan kondisi pariwisata daerah yang bersangkutan. 

"Setelah melalui survei dan tahap verifikasi, akhirnya Tanah Bumbu telah berhasil menjadi salah satu daerah yang mendapat penghargaan tersebut," kata Bupati Tanbu, Mardani H Maming usai menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Index Award secara langsung dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Belum lama tadi.

Mardani menjelaskan, terpilihnya Kabupaten Tanbu sebagai salah satu peraih penghargaan Indonesia Attractiveness Index tahun ini menunjukan adanya potensi besar bagi pemerintah daerah untuk bisa menarik para investor dan pelaku bisnis demi memajukan perekonomian masyarakat.

Seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur  mulai wilayah perdesaan hingga perkotaan saat ini, tidak sedikit potensi usaha yang semestinya bisa dikembangkan bagi para pelaku usaha maupun para investor di daerah tersebut.   

Di sektor pertanian dan perkebunan, misalnya. Membaiknya infrastruktur jalan desa dan kecamatan yang selama ini sudah dibangun oleh pemerintah daerah, tidak menutup kemungkinan turut menambah semangat petani untuk membuka lahan baru karena akses penjualan hasil panen meraka ke wilayah perkotaan atau perusahaan lain semakin mudah dilakukan.   

Potensi usaha lain yang saat ini juga naik daun imbas dari meningkatnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanbu adalah usaha Properti atau pembangunan rumah tinggal. Usaha ini diyakini juga mampu berdampak terhadap meningkatnya sektor usaha lain seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat yang tinggal di daerah.     

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah pun berupaya untuk terus meningkatkan pembangunan obyek wisata yang selama ini banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal, nasional dan manca negara. Lokasi wisata  seperti obyek wisata pantai di kabupaten Tanbu juga dianggap menjadi salah satu peluang besar bagi pelaku usaha atau investor untuk mendapat keuntungan dari pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

"Ada sejumlah obyek wisata khususnya obyek wisata pantai seperti Pantai Pagatan, Pantai Rindu Alam, dan Pantai Angsana di Kabupaten Tanah Bumbu yang menarik bagi para pengunjung. Lokasi ini memberikan peluang besar para investor untuk turut membuka usaha karena akses jalan ke sana sudah mulai nyaman,' tegas bupati.  (relhum).        
 
KETERANGAN :

FOTO 1. Bupati Tanbu Mardani H Maming menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Index Award secara langsung dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Belum lama tadi.

FOTO 2. Foto bersama Bupati Tanbu Mardani H Maming (dua dari kiri) usai menerima penghargaan penghargaan Indonesia Attractiveness Index Award.


 




Dalam Waktu Dekat Jembatan Lintas Kecamatan Akan Diperbaik

Uji (35) warga dusun Ringkit kecamatan Kusan Hulu menyayangkan sikap lambannya pihak kontraktor menyelesaikan pengerjaan rehab jembatan yang berada di poros jalan Ringkit Anglay yang menghubungkan Kecamatan Kusan Hulu menuju Kecamatan Kuranji. 

Jembatan yang dibongkar sejak sekitar tiga bulan lalu hingga kini dibiarkan menganga mangkrak tanpa ada dinding penghalang yang kerap pula menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan meskipun tidak sampai menghilangkan nyawa.

"kalau hujan lebat, airnya meluap anak anak sekolah yang lewat menggunakan motor sering kecebur, karena licin jalan setapak yang ada disampingnya juga rusak. meski belum ada menelan korban ‎jiwa tetap saja membuat khawatir" ujar Uji.

Uji bersama warga lainnya sangat berharap agar pembangunan jembatan ditempat itu dapat diselesaikan dalam waktu dekat ini‎. Dituturkannya setiap selesai hujan, warga beramai ramai menguras jembatan tersebut agar tidak menelan korban.

‎sementara dari data yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) jembatan yang ada dikawasan jalan provinsi  tepatnya di empat kecamatan, yakni Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Satui, Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Karang Bintang  Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) akan mulai direhab usai lebaran.

 "Setidaknya  3 bulan setelah lebaran, ditargetkan   sudah selesai pekerjaannya," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanbu Roy Rizali Anwar ST, saat menggelar rapat rencana pekerjaan  jembatan tersebut di aula PU setempat belum lama tadi.

Roy menjelaskan, Pemerintah  telah  menyiapkan dana  pekerjaan jembatan yang bersumber dari  APBN senilai 6,3 milyar. Dengan dana tersebut akan digunakan untuk biaya pemeliharaan  3 buah jembatan, diantaranya jembatan Sungai Danau, Jembatan Betung  Kecamatan Kusan Hilir, sekaligus dipergunakan  untuk biaya rehab 2 buah  jembatan yang ada di wilayah Kecamatan Simpang Empat.

Dikesempatan rapat tersebut, pihak DPU setempat juga merumuskan bersama pihak kontraktor pemenang tender yakni PT Panji Bangun Persada. Khusus pembangunan  dua jembatan  di  Kecamatan Simpang Empat, perlu adanya antisipasi kemungkinan yang akan terjadi  saat akan dimulainya pekerjaan.

Masih menurut Roy, jika pembangunan dimulai, maka arus lalu lintas dan beberapa kepentingan warga disekitarnya dipastikan terganggu. Mengingat, dari dua buah jembatan di wilayah tersebut, sangat berdekatan dengan pemukiman dan pertokoan.

"Melalui gelar rapat ini, kami  sengaja menghadirkan pihak terkait, dengan tujuan mencari solusi terbaik, sehingga saat dimulainya pembongkaran jembatan tersebut, tidak  ada warga dirugikan akibat pelaksanaan pembangunannya  berlangsung," pinta Roy.

Begitu juga dengan arus lalu lintas yang terputus, pihak DPU mengharapkan kepada pihak Satuan lalu lintas (Satlantas) bersama Dinas Perhubungan setempat untuk  memberikan tanda jalur alternatif yang akan diikuti pengguna jalan.

Roy mengharapkan, sebelum pelaksanaannya dimulai, perlu adanya sosialiasi kepada warga oleh Kepala Desa maupun RT setempat, dimana saat pembongkaran maupun pembuatan  jembatan nanti, tidak ada batas kepemilikan warga yang dirugikan.

Ditambahkannya, untuk pekerjaan  jembatan di kawasan Kecamatan Satui sudah berlangsung. Ada sebagian ruas jembatan yang tidak difungsikan, pasalnya ada beberapa elemen  struktur baja yang sudah tidak layak, untuk  segera diperbaiki. Sehingga tidak menambah kerusakan jembatan yang lebih parah lagi.

Ditempat terpisah, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming sangat mendukung adanya perbaikan jembatan tersebut, mengingatkan kondisi  jembatan yang mulai rusak, dikhawatirkan kedepannya akan terjadi kerusakan yang lebih parah lagi. 

Dia mengharapkan kepada masyarakat agar mendukung proses renovasi jembatan tersebut. "Semua berharap pembangunannya selesai sesuai yang ditargetkan. Sehingga arus lalu lintas dan kepentingan masyarakat lainnya kembali berjalan normal," pungkas Bupati. 

Sementara untuk jembatan di Ringkit akan segera dikerjakan, tinggal menunggu gilirannya. maklum tukangnya masih mengerjakan jembatan di kecamatan yang lainnya, tutur Roy.(Ley)



Bupati Mardani, Bagi Bagi Ta'jil Puasa

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 23 Juni 2015 | 14.03

‎mengelilingi pasar wadai sambil memborongnya dan kemudian membagikannya ke masyarakat yang sedang berburu ta'jil atau menu berbuka puasa, nyaris setiap tahun dilakukan Mardani H Maming Bupati Tanah Bumbu.

Seperti yang ia lakukan pada hari Senin ( 22/6), Mardani mendatangi pasar wadai yang ada di depan pasar Kota Pagatan Kecamatan Kusan hilir. Ditempat ini Mardani menyapa puluhan pedagang kue berbuka puasa sembari merogoh koceknya membeli kue yang ada di atas meja terhampar rapu, dan kemudian menyerahkannya langsung ke sejumlah masyarakat yang kebetulan berniat berburu kue disana.

"Alhamdulillah hari ini dapet kue geratisan buat berbuka. Terimakasih Pak Bupati" ujar Timah (30) warga Desa Pasar Baru yang kebetulan berbelanja ke pasar Pagatan, sore kemarin. Keberuntungannya bukan hanya bisa membawa kue geratis saja, akan tetapi menurut Timah, keberuntungan yang paling dahsyat baginya adalah bisa berjabat tangan dan berfoto bareng orang nomer satu di Kabupaten dan nomer satu di level seluruh bupati di Indonesia itu.

Sementara, Mardani H Maming mengungkapkan bulan puasa Ramadhan adalah bulan berbagi untuk sesama. Tidak mesti dalam jumlah besar, berbagi dalam hal kebaikan sekecil apapun semua mendapat nilai yang besar dihadapan Tuhan Allah SWT. Dengan berbagi, mengajarkan tentang kasih sayang, dan cinta kepada sesama. 

"Ramadhan, bulan penuh berkah. Sekecil apapun kita melakukan kebaikan, pasti bernilai ibadah dan diganjar dengan penuh keberkahan. Dengan keberkahan hidup kiya akan menjadi lebih sukses, baik itu di dunia maupun di akhirat kelak" ujar Mardani.

Usai memborong kue berbuka di Kota Pagatan dan membagikannya kembali kepada masyarakat setempat, Mardani juga berborong kue berbuka di pasar wadai Satui Kecamatan Satui, sebelum berbuka puasa di salah satu mesjid yang ada di Kecamatan tersebut, dan juga shalat tarawih dalam agenda Safari Ramadhan di Kecamatan Satui, sebagai agenda safari pertama di bulan suci yang penuh berkah ini. (Ley)
Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto Saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Pendiri : Muhammad Fadly Al Faritzi, Penerbit : Edha Kencana Corp. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan : Chandra.H, Pemimpin Redaksi : M. Fadly A.F, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Kontributor :Fadly, Rahmiadi, M. Ilham Zulkarnain Alamat Redaksi : Jl Raya Pelajau Komplek Perum. Sampoerna Desa Barokah Simpang Empat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com. HP. 081349473347

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Indonesia's Atractivenes Award 2015

Indonesia's Atractivenes Award 2015

Mari Kenali Lebih Dekat Bersama Mardani H Maming di WWW.MARDANI-CENTER.COM

 
Support : Creating Website | EDHA KENCANA CORP | Batulicin
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved