News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

FKUB Bertekad Menjaga Kerukunan Hidup Beragama di Tanah Bumbu

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 02 Agustus 2015 | 06.45

      BATULICIN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) menyatakan sikap bersama dalam menyikapi peristiwa yang terjadi di Tolikara Papua.

Pernyataan sikap disampaikan  Tokoh Agama dihadapan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kab. Tanah Bumbu, Selasa (28/7) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tanah Bumbu di Gunung Tinggi Batulicin.Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh FKUB Kab.

Tanah Bumbu guna menjaga kerukunan hidup beragama di Kabupaten Tanah Bumbu melalui pernyataan sikap bersama oleh Tokoh Agama."Semoga peristiwa yang terjadi didaerah lain tidak terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu,' ujar Mardani.Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah kerukunan umat beragama.

"Jangan mudah menerima isu-isu yang berpotensi memecah belah keharmonisan kerukunan umat beragama. Hendaknya kita berpikir jernih dan menerima informasi yang benar dan jangan sampai memperkeruh suasana,' pinta Bupati.Bupati juga meminta agar peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat lebih dioptimalkan sehingga kerukunan umat beragama yang harmonis dapat terwujud.

Pernyataan sikap oleh FKUB Kab. Tanah Bumbu juga mendapat apresiasi dari Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol InfMustakim.Menurutnya, pernyataan sikap tersebut hendaknya dapat dilaksanakan dan diterapkan secara mendalam sehingga dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Tanah Bumbu.Sementara itu, Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro SIK mengatakan pernyataan sikap tersebut harus dilaksanakan dan jangan sampai formalitas saja.

Menurutnya, pernyataan sikap yang disampaikan dan ditandatangani oleh FKUB dan Forkominda tersebut akan dijadikan protap yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu sehingga peristiwa yang sama tidak terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Adapun 6 (enam) point pernyataan sikap FKUB Kab. Tanah Bumbu tersebut yaitu ; Mengecam dengan keras dan menyesalkan terjadinya peristiwa Tolikara Papua oleh karena peristiwa tersebut telah menciderai toleransi beragama yang menjadi nafas kehidupan yang digelorakan oleh seluruh warga negara yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.Meminta semua yang berada dalam FKUB bersama dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat agar menyosialisasikan kepada umatnya masing-masing untuk menahan diri dan tidak terprovokasi terkait dengan peristiwa yang terjadi di Tolikara Papua serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada Pemerintah (Kepolisian atau Instansi terkait).

Meminta Pemerintah (Kepolisian dan Instansi terkait) mengusut tuntas terhadap siapapun pelaku dalam peristiwa ini melalui mekanisme hukum yang berlaku tanpa pandang bulu serta memulihkan kembali rasa aman sehingga agama apapun yang telah diatur dalam Peraturan Perundang-undangan dapat melakukan aktifitas ibadahnya dengan mengedepankan pendekatan Sosiokultural dari pada hanya pendekatan keamanan.

Bahwa FKUB Kab. Tanbu bersama dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi antar lintas agama, menjunjung tinggi sikap toleransi  dalam hidup beragama sehingga terwujud kerukunan hidup beragama yang lebih harmonis.FKUB Kab. Tanah Bumbu akan turut berperan aktif membantu pemerintah dalam menghadapi permasalahan khususnya dibidang kerukunan hidup antar umat beragama sehingga terciptanya suasana toleransi dan kerukunan hidup beragama.

Bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk dan alasan apapun tidak dapat dibenarkan, karena hal tersebut telah melanggar etika dan norma hukum serta tidak mencerminkan pribadi yang berprikemanusiaan, sedangkan kemerdekaan dan kebebasan untuk memeluk agama maupun menganit kepercayaan telah dijamin oleh UUD 1945. (relhum)

KPU TANAH BUMBU TERIMA PENDAFTARAN TIGA CABUP

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 29 Juli 2015 | 09.50

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menerima pendaftaran tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Desember 2015.

"Hari pertama dan kedua, kami menerima dua pasangan bakal cabup dan cawabup yang datang secara bergiliran, sedangkan untuk hari ketiga ada satu bakal yang mendaftar," kata Ketua KPU Kabupaten Tanah Bumbu Samsani di Batulicin, Rabu.

Ia mengatakan, tiga pasangan bakal cabup dan cawabup yakni Mardani H Maming-Sudian Noor yang maju melalui jalur partai datang ke KPU pada Minggu (26/7) pukul 14.00 Wita, Abdul Hakim-Gusti Chapizi yang maju melalui jalur independen dan mendaftar pada Senin (27/7), dan Difriadi Darjat-H.Tandrang mendaftar pada Selasa (28/7).

"Ketiga pasangan bakal cabup dan cawabup sudah menyerahkan berkas dukungan masyarakat bagi bakal calon perseorangan dan dukungan partai bagi yang diusung parpol," kata Samsani.

Berkas dan dokumen pendaftaran yang diterima dari tiga bakal calon akan diverifikasi dan jika terdapat kekurangan maka pasangan bakal calon diminta melengkapi.

Pihaknya sudah menyiapkan tim yang bertugas memeriksa kelengkapan berkas dan dokumen.

Jika lengkap maka tinggal menunggu penetapan calon pada 24-26 Agustus 2015.

Pasangan Mardani-Sudian didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Nasional Demokrat (NasDem), Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Dari partai pendukung tersebut yakni PDI-P memiliki 10 kursi, PKB lima kursi, Hanura dua kursi, NasDem tiga kursi, PPP satu kursi, Demokrat tiga kursi dan PAN dua kursi, total 26 kursi dari 35 kursi di DPRD Tanah Bumbu," kata Samsani.

Sedangkan pasangan Abdul Hakim-Gusti Chapizi jalur independen sudah melengkapi persyaratan 28.503 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan lulus Ferivikasi faktual menjadi 27.445 KTP.

"Dari jumlah 27.44 tersebut sudah mencukupi persaratan bagi tim independen karena syarat minimalnya 25.997 KTP," katanya.

Untuk pasangan Difriadi Darjat-H.Tandrang diusung oleh partai Gerindra yang memiliki lima kursi dan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie yang memiliki dua kursi di DPRD Tanah Bumbu. Namun sayangnya, oleh KPUD Tanah Bumbu menyatakan "TMS" atau tidak mencukupi syarat pendaptaran. Lantaran berdasarkan aturan PKPU no 12 Tahun 2015 menyatakan dengan tegas bahwa untuk pengusungan calon oleh atau melalui Parpol bersengketa kepengurusan harus memiliki persetujuan oleh kedua kepengurusan kepada satu pasangan yang sama. Jika hanya satu saja maka dinyatakan tidak syah.

"Untuk itu kami atas nama KPU menyatakan hanya dua Kandidat yang pasti akan bertarung maju dalam pencalonan Kepala Daerah di Tanah Bumbu. Karena Pasangan Difriadi dan Andi Tandrang hanya memiliki dukungan Gerindra dan Golkar kubu ARB saja" ujar Ketua KPU D Tanbu Drs. Samsani. M.Hum. (Ley)

Pengajuan Berkas Difriadi-Andi Tandrang Ditolak KPU D Tanbu

Tidak memenuhi persyaratan berkas, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanah Bumbu menggugurkan pencalonan Drs H Difriadi Darjat dan Andi Tandrang sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu untuk periode 2016 – 2021 mendatang.
Drs Samsani kepada media menyatakan bahwa, sesuai aturan yang telah ditetapkan pasangan calon harus memenuhi syarat salah satunya dukungan dan usungan partai politik yang memiliki perwakilan minamal tujuh kursi di dewan.
"Setelah kami verifikasi, Pasangan Difri dan Andi Tanrang yang hanya mengantongi dukungan dari Partai Gerindra dan Partai Golkar ( Kubu ARB) saja. Usungan dan rekomendasi Partai Golkar harus dari dua kubu, ARB dan Agung Laksono. Kami memberikan ruang apabila pasangan ini tidak menerima dengan keputusan KPUD," ucap Syamsani.
Sementara itu, hingga kini hari terakhir masa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu, hanya ada dua pasangan yang dinyatakan lolos oleh KPUD Tanah Bumbu, Calon Incumbet Mardani H Maming yang berpasangan dengan H Sudian Noor diusung oleh delapan koalisi partai politik. Serta, calon indenpenden Abdul Hakim – Gusti Chafizi.

Pemkab Tanbu Gelar Halal Bi Halal Ribuan PNS dan PTT Hadiri Halal Bi Halal Bupati Tanbu

Written By Fokus Batulicin on Senin, 27 Juli 2015 | 15.04


BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Halal Bi Halal dengan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jajaran Pemkab Tanbu, Senin (27/7) pagi di Halaman Kantor Bupati Tanbu di Gunung Tinggi, Batulicin.
Halal Bi Halal keluarga besar Pemkab Tanbu tersebut dilaksanakan setelah apel gabungan dan ditandai dengan saling bersalam-salaman diantara PNS dan PTT Pemkab Tanbu. Suasana kekeluargaan tampak terlihat meski pun pada pelaksanaan Halal Bi Halal tersebut sekaligus pula merupakan kegiatan perpisahan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2010 – 2015.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, Drs. Said Akhmad, MM mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Tanbu yang sudah berkenan hadir dan memeriahkan kegiatan Halal Bi Halal.
Halal Bi Halal merupakan kegiatan tahunan Pemkab Tanbu setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri. Halal Bi Halal dimaksudkan pula sebagai sarana bagi seluruh PNS dan PTT Pemkab Tanbu untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan, dan bertatap muka.
Disisi lain, Sekda juga mengatakan bertepatan dengan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) di Kabupaten Tanbu yang semakin dekat pelaksanaannya, maka pegawai diminta untuk menjaga netralitasnya dan bersikap profesional dengan tidak terlibat secara aktif mendukung salah satu calon Bupati dan Wakil Bupati.
"PNS dan PTT harus netral dan tidak memihak kepada salah satu calon kepala daerah. Selain itu hendaknya PNS dan PTT ikut mensukseskan Pemilukada dengan menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungannya masing-masing," tegas Sekda.
Sementara itu, Bupati Tanbu Mardani H Maming menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh PNS dan PTT jajaran Pemkab Tanbu jika dalam melaksanakan tugas sebagai kepala daerah terdapat kekurangan.
Bupati juga mengajak meskipun dirinya tidak lagi menjabat sebagai Bupati, hendaknya PNS dan PTT sebagai abdi negara jangan sampai berkurang tingkat disiplinnya.
"Saya harap disiplin pegawai terus dijaga. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan terbengkalai," ujar Bupati.
Bupati juga mengajak kepada Pimpinan SKPD untuk terus meningkatkan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu baik itu pembangunan bidang Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Bidang Perekonomian. (ADV/RELHUM)
 Keterangan :
FOTO 1. Sekda Kab. Tanbu Drs. Said Akhmad MM ikut memeriahkan Halal Bi Halal dengan menyanyikan sebuah lagu untuk menghibur undangan yang hadir.
FOTO 2. Bupati Tanbu Mardani H Maming bersalaman dengan PNS dan PTT Pemkab Tanbu pada saat Halal Bi Halal di Halaman Kantor Bupati.
FOTO 3. Bupati Tanbu Mardani H Maming ketika menyampaikan sambutan pada saat Halal Bi Halal jajaran Pemkab Tanah Bumbu. (Jadikan Foto Utama atau besar)
FOTO 4. Bupati Tanbu Mardani H Maming bersalaman dengan PNS dan PTT Pemkab Tanbu pada saat Halal Bi Halal di Halaman Kantor Bupati.
 
 
 
 

Implementasi Manajemen Illahiyah Tak Sekedar Simbolis


BATULICIN – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai "Manajemen Illahiyah" secara konkrit ditengah masyarakat.
Nilai-nilai keagamaan yang terangkum dalam sistem "Manajemen Illahiyah" diharapkan tidak hanya sekedar menjadi selogan atau simbolis belaka dalam penerapannya.

"Nilai-nilai Manajemen Illahiyah hakekekatnya perlu kita pahami secara luas. Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas moral yang lebih baik," kata Bupati Tanbu Mardani H Maming di Batulicin.

Bupati menambahkan, tidak sedikit program daerah khususnya dibidang keagamaan yang secara tidak langsung diproyeksikan untuk mendorong penerapan nilai-nilai Manajemen Illahiyah.

Sehingga program keagamaan yang awalnya dirintis Bupati pertama Tanbu, dr. HM. Zairullah Azhar tersebut, saat ini pelaksanaannya menjadi lebih konkrit sesuai kebutuhan riil dimasyarakat.

Program daerah tersebut, jelas Bupati, antara lain penyaluran beasiswa bagi para santri berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Hadramaut, Yaman.

Kemudian pemberian jaminan kesehatan bagi para ulama se-Kabupaten Tanbu, peningkatan wawasan keagamaan masyarakat melalui program ziarah, penyaluran dana hibah untuk membangun masjid, dan sejumlah program keagamaan rutin lainnya yang sudah berlangsung setiap tahun.

Semua itu bertujuan untuk membangun bangsa yang lebih baik melalui pendekatan agama yang terangkum dalam sistem Manajemen Illahiyah. Bukan berarti Manajemen tersebut saat ini hilang, tapi mungkin pelaksanaannya yang saat ini agak berbeda", tegas Mardani.

Secara terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanbu, HM. Fadly Muis juga mengakui tidak sedikit manfaat program daerah khususnya dibidang ke agamaan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.

Sejumlah tempat ibadah yang awalnya terkesan kurang layak untuk ditempati, saat ini berdiri kokoh berkat adanya bantuan hibah dari pemerintah daerah.

Program jaminan kesehatan terhadap para ulama juga turut menambah semangat mereka dalam upaya menyampaikan syiar agama kepada masyarakat.

Semangat ini ditambah dengan adanya program beasiswa bagi para santri ke Hadramaut dengan harapan mereka yang lulus dari sana bisa belajar dan mengamalkan syiar-syiar agama kepada masyarakat didaerah.

Tentunya, tidak sedikit anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah membantu pembangunan sarana peribadatan yang ada di setiap pelosok pedesaan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah baik untuk pembangunan mesjid, langgar atau mishalla, pondok pesantren, majlis ta lim, maupun bantuan dalam bentuk lainnya yang sangat terasa manfaatnya.

"Ini semua bagian dari Implementasi sistem Manajemen Illahiyah. Melalui dukungan pemerintah semoga kedepannya berjalan dengan baik dan lebih memberikan nilai positif terhadap peningkatan kualitas moral dimasyarakat," Katanya. (Relhum)   

Keterangan :
FOTO 1. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di kediaman Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

FOTO 2. Kegiatan Majelis Taklim yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu.

FOTO 3. Bupati Tanbu Mardani H maming saat kegiatan keagamaan.

FOTO 4 dan 5. Bupati Tanbu Mardani H Maming saat menyalurkan dana hibah untuk peningkatan pembangunan bidang keagamaan di Tanah Bumbu.




8 Partai Antar Dani-Dadi ke KPU

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 26 Juli 2015 | 20.03


BATULICIN - Bakal Calon Kepala Daerah Tanah Bumbu Mardani H Maming dan Bakal Wakil Calon Kepala Daerah Tanah Bumbu H Sudian Noor secara resmi mendaftar ke KPUD Tanah Bumbu, kemarin sore. Berkas persyaratan yang diantaranya SK dukungan partai diserahkan langsung oleh Mardani kepada Ketua KPUD Tanah Bumbu Drs Samsani. Kedatangan pasangan DADI (Dani-Dian) di Kantor KPUD Tanah Bumbu ini juga didampingi Bos Besar PT Buana Karya Wiratama (BKW) H Tajerian Noor.  


Sebelum mendaftar ke KPUD Tanah Bumbu, Mardani menggelar selamatan di kediamannya di Jalan Manggis Kelurahan Batulicin Kecamatan Batulicin yang dihadiri ketua dan kader partai pendukung. Bupati Tanah Bumbu ini juga menyempatkan untuk sungkem sekaligus meminta doa restu kepada ayahanda tercinta H Maming dan ibunda tercintanya.

Mardani H Maming mengatakan, sudah ada 8 partai yang secara resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) dukungan pasangan yang mengusung slogan "Tanah Bumbu Hebat" ini. Yakni PDIP, PKB, Demokrat, PAN, Hanura, Nasdem, PPP dan Golkar (kubu ARB dan AL). 


"Yang belum memberikan dukungan tinggal dua partai saja lagi, PKS dan Gerindra. Kami harapkan kedua partai ini juga memberikan dukungan yang sama seperti partai lain," ujar Mardani usai mendaftar di KPUD Tanbu.


Dari 10 Bakal Calon Wakil Kepala Daerah yang melamar di DPP PDIP, akhirnya nama H Sudian Noor yang terpilih. Ternyata Mardani punya alasan sendiri kenapa sampai memilih kakak kandung H Tajerian Noor tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil survey dari salah satu lembaga survey yang terpercaya kredibilitasnya di Indonesia, nama H Sudian Noor berada diperingkat pertama. 

Kemudian, ujar Mardani, H Sudian Noor termasuk kandidat yang memiliki kesamaan visi dan misi dengannya.
"Beliau juga dekat dengan para ulama dan bisa memberikan support kepada saya untuk memimpin Tanah Bumbu lima tahun kedepan, insya allah kalau diberikan amanah," terangnya.


Mardani sangat yakin dapat memenangkan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Selain karena dukungan banyak partai, berdasarkan hasil survey, pasangan ini masih berada diperingkat pertama.


"Hasil surveynya 60 persen," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPUD Tanbu Drs Samsani mengatakan, berkas persyaratan yang diserahkan pasangan DADI akan diverifikasi lagi hingga tanggal 7 Agustus 2015. Apabila ada yang kurang, maka wajib untuk dilengkapi. Sesuai persyaratan, pasangan DADI wajib menyerahkan berkas persyaratan yang berjumlah 14 item.

"Pendaftaran kami buka mulai hari ini (26/7) sampai Senin (28/7) sore jam 16.00 WITA. Setelah jam itu pendaftaran kami tolak," tegas Samsani.


Dengan dukungan 8 partai ke pasangan DADI, artinya hanya tersisa dua partai lagi yakni Gerindra dan PKS. Di DPRD Tanbu Gerindra memiliki 5 kursi dan PKS 1 kursi. Artinya, kalaupun dua partai ini bergabung belum memenuhi persyaratan untuk mendaftar ke KPUD Tanbu. Adapun syarat minimal adalah sebanyak 7 kursi. 


Untuk pasangan dari jalur independen Drs Abdul Hakim MM dan Gusti Hafizi, dikatakan Samsani sudah memenuhi persyaratan. Dari 28 ribu lebih lembar dukungan yang diserahkan ke KPUD Tanah Bumbu, setelah diverifikasi hanya ada 1000 yang ditolak. 


"Batas minimal dukungan yang kami syaratkan sebanyak 25.997. Walaupun berkurang 1000, mereka sudah memenuhi persyaratan dari jalur independen," terang Samsani.


Menurut informasi, pasangan Abdul Hakim dan Gusti Hafizi akan mendaftar ke KPUD Tanah Bumbu pada hari Senin (27/7) pagi.
Samsani berharap kepada tim pemenangan masing-masing pasangan agar bisa saling bekerja sama dan menghormati agar jangan sampai menimbulkan hal-hal negatif yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat Tanah Bumbu sendiri.

"Saya berharap para tim sukses (timses) bisa menjaga kondisi aman dan nyaman di Tanah Bumbu," jelasnya. (L3Y)

85 Persen Rumah Tangga Manfaatkan Lahan Pekarangan

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 24 Juli 2015 | 15.20

BATULICIN – Sekitar 85 persen rumah tangga yang berada di kawasan Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang saat ini mulai sadar akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk ditanami berbagai jenis tenaman produktif.
 
Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK), Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Hj Erwinda Mardani dalam acara penilaian lomba Halaman Teratur dan Nyaman (HATINYA) PKK tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanbu, belum lama tadi.
 
Penilaian lomba HATINYA-PKK sekaligus juga dirangkai dengan sejumlah penilaian lomba desa yang lain yaitu lomba Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan lomba Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
 
Tim penilaian lomba dipimpin langsung Sekretaris TP-PKK Kalsel, Hj. Isnaina Arbainsyah dengan didampingi oleh sejumlah petugas dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tanbu.  
 
Hj Erwinda Mardani, menyambut baik kedatangan tim penilaian lomba tersebut. Proses penilaian lomba diharapkan jadi wahana bagi masyarakat Tanbu untuk menambah wawasan dalam upaya mengelola lahan pekarangan rumah agar lebih bermanfaat.
 
"Sehingga menjadi salah satu alternatif tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga," jelas Erwinda Mardani.  
 
Erwinda menambahkan, soal upaya pemanfaatan lahan pekarangan rumah hakekatnya selama ini pemerintah daerah bersama PKK selalu gencar melaksanakan pembinaan ke desa-desa.
 
Hasilnya pun saat ini cukup menggembirakan, seiring banyaknya masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk ditanami jenis tanaman sekaligus usaha perikanan dan peternakan sebagai penunjang memenuhi kebutuhan keluarga.    
 
Terkait upaya penilaian lomba itu sendiri, jelas Erwinda, juga menjadi salah satu bagian kinerja pemerintah daerah untuk dapat memotivasi masyarakat perdesaan agar lingkungan tempat tinggal mereka menjadi lebih bersih dan sehat.
 
Kondisi ini diharapakan akan tetap terjaga demi mendorong terwujudnya generasi anak bangsa yang sehat dengan kehidupan keluarga yang lebih sejahtera.  
 
"Kesehatan keluarga juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Cita-cita ini sinergis dengan visi-misinya selama ini yang menginginkan terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkualitas atau berdaya saing tinggi," kata Erwinda di saat mengakhiri sambutanya dalam acara tersebut. (relhum)
 
Keterangan :
 
FOTO 1. Ketua TP PKK Tanbu Hj Erwinda (baris ketiga dari kiri) bersama dengan Tim Penilai Lomba dari Provinsi Kalsel saat melihat hasil tanaman pekarangan dirumah salah satu warga Desa Batulicin Irigasi.
 
FOTO 2. Foto bersama TP PKK Tanbu dan Tim Penilai Lomba pada saat melakukan penilaian di Desa Batulicin Irigasi Kecamatan Karang Bintang.
 

Tanbu Tidak Main-Main Berantas Prostitusi 

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 23 Juli 2015 | 15.51

BATULICIN l– Jajaran pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu)berkomitmen untuk tidak main-main dalam memberantas tempat-tempat prostitusi dengan cara memulangkan para pelakukanya ke daerah asal masing-masing. 

Sejak sebelum Ramadhan, setidaknya sudah sekitar 301 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dipulangkan pemerintah Tanbu ke daerahnya masing-masing dengan harapan mereka tidak melakukan praktek prostitusi lagi.

"Ternyata, masih ada saja yang kembali ke sini (Tanbu) untuk beroperasi atau praktek prostitusi," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Kasatpol-PP dan Linmas) Tanbu, Helambang di Batulicin, Kamis (23/7) kemarin.

Jumlah sementara PSK yang ditemukan kembali  lagi ke daerah Tanbu sekitar tiga orang. Satu orang diantaranya berasal dari warga lokal, satu orang dari Kota Banjarmasin, dan satu orang lagi dari Jawa. 

Ketiganya berhasil diamankan oleh petugas Satpol-PP yang saat itu sedang melakukan penertiban tempat prostituasi di wilayah  Kecamatan Satui. Mereka diamankan di kantor Satpol-PP untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Herlambang, di amankanya tiga orang PSK tersebut merupakan salah satu tindakan nyata pemerintah daerah dalam rangka memberantas praktek Prostitusi. Pemerintah pun tidak akan segan-segan memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 08 Tahun 2007 tentang Ketentraman, Ketertiban, dan Kebersihan (K3) terhadap para PSK, jika ternyata nanti mereka ditemukan lagi beroprasi di wilayah Tanbu.

"Sanksi hukumanya kurungan selama enam bulan. Dan denda, sebesar Rp.50 juta," kata Herlambang seraya menghimbau kepada para PSK yang sudah dipulangkan ke daerahnya agar mereka tidak lagi melakukan praktek prostitusi.

Tindakan tegas Satpol-PP dalam memberantas PSK sebelumnya juga mendapat dukungan penuh dari  Bupati Tanbu Mardani H Maming.  Menyusul diterbitkanya Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor: 277 Tahun 2015 Tentang Pelarangan Praktek Prostitusi, bupati berharap tidak ada lagi praktek-praktek prostitusi di "Bumi Bersujud" (istilah lain sebutan Kabupaten Tanbu).

Setidaknya ada dua lokasi yang menjadi fokus perhatian pemerintah daerah Tanbu karena kerap menjadi tempat praktek prostitusi . Lokasi tersebut antara lain terkenal dengan sebutan Kapis di Kecamatan Simpang Empat,  dan Palpalan yang terletak di kawasan Kecamatan Satui.

"Satpol-PP saat ini harus ekstra ketat menjaga dan memantau dua lokasi tersebut. Supaya para PSK yang sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing tidak kembali lagi untuk melayani pelanggan di daerah tersebut," tegas Mardani (relhum).    

Keterangan :

FOTO 1 dan 2. Anggota Satpol PP dan Linmas Tanbu saat mengamankan  tiga orang PSK yang terjaring razia. Penertiban PSK merupakan salah satu tindakan nyata pemerintah daerah dalam rangka memberantas praktek Prostitusi di Tanah Bumbu.

Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto Saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Pendiri : Muhammad Fadly Al Faritzi, Penerbit : Edha Kencana Corp. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan : Chandra.H, Pemimpin Redaksi : M. Fadly A.F, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Kontributor :Fadly, Rahmiadi, M. Ilham Zulkarnain Alamat Redaksi : Jl Raya Pelajau Komplek Perum. Sampoerna Desa Barokah Simpang Empat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com. HP. 081349473347

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Idul Fitri 1436 H

Selamat Idul Fitri 1436 H

Mari Kenali Lebih Dekat Bersama Mardani H Maming di WWW.MARDANI-CENTER.COM

 
Support : Creating Website | EDHA KENCANA CORP | Batulicin
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved