News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

Tanbu Perkuat Kalsel Dalam Jambore PKK Nasional 2016

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 03 Desember 2016 | 15.02

JAKARTA- Setelah sukses meraih peringkat Juara 1 dalam ajang perlombaan pengelolaan Halaman yang Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HATINYA-PKK) Tingkat Nasional Tahun 2016, kader Tim Penggerak  PKK Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) di ikutsertakan  memperkuat Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan Jambore Kader PKK Tingkat Nasional di Jakarta.
Wakil Ketua Tim Penggerak  PKK Kabupaten Tanbu, Hj Sadariah Sudian Noor beserta jajarannya turut serta menghadiri Jambore Kader PKK yang digelar selama tiga hari mulai 29 November sampai dengan 1 Desember 2016 di Hotel Mercure Ancol tersebut.

"Semoga Tanah Bumbu yang sebelumnya  meraih juara 1 lomba HATINYA-PKK tingkat nasional dapat menjadi inspirasi sekaligus contoh daerah lain di seluruh Indonesia melalui jambore ini," Kata Hj Sadariah di lokasi pelaksanaan Jambore Nasional Kader PKK 2016,  Rabu (30/11).

Jambore Nasional Kader PKK sebelumnya dibuka secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan didampingi Ketua  umum TP PKK Pusat, Erni Gundarti Tjahjo Kumolo.
Ada sekitar 806 orang kader PKK dari seluruh Provinsi se-Indonesia yang mengikuti kegiatan Jambore Nasional selama tiga hari tersebut.

Sadariah menambahkan, digelarnya Jambore Nasional selain untuk menambah wawasan dan motivasi para kader PKK juga sebagai ajang silaturrahmi dan bentuk penghargaan kader PKK se-Indonesia yang sudah bekerja keras dan tak kenal lelah dalam upaya memberdayakan dan mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera.
Segala bentuk kreatifitas dan prestasi kader PKK yang sebalumnya berhasil diraih diharapkan dapat dicontoh dan diterapkan kabupaten lain yang belum melaksanakan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang sekaligus Ketua Pembina TP PKK Pusat, Tjahyo Kumolo, mengatakan penyelenggaraan Jambore Nasional tahun 2016 ini telah mengemban beberapa misi yang diantaranya adalah untuk meningkatkan kemampuan kader PKK agar lebih mampu berprestasi dan mengembangkan kreativitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

"Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) harus benar-benar ditingkatkan, modal yang paling simple dan murah yakni dengan mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang punya nilai jual," kata Tjahyo Kumolo seraya mengaku upaya ini sesuai Jambore Nasional tahun ini yang berbunyi : Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menunjang Terwujudnya Ketahanan Keluarga.

Masih menurut Tjahjo, sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, peran aktif jajaran TP PKK mulai tingkat pusat sampai desa/kelurahan sangat diperlukan demi tercapainya kesejahteraan masyaraka.
Pelaksanaan Jambore Nasional juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lomba yakni parade defile yang di ikuti para peserta dari seluruh provinsi se Indonesia, Pameran kegiatan UP2K PKK dan lomba kegiatan PKK, atraksi kesenian daerah, lomba pidato 10 program pokok PKK, lomba penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN).

Provinsi Kalsel sendiri di bawah binaan Ketua TP PKK Provinsi, Hj Raudatul Jannah mengirimkan sebanyak 10 orang kadernya yang berasal dari Kota Banjarmasin dan Banjarbaru untuk mengikuti kegiatan lomba kreatifitas pengelolaan sampah.

Sedangkan atas keberhasilan Kabupaten Tanbu yang sebelumnya meraih juara 1 tingkat nasional lomba HATINYA-PKK 2016 ,  Ketua umum TP PKK Pusat, Erni Gundarti Tjahjo Kumolo secara langsung juga memberikan piala penghargaan melalui Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah dalam acara Jambore Nasional tersebut (fik/syo/relhum).

Sudian Noor : "Utamakan Niat Mendidik"

BATULICIN – Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 71 Tahun 2016 di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) dilaksanakan di Halaman Pusat Niaga Bersujud, Batulicin, Sabtu (3/12) pagi.
HGN dan HUT PGRI Ke 71 di meriahkan dengan Senam Bersama, Jalan Sehat, dan berbagai Lomba antar Sekolah dan Guru se- Kab. Tanbu.

Adapun tema HGN dan HUT PRGRI ke 71 di Tanbu yaitu "Meningkatkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan".
HGN dan HUT PRGRI juga dihadiri Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor, Kepala Dinas Pendidikan Tanbu Sartono, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanbu Ambo Sakka, Camat Simpang Empat Muhammad Sairi, Danramil, Kapolsek, Kepala UPK Disdik dan Guru se-Tanbu.

Pada puncak peringatan HGN dan HUT PGRI, Wabup Tanbu H. Sudian Noor dan atas nama Pemkab Tanbu mengucapkan selamat memperingati HGN dan HUT PGRI ke 71 kepada seluruh kelurga besar guru dan tenaga pendidik di Bumi Bersujud.

Wabup menginginkan di usia PGRI  yang ke 71 tahun,  para Guru dan tenaga pendidik di Tanbu hendaknya terus selalu meningkatkan kualitas diri  dan berinovasi dalam menetapkan proses belajar.

"Saya ingin, para guru berinovasi  sehingga belajar menjadi hal yang menyenangkan bagi murid," ujar Wabup seraya berharap para  guru dapat mencetak generasi Tanbu yang cerdas dan berkulitas sebagai penerus pembangunan di Bumi Bersujud.
Pada kesempatan itu pula Wabup meminta kepada guru-guru sekolah di Tanah Bumbu untuk menerapkan konsep mengajar adalah ibadah. Apapun yang kita lakukan hendaknya di mulai dengan niat.

"Utamakan niat, sehingga mengajar menjadi ibadah. Jangan sampai seharian mengajar tidak ada nilainya," ujar Wabup seraya mengatakan jika dimulai dengan niat yang baik dan mengajar adalah ibadah maka murid pun akan senang dengan guru dan ilmu yang di ajarkan akan melekat dihati muridnya. (relhum)

Ribuan Pelajar dan Pegawai Ikuti Apel Nusantara

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 02 Desember 2016 | 11.15

BATULICIN – Ribuan Pegawai dari berbagai instansi di lingkungan pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mengikuti Apel Nusantara Bersatu di Batulicin, Rabu (30/11).

Dengan memakai ikat kepala warna Merah Putih sebagai wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ribuan peserta tampak hidmat mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanbu, Mardani H Maming tersebut.

"Apel ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa damai sekaligus meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan diantara di masyarakat," kata Mardani H Maming usai melaksanakan Apel Nusantara Bersatu  tersebut.

Dengan nuansa damai yang penuh kesejukan, ribuan masyarakat dari 10 kecamatan se Kabupaten Tanbu juga turut mengikuti apel.

Masyarakat  tiba di lokasi sejak pukul 07.00 wita, kemudian berkumpul di halaman kantor Bupati Tanbu di Jalan Dharma Praja, Gunung Tinggi, Batulicin.

Apel Nusantara Bersatu di Tanbu dimulai tepat pukul  08.00 wita. Pelaksanaan apel di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Bagimu Negeri oleh seluruh peserta Apel.

Turut serta menghadiri Apel tersebut antara lain Dandim 1022 Tanbu Letkol CZI Andy Setyawan, Mantan Wakil Bupati Tanbu H Difriadi Darjat, Sekda Tanbu, H Said Akhmad, pengurus organisasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Tanbu, Organisasi pemuda dan masyarakat, para tokoh agama, tokoh adat, seluruh jajaran TNI/Polri, dan Pelajar.

Acara apel dilanjutkan dengan orasi kebangsaan oleh tokoh masyarakat yang disampaikan Ketua KNPI Tanbu, Syamsinar dengan materi orasi "Upaya Mewujudkan Kedamaian".

Sedangkan orasi kebangsaan disampaikan oleh tokoh agama, H. Suhuful Amri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanbu dengan materi "Menghindari Kekerasan Yang Dapat Merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa".

Tidak ketinggalan pula, Bupati Tanbu Mardani H Maming ikut serta menyampaikan orasi kebangsaan dengan materi 4 Pilar / Konsensus Dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika.

Acara ditutup dengan pembacaan puisi dari Budayawan Tanbu Drs. Abdul Karim, MM dan doa bersama dari empat tokoh agama yaitu Tokoh Agama Islam, Tokoh Agama Nasrani, Tokoh Agama Katholik, dan Tokoh Agama Hindu.

Dandim 1022 Tanbu, Letkol CZI Andy Setyawan mengatakan Gerakan Nusantara Bersatu merupakan kegiatan serentak yang dilaksanakan diseluruh Kabupaten dan Provinsi di Indonesia dengan tema " Nusantara Bersatu, Indonesia ku, Indonesia mu, Indonesia kita bersama, Bhineka Tunggal Ika".

Tujuannya untuk mengajak seluruh anak bangsa dan seluruh komponen di Tanbu untuk bersama-sama bersatu menjaga NKRI.

"Melalui  kegiatan ini pula, ingin ditanamkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada semua komponen bangsa di Tanbu untuk bersama-sama bertekad menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai," sebut Dandim 1022 Tanbu. (relhum)

Orasi Mardani Ajak Pihak Hargai Jasa Pemimpin Terdahulu

BATULICIN-Melalui orasinya Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming     mengajak semua pihak agar senantiasa  menghargai para pemimpin terdahulu.  Mengingat bangsa ini  tumbuh  kerena  hasil pemikiran positif  dari  tokoh terdahulu dan harus diteruskan  demi kemajuan negeri ini.

"Bercermin pada jaman dulu,  negara Malaysia dan Singapura pernah  belajar sama negara kita,  sekarang ini justru kita yang belajar pada negara mereka. Kenapa demikian  itu kerena kita kurang menghargai jasa pemimpin terdahulu yang sudah susah payah bersatu berjuang untuk memajukan bangsa ini, Kata Mardani   saat melakukan Orasi Dalam kegiatan Gerakan Nusantara  Bersatu di Halaman kantor Bupati Rabu (30/11).

Menurutnya, sebagai bentuk penghargaan terhadap  pemimpin terdahulu itu, tidak harus melihat sisi kekurangan yang dimilikinya. Jangan pula  mengabaikan segala kebaikan yang sudah diperbuat  olehnya.
Dalam orasi nya juga  mencontohkan pemimpin terdahulu seperti  Presiden Sukarno, yang notabene adalah tokoh pendiri negeri dengan susah payah memerdekakan bangsa ini, namun sebagai manusia  dia tidak lepas dari kekuranganya.

Begitu juga dengan Presiden Suharto yang  bergelar  Bapak Pembangunan kerena  berhasil mengantarkan indonesia sebagai negara maju hingga disegani negara luar, namun di akhir kepemimpinannya berakhir sebuah hujatan dari rakyatnya.
Presiden BJ Habibi pun tak luput dari itu, selama kepemimpinan juga dihadapkan pada krisisis kepercayaan rakyat kerena  telah dianggap  melanjutkan  pemerintahan orde baru yang saat itu  dianggap menghambat tujuan  reformasi negeri ini.

"Melihat  dari fenomena beberapa   Presiden Indonesia terdahulu,  kita jangan melihat sisi kekurangannya maupun menghujatnya, namun kita harus melihat sudah berapa banyak pengorbanan yang sudah  mereka perbuat untuk kemajuan negeri ini, termasuk juga Presiden Megawati maupun Presiden SBY.  Bukankah manusia itu tak ada yang sempurna,  kerena siapapun mereka pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing,"sebutnya.

Lantang dia ucapkan, bahwa indonesia di bangun tidak hanya satu tokoh saja  justru  semua tokoh sudah berjasa dan  bersatu membangun negara ini. Begitu juga kemajuan kabupaten Tanah Bumbu, daerah ini tidak akan maju kalau tidak di bantu oleh semua tokoh tokoh baik tokoh agama, tokoh LSM dan Pemuda maupun  masyarakat.

"Untuk itu kita mendoakan agar semua tokoh bangsa ini terus bersatu membangun bangsa tanpa saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, kalau  semua tokoh bangsa  kita bersatu, diyakini bangsa ini kedepannya  akan lebih  maju seperti  negara lain.
Dikesempatan itu dia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir agar menghindari bentuk hasutan pihak yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial (Medsos)  dan berpotensi melakukan propaganda.

"Hal itu harus kita saring secara obyektif, jangan sampai kerena hasutan melalui media  itu justru akan menggiring sebuah  opini buruk demi  memecah persaudaraan sesama   kita.,," tutupnya seraya ajak peserta apel dengan "yel-yel" kata hidup Indonesia.(Humas)

Pemkab Tanbu Salurkan Bantuan Pangan Untuk Desa

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 30 November 2016 | 16.24

BATULICIN – Dua Desa rawan pangan di Kecamatan Kusan Hilir  menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu).
Penyerahan bantuan pangan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu Drs. H. Said Akhmad, MM dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah (KPD) Tanbu Ir. Akhmad Fauzi kepada masing-masing Kepala Desa penerima bantuan pangan, Senin (28/11) di Kantor Bupati Tanbu, Batulicin.

"Penyerahan bantuan cadangan pangan dari Pemkab Tanbu melalui  KPD Tanbu dalam rangka penanganan daerah rawan pangan," Kata Akhmad Fauzi.

Dikatakanya, ada dua desa di Tanbu yang masuk dalam daerah rawan pangan. Yaitu Desa Serdangan dan Desa Karya Bhakti di Kecamatan Kusan Hilir.
Dua desa tersebut masuk dalam daerah rawan pangan disebabkan tanaman padi yang di tanam oleh petani setempat terkena banjir sehingga tidak memiliki stok pangan. Dengan gagalnya tanaman padi petani tersebut membuat warga di dua desa kesulitan memenuhi pangan keluarga.

Selain itu, sebut Akhmad Fauzi, kedua desa tersebut tidak termasuk dalam desa yang mendapat beras raskin dari pemerintah pusat. Untuk itu, maka Pemkab Tanbu segera menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk memenuhi pangan keluarga di desa tersebut.

"Beras diambil dari gudang cadangan pangan milik Pemkab Tanbu. Bantuan berupa beras sebanyak 15 Kg/kk," ujar Ir. Akhmad Fauzi.

Adapun total bantuan pangan yang diserahkan sebanyak 1.725 kg diperuntukan bagi Desa Serdangan Kecamatan Kusan Hilir sebanyak 75 KK dan Desa Karya Bhakti Kecamatan Kusan Hilir untuk 40 KK. (relhum

Tanbu Raih ICSB Indonesia City Award 2016

BATULICIN-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) meraih penghargaan Internasional Council For Small Bsiness (ICSB) untuk kategori Natamukti Satria.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan menengah Republik Indonesia  A.A.G.N Puspayoga kepada Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor di Harris Hotel Denpasar Bali Selasa (29/11) kemarin.

Penghargaan tersebut adalah bentuk keberhasilan Pemkab Tanbu dalam mempromosikan kearifan lokal dan menciptakan investasi  Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) di daerahnya.
Plt. Kepala Dinas Prindustrian Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tanah Bumbu Ir. H. Riduan melalui Kabid UKM Fahrurazi mengatakan. Penghargaan ini  merupakan tindak lanjut dari program acara Gebyar UKM Indonesia di 18 Kota Utama Indonesia dan bertujuan mensosialisasikan semangat kewirausahaan yang produktif  serta kreatif kepada UKM Indonesia.

"Dalam gebyar tersebut sebelumnya dilaksanakan di Banjarbaru  pada Selasa 22 Nopember kemarin  , dan  pihak ICBS telah memberikan penghargaan ICBS Indonesia Presidential Award 2016   kepada Disprindakop dan UKM Tanbu dengan kategori Policy Maker atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung kemajuan UKM daerah," kata Fahrurazi saat ditemui diruang Kerjanya.
Dia menambahkan, atas  Inisiasi Pemerintah  Daerah dalam menjembatani pengembangan UMKM melalui Gebyar UKM tersebut telah dibuktikan dengan promosi  produk lokal berupa Nuget dan Stik Tulang Ikan Tengiri.

Jenis produk lokal itu katanya merupakan bahan baku lokal  dari tulang ikan yang di presto,  kemudian diinovasi menjadi bentuk makanan bercampur sayuran sehingga memiliki gizi dan punya nilai jual untuk peningkatan  ekonomi pelaku UMKM tersebut. 

"Sebagai bukti atas tingginya  minat masyarakat terhadap inovasi produk daerah yang  telah dipromosikan akhirnya   telah  mendapatkan penghargaan juara satu sebagai kategori penjualan terbaik, sekaligus mendapatkan penghargaan katergori Policy Maker yakni pelayanan terbaik tentang pengembangan UMKM daerah,"tandasnya.

Terpisah, Bupati Tanah Bumbu Mardani H  Maming menyatakan turut mengapresiasi atas diraihnya penghargaan tersebut.
Dikatakanya, penghargaan ini  merupakan tolak ukur berhasilnya pemberdayaan terhadap pelaku UMKM daerah.

Menurutnya, pelaku  UMKM merupakan  ujung tombak dari pengembangan ekonomi masyarakat lokal yang turut andil  membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di daerah.

"Melalui itu, berarti kekayaan alam yang kita miliki telah dimanfaatkan secara kreatif oleh pelaku UMKM sehingga berlanjut menjadi olahan bernilai ekonomi dan diharapkan bisa memberi kesejahteraan masyarakat,"tutupnya.   (Humas)  

Nenek Pencari Ikan, Ditemukan Tak Bernyawa

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 29 November 2016 | 15.35

Setelah sempat dilakukan pencarian sejak Senin (28/11) kemaren  akhirnya Nenek Fatimah binti Massang (60) warga desa Pagarruyung Kecamatan Kusan Hilir, Korban tenggelam dibaantaran sungai Kusan Pagatan akhirnya Selasa (29/11) siang ditemukan team Gabungan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Dari kronologis kejadian diterangkan pihak kepolisian setempat, saat itu korban melaksanakan rutinitas sehari2 turun ke sungai menggunakan perahu kayuh, utk mencari (melunta)  ikan di sungai kusan, sekitar jam  09.00 wita salah satu warga masyarakat menemukan perahu yg digunakan korban, dlm keadaan larut.

Kemudian pada pukul 10.00 wita personel polsek Kusan Hilir beserta team Gabungan lainnya  dari Koramil Kusan Hilir, Damkar, BPBD serta di bantu warga masyarakat sekitar melakukan pencarian dgn menyusuri sungai disekitar tempat korban biasa mencari ikan.

Sekitar jam 16.00 wita tim dari basarnas datang membantu namun sampai pukul  18.00 wita hari senin itu pencarian terhadap korban msh nihil pencarianpun akhirnya dihentikan, kemudian keesokan hari selasa tgl 29-11-2016 sekitar jam 09.40 wita tim berhasil menemukan mayat korban di sungai kusan rt. 07 desa mudalang kec.Kusan Hilir, kab. Tanbu.

Usai di evakuasi, mayat korban langsung  dibawa ke rumah duka di RT. 07 desa Pagarruyung, dan korban akan dimakamkan pd hr ini juga.

Pemkab Tanbu Minta Nenek Martun Tinggal Di Panti Jompo

Written By Fokus Batulicin on Senin, 28 November 2016 | 15.39

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) meminta kepada nenek Martun agar berkenan tinggal di panti jompo mengingat kondisinya yg hidup seorang diri tanpa didampingi keluarga.

Permintaan itu disampaikan oleh sejumlah petugas Dinsosnakertran bersama jajaran pegawai Kecamatan Simpang Empat saat mengunjungi kembali rumah nenek Martun (68 tahun), Senin (28/11).

Kunjungan pemerintah daerah tersebut bertujuan untuk mengajak nenek Martun agar mau tinggal di panti jompo. Keinginan untuk membawa nenek warga Jalan Bakau RT 13  Kelurahan Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat tersebut agar nenek Martun dapat terawat dengan baik dan hidup dengan layak.

" Kami dari pemerintah daerah kembali menawarkan dan mengajak nenek Martun untuk tinggal di panti jompo agar mendapat perawatan yang baik," ujar Kasi Kessos Kecamatan Simpang Empat, Norhidayat, saat mendampingi jajaran Dinsosnakertrans berkunjung ke rumah nenek Martun.

Sementara itu, Risadiyah Fungsional Pekerja Sosial pada Dinsosnakertrans Tanbu mengatakan terkait tawaran ke panti jompo, nenek Martun meminta waktu untuk mempertimbangkannya.

"Nenek Martun minta waktu untuk berpikir terlebih dahulu dalam beberapa minggu ini, " Ucap Risadiyah, seraya mengatakan pemerintah daerah tidak bisa memaksakan karena untuk tinggal di Panti Jompo haruslah atas persetujuan yang bersangkutan.

Dikatakannya, panti jompo sangat baik untuk Nenek Martun karena disana tersedia fasilitas dan bisa bersosialisasi bersama dengan masyarakat.

Sekedar diketahui, Nenek Martun merupakan orang tua jompo yang tinggal sendirian di Kelurahan Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat. Menurut tetangganya, nenek Martun mempunyai anak, namun tinggal di luar Tanah Bumbu.

Untuk meringankan beban nenek Martun, beberapa waktu yang lalu Pemkab Tanbu telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang untuk keperluan sehari-hari. Tidak hanya dari pemerintah daerah, nenek Martun pun juga menerima bantuan dari berbagai pihak yang ingin membantu nenek Martun. (relhum)

Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (PT. Media Fokus Batulicin, Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Penerbit : PT. MEDIA FOKUS BATULICIN. SK Menteri Hukum dan Ham RI No AHU -2459644. AH.01.01. TAHUN 2015. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan & Pemimpin Redaksi : Muhammad Fadli, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Redaktur : M. Ilham Zulkarnain. Devisi Periklanan : Ayu Hapsari. Kontributor : Didi, Iwan, Ewin. Anto. Ilham. Alamat Redaksi : Jl. Manggis Kelurahan Batulicin. No 212 Rt 8 Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com.
 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved