News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

Petani Tanbu Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Dengan Formula MA-11

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 29 Juni 2016 | 14.40



BATULICIN – Sedikitnya 30 Petani dan Peternak di kawasan Desa Karang Mulya Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mengikuti Pelatihan Integrated Ecofarming (PIE), yang lebih dikenal dengan istilah sistem pertanian yang berbawasan lingkungan.
Sistem pertanian ini, akan lebih ditekankan dengan cara pembuatan sekaligus pemanfaatan pupuk organik Formula MA-11 yang bersifat non komersil. Demikan disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Tanbu Suhartoyo, di Batulicin yang memprakarsai pelaksanaan acara pelatihan tersebut.  

Pelatihan itu digelar menyusul adanya kerja sama antara pihak Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Tanbu dalam hal peningkatan produksi sektor pertanian dan peternakan di daerah melalui program pengembangan klaster padi unggul dan produksi pakan ternak.

Pelatihan sebelumnya berlangsung selama empat hari mulai tanggal 21 hingga 24 Juni 2016 dengan peserta petugas dari Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Balai Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kusan Hulu, petani dan peternak Desa Karang Mulya.

Pelatihan tersebut dimaksudkan untuk mengajak para petani dan peternak di daerah agar lebih memiliki semangat bercocok tanam dan beternak secara organik.

Dengan sistem pertanian tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil produksi dan mempertahankan kelangsungan sektor pertanian dan peternakan di Tanah Bumbu.
Menurut Suhartoyo, jika petani menggunakan pupuk dan obat-obatan kimia secara terus menerus dikhwatirkan dapat semakin mengurangi kualitas tingkat kesuburan tanah sehingga hasil produksi petani kurang optimal.

"Oleh sebab itu, penggunaan bahan kimia dilahan pertanian harus dikurangi dan diganti menggunakan pupuk dan obat-obatan organic," sebut Suhartoyo.

Secara terpisah, Konsultan PUMKM Bank Indonesia KPw Prov Kalsel, Untung Torang, mengatakan Kerja sama Klaster Padi Unggul dengan pihak pemerintah Kabupaten Tanbu akan berlangsung tiga tahun.

"Ini sudah periode kedua kerjasama di bidang pertanian dengan pihak pemerintah daerah Tanbu," ujarnya.
Adapun pelatihan yang diberikan kepada para petani dan peternak adalah berupa teknis pembuatan pupuk organic dari kotoran ternak baik pupuk cair maupun pupuk padat. Termasuk juga pelatihan cara membuat pakan ternak dari limbah pertanian seperti jerami padi dan pelepah sawit, serta pelatihan cara pembuatan MA 11 yang merupakan bakteri perombak yang diperlukan untuk memfermentasi pupuk maupun pakan ternak.

Salah satu nara sumber dalam pelatihan tersebut, Nugroho Widiasmadi yang juga selaku penemu formula  MA-11, menjelaskan formula MA-11 selain dapat digunakan untuk membuat pupuk padat juga dapat menghasilkan jenis pupuk cair.

Bahkan formula ini juga bisa digunakan untuk membuat pakan ternak, pestisida, insektisida, fungisida organic, pakan ikan, biofuel, dan biogas.

"Kami ajarkan kepada petani dan peternak supaya mereka bisa memproduksi sendiri  formula MA-11. Tapi tetap dalam pengawasan dan digunakan untuk kalangan sendiri dan tidak boleh diperjual belikan. Hal ini dilakukan agar kualitas produk tetap terjaga," katanya.

Program "Gerakan Total Organik" ini, tambahnya, dilaksanakan diseluruh Indonesia.  Daerah yang lebih dulu menerapkan program ini telah memberikan bukti bahwa bertani dan beternak secara organic dapat mencapai hasil yang lebih baik di bandingkan non organic.

Dengan pupuk non organic, jumlah produksi petani yang dihasilkan rata-rata hanya mencapai 5 – 7 ton perhetare.Namun dengan  pupuk organik petani bisa menghasilkan jumlah jumlah produksi padi sekitar 8 hingga 10 ton per hektare.

"Bahkan jika ditinjau dari sisi ketahanan tanaman, yang menggunakan pupuk organik jauh lebih kuat atau tahan dari serangan hama dibandingkan yang menggunakan pupuk non organik," katanya.

Hal yang sama juga berlaku pada sektor peternakan. Penggunaan organic (MA 11) berdampak pula pada pertambahan bobot badan, produksi susu, serta biaya pakan ternak.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Tanbu, Abdul Karim pun turut mendukung secara penuh kegiatan tersebut.

"Negara kita adalah negara Agraris dan sudah semestinya pertanian dan peternakan kita berdaulat. Bila gerakan ini terus menjalar ke pelosok negeri dan berhasil maka swasembada pangan bukan lagi sekedar mimpi. Dan kami akan terus mendukung kegiatan positif ini," tegas Abdul Karim. (relhum)

Disperindag Tanbu Monitoring Ketersediaan Sembako Jelang Lebaran


BATULICIN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Bagian Perekonomian Setda Tanbu melakukan monitoring harga dan ketersediaan sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako), menjelang lebaran di Batulicin, Jumat (24/6).

Monitirong dilakukan dikawasan Pasar Harian Simpang Empat dan sejumlah toko dan distributor yang menjual sembako.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimalinatan Selatan (Kalsel), Hj Farida Wariansi, mengatakan monitoring bertujuan untuk mensingkronisasikan data harga barang dan mencek ketersediaan bahan pokok yang ada di lapangan.

"Monitoring ini kami lakukan di sejumlah daerah di Kalsel. Dan Kabupaten Tanah Bumbu merupakan salah satunya," sebut Hj. Faridah.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan mengingat pada saat menjelang lebaran biasanya ketersediaan barang di pasaran mengalami kekosongan dan berdampak pula pada kenaikan harga.

"Kami fokus pada kebutuhan pokok yang sering dicari pada saat bulan ramadhan dan menjelang lebaran seperti gula  pasir dan daging sapi," ujarnya.

Untuk gula pasir, masyarakat tidak perlu kuatir karena dalam waktu dekat gula dari Sumatera akan masuk ke Kalimantan Selatan yang nantinya akan di sebar ke daerah-daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UKM Tanbu, H Heriansyah saat mendampingi monitoring tersebut menyatakan untuk ketersediaan gula pasir di Tanah Bumbu masih dalam skala aman.

"Ketersediaan gula pasir masih aman meskipun harganya mengalami kenaikan menjadi Rp. 16-17 ribu/kilo," ucapnya, seraya mengatakan kenaikan harga gula pasir memang terjadi sudah mulai dari pabriknya sehingga dipasaran juga ikut naik.

Termasuk harga daging sapi juga mengalami kenaikan dari kisaran Rp.115.000 menjadi Rp. 130 ribu/kilonya. "Namun, ada juga harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan, seperti minyak goreng," katanya. (relhum)

Warga Pelabuhan Batulicin Mendapat Bantuan Sembako Gratis


BATULICIN-Ratusan paket sembako gratis dari PT Pelabuhan Nasional Indonesia (Pelindo) III Cabang Batulicn Kabupaten Tanah Bumbu diberikan kepada masyarakat disekitar pelabuhan setempat.

"Total paket Sembako gratis yang kami bagikan  hari ini sebanyak 250 menyusul pembagian yang sudah dilakukan di Pelabuhan Kotabaru sebanyak 250 paket sembako,"kata GM PT Pelindo III Cabang Kotabaru Recky Julius Uruilal saat memberikan sambutan dihalaman Pelindo III Batulicin Kamis (23/6) kemarin.   

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan  agenda rutin momen bulan Ramadhan, dengan memberikan sembako gratis kepada warga yang kurang mampu."Setidaknya melalui pemberian ini adalah salah satu keperdulian kami dalam meringankan beban masyarakat akibat  terkena dampak langsung kenaikan harga barang selama  di bulan Ramadhan,"Ujar Recky.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia Drs. Fadliansyah Akbar mengatakan. Dalam kegiatan ini pemerintah daerah sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pihak Pelindo III.

"Kami sangat bangga dengan aksi sosial ini, dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat kita. Ini berarti Pelindo telah menunjukan kehadiran mereka ditengah masyarakat serta membawa manfaat bagi warga di sekitarny, justru dengan hubungan yang baik ini membuat masyarakat sekitar turut merasa tumbuh akan rasa kekeluargaan dengan Pelindo III," Jelas Akbar.

Wati salah satu warga mengaku berterimakasih kerena perusahaan ini turut memperhatikan nasib masyarakat di sekitar pelabuhan,"Dengan pemberian ini beban kami sedikit berkurang, sementara selama bulan Ramadhan ini harga terus melambung sehingga mempengaruhi pengeluaran pada kebutuhan lainnya,"jelas Wati

Sementara itu, penyerahan secara simbolis paket Sembako Gratis  diberikan  Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia Drs. Fadliansyah Akbar, dilanjutkan dengan kata GM PT Pelindo III Cabang Kotabaru Recky Julius Uruilal. Serta dilanjutkan dengan beberapa perwakilan Polres Tanah Bumbu.(Winhumas)

Rois Sunandar Pimpin Perbakin Tanbu


BATULICIN – H. Rois Sunandar terpilih menjadi Ketua Pengurus Kabupaten  Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Tanah Bumbu  periode 2016-2020.

Pengusaha muda  tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab)  Perbakin Kabupaten Tanah Bumbu di Hotel Eboni , Batulicin, Senin malam  (30/5). Ia menggantikan pengurus lama Drs. H. Abdul Hakim  yang juga mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu priode 2005-2010.

Dalam Muskab kemarin, sidang di pimpin salah satu anggota Club 69 Project  Riduansyah, dan sekaligus menawarkan kepada 4 regu yang sudah mendapatkan mandat dalam menentukan sistem pemilihan.

Dari 4 Club Perbakin yang mendapatkan mandat penentuan suara aklamasi terdiri dari macan Tanbu Club, Elang Tanbu,  Shooting&Club 69, serta Sungai Loban Club. Maka dari 4 Club itu akhirnya menyepakati  dalam penetapan  pemilihan secara Aklamasi kepada H. Rois Sunandar  sebagai Ketua Perbakin Tanbu priode 2016-2020.

Rois Sunandar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ketua sidang beserta seluruh peserta rapat Muskab Perbakin Tanbu. Karena sudah mempercayainya untuk menjadi Ketua Perbakin.

Ini merupakan amanah yang cukup berat dalam membawa membawa organisasi Perbakin lebih baik lagi. "Tapi karena amanah yang diberikan kepada saya, Insya Allah saya akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya, terutama fokus pada pembinaan atlet Perbakin untuk di persiapkan dalam berbagai kejuaraan " ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta Muskab.

Berikutnya, kata Rois, program-program yang telah dilaksanakan selama ini oleh pengurus lama sudah baik, akan  tetap dipertahankan dan diteruskan. Kemudian program-program yang lain, barangkali di luar itu nanti akan disusun bersama ke depan. "Supaya program Perbakin Tanah Bumbu yang sudah baik kita upayakan lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang," ujarnya.

Sambutan Bupati Tanah Bumbu melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Muchlis, SH,MH mengatakan. Pemerintah sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas dilaksanakannya Muskab Perbakin Tanah Bumbu.

"Untuk itu kepada kepengurusan yang baru saya berharap agar senantiasa berupaya meningkatkan kinerja organisasi, dalam memelihara kesinambungan pembinaan dan perkembangannya.

Menurutnya, olahraga menembak ini juga diminati oleh para generasi muda atau pelajar. Sehingga pengurus Perbakin harus mampu membuat terobosan dan inovasi, agar wadah ini tidak hanya terkesan ekslusif bagi segelintir orang atau pengurus saja.

"Diharapkan keberadaan Perbakin Tanah Bumbu harus mampu menjadi rumah besar bagi pencinta olahraga menembak di daerah. Saya yakin dan percaya, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi olahraga menembak yang siap dikembangkan,"pungkasnya.(Humas).

Bupati Tanbu Safari Ramadhan di Desa Suka Damai

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 25 Juni 2016 | 22.02

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melakukan safari ramadhan di Masjid Baiturrahim  Desa Suka Damai Kecamatan Mantewe, Rabu (22/6) malam.

"Safari ramadhan di Desa Suka Damai ini merupakan kunjungan yang ke 5 (lima) selama Ramadhan," ujar Mardani di hadapan warga Desa Suka Damai.
Dikatakan Mardani, safari ramadhan di maksudkan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus pula menyampaikan program kerja dari pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sehingga masyarakat mengetahui pembangunan yang sedang dan akan di kerjakan oleh pemerintah daerah.

Mardani mengatakan pada tahun 2016, pemerintah daerah telah menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) yang isinya untuk menstabilkan harga karet masyarakat.

"Dalam rangka menstabilkan harga karet masyarakat, Pemerintah Daerah melalui perusda akan membeli hasil karet petani," ujar Mardani.

Dikatakanya, pada saat harga karet sedang anjlok petani hendaknya menyimpan terlebih dahulu karet dan jangan terburu-buru menjualnya kepada spekulan. Namun jika harga karet sedang tinggi petani boleh menjual keluar.

"Jika harga karet turun, simpan saja karetnya. Atau jual ke perusda sesuai dengan harga yang ditetapkan," ucapnya.
Dengan adanya harga yang stabil tersebut, ujar Bupati maka petani dapat menghitung pendapatannya pertahun.  Dan tentunya tidak membuat pusing petani untuk memenuhi keperluan keluarga.

"Jika harga tidak stabil dan turun naik. Maka petani akan dipusingkan dengan ketidak pastian keuantungan yang di dapat. Bahkan terkadang rugi. Ini yang tidak kita kehendaki. Kita ingin petani pekebun di Tanbu sejahtera," kata Mardani.

Pada kesempatan itu pula, Mardani juga mensosialisasikan rencana pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Batulicin – Banjarbaru yang bisa dijangkau hanya dengan waktu 2 (dua) jam.

Jika jalan tol tersebut sudah terealisasi maka masyarakat di Kecamatan Mantewe juga akan merasakan dampak positifnya. Seperti halnya meningkatnya perekonomian warga dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Desa Suka Damai, Basuki mengucapkan terimakasih kepada jajaran pemerintah daerah Tanah Bumbu yang sudah menjadwalkan safari ramadhan di Desa Suka Damai.
Dengan adanya safari ramadhan ini tentunya membawa berkah bagi desa Suka Damai yang mana dapat bertatap langsung dengan Bupati, Wakil Bupati, dan para pejabat Pemkab Tanbu dan mengatahui program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah khususnya pembangunan di Kecamatan Mantewe.

Rombongan safari ramadhan  di ikuti oleh Wakil Bupati Tanbu H. Sudian Noor bersama isteri, Sekda Tanbu H. Said Akhmad dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Selain berbuka puasa di Desa Suka Damai, rombongan juga melaksanakan sholat tarawih berjamaah di Desa Bulu Rejo Kecamatan Mantewe tepatnya di Masjid Jami Nurul Yaqin. (relhum)

Pemkab Tanbu Laksanakan Pengukuran Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 23 Juni 2016 | 06.31

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu  Tengah  melaksanakan Asesmen Kompetensi jabatan struktural bagi Eselon II dari berbagai SKPD setempat bekerjasama dengan lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DR. Ambo Sakka mengatakan,  tujuan kegiatan untuk melaksanakan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014. yakni mengukur dan menilai kualifikasi, kompetensi dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sistem pola karier dan pengembangan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang akuntabel.

Lebih lanjut, kata Ambo Sakka Kegiatan itu didasari oleh UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PP Nomor 13 Tahun 2013 tentang pengangkatan pengangkatan pegawai negeri dalam jabatan Struktural.

"Untuk menjamin objektivitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pengembangan promosi dan mutasi pegawai maka perlu dilakukan assesment kompetensi pejabat itu,"kata Ambo Sakka dalam kegiatan Pengukuran Kompetensi Pejabat Pratama di ruang Rapat Setda Tanbu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Said Akhmad menyampaikan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengindentifikasi dan pemetaan para pejabat. Terkait hal itu kegiatan ini akan mengasah kemampuan para pejabat. Meski demikian maka akan terlihat sisi kamampuan yang di miliki pejabat  berdasarkan bidangnya masing masing.

Selain itu dia mengingatkan pada peserta tentang makna dari jabatan. Bagi dia, jabatan adalah amanah yang sifatnya hanya sementara, sehingga harus dilaksanakan sebaik mungkin karena akan dipertanggung jawabkan dunia akhirat.

"Jabatan itu jangan disimpan dalam hati tapi cukup dalam genggaman saja, karena ketika jabatan itu beralih pada orang lain maka dengan mudah kita menyerahkannya. Berbeda kalau kita mencintai jabatan itu dari dalam hati, ketika akan berpindah ke orang lain serasa sulit untuk melepasnya," ujarnya.

Sementara itu kegiatan tersebut dilaksanakan  selama dua hari yakni sejak tanggal 19 hingga 20 Juni 2016i.  diikuti sebanyak 31 orang peserta, terdiri dari para Kepala SKPD yang sudah menduduki jabatan Esselon II.
Selain itu nara sumber juga menghadirkan Dra. Fuliawati M.Psi dari perwakilan Universitas Indonesia.(Humas)

Peringati Nuzulul Qur’an Wabup Sudian Noor Ajak Bumikan Al Qur an

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 22 Juni 2016 | 08.58


BATULICN- Peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum bagi umat Islam untuk terus  membumikan Al Qur an,  yakni dengan banyak membacanya secara benar serta mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Berkenaan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur'an kali ini, ijinkan saya juga mengajak kepada kaum muslimin di Kabupaten ini, mari kita senantiasa meningkatkan pemahaman dan penghayatan isi kandungannya, kerena dengan itu akan memudahkan kita dalam melaksanakan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya," kata Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor saat melakukan rangakaian Safari Ramadhan  di Masjid Nurul Huda, Desa Segumbang Kecamatan Batulicin, Rabu (21/6) malam lalu.

Dikatakan Wabup, AlQuran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW merupakan mukjizat paling besar pengaruhnya, isinya selalu relevan dengan kehidupan yang selalu menembus diberbagai jaman, serta ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya merupakan anugerah bagi manusia menuju penerang kehidupan lebih baik.

Salah satu kemukjizatan atau keistimewaan AlQuran yang paling utama sambung Sudian  adalah hubungannya dengan sains dan ilmu pengetahuan. Begitu pentingnya sains dan ilmu pengetahuan dalam AlQuran, sehingga Allah SWT menurunkan ayat yang pertama kali dengan kata iqrok atau baca.

"Untuk itu setiap Nuzulul Quran atau malam turunnya AlQuran ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial belaka. Namun, hendaknya dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata pada tataran kemasyarakatan, pemerintahan serta pembangunan," ujarnya.

Al Quran menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah kering mengalirkan nilai-nilai ajaran Islam yang luhur, menebarkan keteduhan, memberi ketentraman dan menciptakan kedamaian. Dari AlQuran mendapatkan pencerahan sekaligus ketenangan jiwa untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Sementara itu, peringatan malam Nuzulul Qur an merupakan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan, dalam kegiatan itu dimulai dengan buka puasa bersama di Mesjid Al Ihsan Desa Kersik Putih kemudian dilanjutkan dengan sholat Tarawih bersama masyarakat setempat sekaligus diisi Tausyiah oleh Habib Husien A lJufri.

Turut hadir Wakil Ketua TP  PKK  Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Sadariah Sudian Noor.  Sekda Tanah Bumbu Drs. Said Akhmad diikuti para Staf dan Pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu serta beberapa perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat. (winhumas)

Riduan, Takut Bertemu dengan Tamu yang datang menjenguk

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 21 Juni 2016 | 03.38

*Wabup Perintahkan Dinkes Segera Tangani hingga Tuntas*

BATULICIN- Usai Melaksanakan Shalat Tarawih, Wakil Bupati Tanah Bumbu H Susian Noor bersama Petugas Dinas Kesehatan H. Rahman, dan Staff Khusus Bidang Kesehatan H. Ardiansyah serta sejumlah petugas medis lainnya, pada Senin (20/6) malam berkunjung kerumah pasien penderita Tumor Kepala, Riduan (6) putra tunggal dari Abdul Gafur warga deaa Bersujud Gg Mangga II, Rt 14 Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari media sosial, tentang adanya pasien Tumor yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penanganan serius secara medis. Mengingat jenis penyakit yang diderita Riduan sudah merupakan penyakit sejak lahir dan harus ditangani dengan jalan satu satunya yakni harus menjalani operasi.

Menurut penuturan Abdul Gafur, sang ayah. Bahwa pada usianya 6 bulan, ruduan sempat mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas, Rumah  Sakit Tanah Bumbu hingga ditangani pra operasi di Banjarmasin. Namun lantaran kesibukan orang tuanya untuk mencari nafkah, serta minimnya biaya diluar operasi saat itu, mengharuskan orang tuanya menunda pelaksanaan operasi. Selain itu, faktor lain kondisi Riduan yang sangat lemah dan mengidap sakit batuk yang cukup lama, maka oleh dokrer di RSUD Ulin menyarankan untuk dibawa pulang.

"Alasan dokter ada dua saat itu, yakni pertama Riduan sedang sakit batuk, dan kedua kartu Jamkesda kami mati alias masa berlakunya habis, maka tidak bisa dilakukan operasi. Alasan dari kami pihak keluarga, kasian melihat Riduan yang selama 1 bulan berada di pembaringan tidak ditangani langsung oleh dokter dengan alasan berbagai diagnosa saat itu. Selama satu bulan, setiap meliat dokter atau tamu yang datang ia selalu menangis trauma. Belum lagi kami saat itu tidak memiliki uang yang cukup untuk bertahan hidup di banjarmasin selama menjaga Riduan di rumah sakit, meskipun segala pengobatan ditanggung Jamkesda" ujar gafur.

H Sudian Noor Selaku Wakil Bupati di Hadapan Tim Kesehatan yang mendampinginya malam itu, meminta untuk lebih memperhatikan penanganan pasien seperti ini, dan meminta agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Kalau soal uang pendamping dan tempat tinggalnya selama mendampingi pasien harusnya Dinas Kesehatan juga turut mengupayakannya. Agar semua kegiatan perawatan operasi maupun pengobatan lainnya tidak terhambat.

"Tolong tangani ini dengan benar, saya minta laporan penanganannya setiap smwaktu Update" pinta Wakil Bupati Tanah Bumbu ini kepada H Rahman selaku orang Dinas Kesehatan yang dipercaya menyelesaikan permasalahan ini. Baik penanganan  fisiknya maupun urusan administrasi pasien.

Menurut H Rahman, kejadian waktu itu bisa saja tidak terjadi jika orang tua pasien terus berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan Tanah Bumbu, terkait segala bentuk permasalagan yang dihadapi pasien selama di Rumah sakit Banjarmasin.

"Untuk tempat tinggal pendamping pasien dipersiapkan mess, yang sangat dekat dengan Rumah Sakit ulin saat berada di Banjarmasin, begitu juga untuk uang makan dipersiapkan dari Dinas Kesehatan" ujar H Rahman.

Selain mengunjungi Riduan, Wakil Bupati dan Rombongan juga mengunjungi tempat tinggal Nanang(45) yang merupakan paman dari Riduan sendiri, yang juga memiliki nasib yang tidak jauh berbeda.

Nanang, bertempat tinggal disamping rumah Gafur, sudah dua bulan terakhir ini tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya, hanya tergeletak dipembaringannya lantaran penyakit paru komplikasi yang ia derita tak kunjung membaik, hingga menggerogoti tubuhnya yang terus menurun.

Usai memberikan santunan, Wabub kembali meminta agar Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit di Tanah Bumbu menangani kasus ini dengan baik, hingga keduanya benar benar sehat. (L3Y)

Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (PT. Media Fokus Batulicin, Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto Saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Penerbit : PT. MEDIA FOKUS BATULICIN. SK Menteri Hukum dan Ham RI No AHU -2459644. AH.01.01. TAHUN 2015. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan & Pemimpin Redaksi : Muhammad Fadli, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Redaktur : M. Ilham Zulkarnain. Devisi Periklanan : Ayu Hapsari. Kontributor : Didi, Iwan, Ewin. Anto. Ilham. Alamat Redaksi : Jl. Manggis Kelurahan Batulicin. No 212 Rt 8 Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com.

Keluarga Besar Fokus Batulicin

Keluarga  Besar Fokus Batulicin

WWW.MARDANI-CENTER.COM

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved