News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

Maksimalkan RKPD, Forum Konsultasi Publik pun Akhirnya Digeber

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 16 Februari 2019 | 23.55

fokusbatulicin.com - Dalam rangka memaksimalkan penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2019 untuk rencana 2020, di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin, Kamis (14/02).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu tersebut, diikuti oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pimpinan lembaga, badan dan intansi vertikal, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanbu melalui Sekretaris Ahmad Subari dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk menjaring aspirasi dan harapan dari pemangku kepentingan terhadap rencana prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2020 mendatang.

Forum konsultasi publik merupakan kegiatan penting, karena menjadi salah satu tahapan dalam penyusunan RKPD Tahun 2020, sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD Kabupaten Tanah Bumbu dan Musrenbang.

"Melaui kegiatan ini diharapkan ada sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan para pemangku kepentingan dalam upaya memaksimalkan rencana kerja tahun 2020 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor dalam sambutannya mengatakan, ditahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menargetkan 11 isu strategis rencana pembangunan daerah, yang merupakan penjabaran dari program nasional dan nawacita pembangunan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo.

11 isu tersebut antara lain pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, lingkungan hidup, industri dan sosial, serta pemerintahan dan otonomi daerah.

"Disamping itu kita juga akan tetap memperhatikan pembangunan di bidang lainya seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi maritim serta pemerintahan yang akuntabel yang selaras dengan nawacita Presiden kita," jelasnya.

Dikatakanya, salah satu poin penting dalam nawacita Presiden Jokowi, adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kualitas pendidikan melalui program Indonesia Pintar, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera.

"Disamping itu dalam nawacita, juga ada program yang bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, yang juga menjadi fokus perhatian kita dalam menyusun RKPD tahun 2020," imbuhnya.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, Bupati menghimbau seluruh Kepala SKPD dan pemangku kepentingan serta stakehoder untuk berpikiran terbuka, integratif dan inovatif dalam mewujudkan penyelenggaraan pembangunan yang lebih terarah, terukur dan akuntabel pada tahun 2020 yang akan datang.

Perencanaan yang dilakukan, seoptimal mungkin merujuk kepada hasil dari musrenbang desa dan kecamatan.

"Usulan yang telah dibuat pemerintah desa dan kecamatan menjadi salah satu dasar dalam menyusun kegiatan SKPD sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia," paparnya.

Ia juga menyampaikan, pemerintah daerah tidak pernah mengintervensi desa dalam merencanakan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

"Pedoman pelaksanaannya telah jelas. Baik itu undang undang maupun Perbup. Serta pendampingan yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran," jelasnya.(TFB)// foto : ist

GERDAL Dobrak Hama Tanaman

fokusbatulicin.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas hasil pertanian masyarakat, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tanah Bumbu Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura melakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Penyakit.

Gerakan pengendalian hama penyakit pada tanaman padi ini melibatkan Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

Seperti beberapa hari yang lalu, Distan bersama BPP Batulicin melakukan gerdal hama penyakit di lokasi persawahan Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat.

Di lokasi persawahan masyarakat itu, Distan dan BPP Batulicin melakukan pengendalian terhadap hama wereng mengingat pertanian didaerah itu sudah musim tanam.

Mantri Tani Kecamatan Batulicin, Doni Pandodean saat ditemui di BPP Batulicin, Selasa (12/02) mengatakan melalui program Gerdal hama penyakit, pemerintah daerah berupaya membantu petani dalam mempersiapkan dan menjaga kualitas tanaman padi petani.

Doni menambahkan Gerdal dilakukan untuk mencegah kegagalan tanam akibat gangguan organisme tanaman padi seperti tikus, keong, dan wereng.

Menurutnya, gerdal bisa dilakukan sebelum masa tanam dan saat perawatan.

Pada masa tanam biasanya dilakukan pengendalian hama tikus dan keong. Sedangkan saat perawatan dilakukan pengendalian hama wereng.

Menurutnya, jika hama penyakit ini tidak dikendalikan maka akan menjadi momok menakutkan bagi para petani dan berakibat pada berkurang pada gagalnya pertanian masyarakat.

"Sebagai contoh, jika hama tikus tidak dikendalikan maka petani bisa gagal panen," ujarnya.

Untuk pengendalian hama ini, Distan Tanbu tidak sendirian tetapi dibantu oleh BPP, Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman, Mantri Tani, Lab Hayati, PPL, dan petani langsung melakukan gerdal di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. (Tfb) // foto : ist

Manaqib HABIB JA’FAR BIN SYAIKHON ASSEGAF ( ULAMA PASURUAN AHLI ALQURAN)

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 14 Februari 2019 | 20.37

Manaqib HABIB JA'FAR BIN SYAIKHON ASSEGAF ( ULAMA PASURUAN AHLI ALQURAN)


Buah jatuh takkan jauh dari tangkainya. Peribahasa tersebut sangat pas untuk melukiskan sosok Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf. Ayahnya adalah ulama besar berpengaruh. Demikian pula kakek dan datuk-datuknya. Seolah tak mau kalah, Habib Jakfar pun menjelma menjadi tokoh ulama setelah melalui usaha yang keras.

Mula-mula ayah Habib Jakfar, Habib Syeikhon bin Ali bin Hasyim Assegaf tinggal di Ghurof, Hadramaut bersama istrinya yang sholihah, Ruqayyah binti Muhammad Manqusy. Demi lebih mendekatkan diri kepada gurunya, yakni Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi, beliau kemudian pindah ke desa Ghurfah. Di desa itulah ia dikaruniai putra yang bernama Jakfar bin Syeikhon Assegaf, pada bulan Dzulhijjah 1298 H.

Allah Swt memberikan keistimewaan terhadap putra Habib Syeikhon Assegaf itu. Sejak kanak-kanak, Habib Jakfar telah menampakkan tanda-tanda kecintaannya pada ilmu pengetahuan, Kecerdasannya terlihat menonjol di antara teman sebayanya. Sejak usia tamyiz beliau mulai mempelajari Al Qur'an hingga khatam.

Usai mengkhatamkan Al Qur'an, Habib Jakfar menimba ilmu dari ayahandanya dan para ulama' Hadramaut, diantaranya: Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Shohibul maulid), dan Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas.

Di usia yang ke 21, (tahun 1319 H) beliau berkunjung untuk pertama kalinya ke Indonesia. Di negeri kita tercinta ini, Habib Jakfar berpindah dari satu kota ke kota lain, selama setahun. Dari Indonesia beliau melanjutkan perjalanannya ke Makkah. Di sana beliau bermukim selama delapan tahun untuk memperdalam ilmunya pada Habib Husein bin Muhammad Al-Habsyi (Mufti Haramain) dan Habib Muhammad bin Salim As-Sary. Melihat kecerdasannya yang luar biasa, kedua gurunya menyuruh Habib Jakfar menghafal Al-Qur'an.

Setelah mentok memperluas pengetahuannya di sana-sini, Habib Jakfar pulang ke kampung halamannya, Ghurfah, Hadramaut untuk berdakwah dan menyebarkan ilmunya. Di tanah kelahirannya itu, beliau menjadi imam dan khotib di Masjid Jami' selama delapan tahun. Kemudian Habib Jakfar hijrah ke kota Tarim dan mengajar di sana selama dua tahun. Di kota seribu wali ini beliau berhasil mencetak beberapa ulama.

Pada umur 40 tahun, tepatnya tahun 1338 H, Habib Jakfar hijrah ke Indonesia. Beliau pertama kali tinggal di Surabaya. Sebagaimana kunjungan pertamanya di Indonesia, beliau sering berpindah tempat dari satu kota ke kota yang lain. Kota Bondowoso menjadi tempat yang paling sering beliau singgahi, sebab di kota itu tinggal Habib Muhammad bin Ahmad Al-Muhdor, salah seorang gurunya. Habib Muhammad Al-Muhdor sangat menghormati Habib Jakfar. Beliaulah yang memberi gelar "Al Qur'an". Kala Habib Jakfar berkunjung ke rumah Habib Muhammad, sang guru itu senantiasa menyambut penuh hangat sembari berseru, "Ahlan bil Qur'an wa ahlan bi ahlil Qur'an (Selamat datang Al Qur'an dan selamat datang Ahli Qur'an). Habib Muhammad pun kerap menunjuk muridnya itu sebagai imam salat.

Keluasan Ilmu
Julukan Al Qur'an untuk Habib Jakfar bin Syeikhon sangatlah tepat. Pasalnya, hafalan, bacaan dan pemahaman beliau terhadap Al Qur'an cukup kuat. Beliau mengeluarkan berbagai ilmu dari Al Qur'an yang bermanfaat dan pemahaman-pemahaman yang baik. Begitu kuat hafalan dan pemahamannya, hingga tidak jarang beliau menandai tanggal dengan ayat Al Qur'an. Ketika Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi membangun masjid di Kwitang, Jakarta, Habib Jakfar mencatatnya dengan firman Allah Ta'ala :
Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (Al-Hijr : 99)
Jumlah huruf-huruf yang ada dalam ayat ini menurut hitungan Abjad arab adalah 1356, persis dengan tahun pembangunan masjid itu (1356 H).

Pada kesempatan lain, ketika Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi bertemu dengan Habib Jakfar, beliau mencatat tahun pertemuan tersebut dengan firman Allah :
Sesungguhnya ini adalah saudaraku (QS Shod,:23).
Jumlah hurufnya 1368, persis dengan tahun pertemuan itu, yakni 1368 H. Andai pertemuan tersebut tidak berlangsung saat itu, maka tidaklah "pas" ayat yang diucapkan beliau. Itu bukan suatu kebetulan, namun merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah yang diberikan kepada Al Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf.

Beliau juga mencatat tahun selesainya pembangunan Masjid Riyadh di Gurawan, Solo, dengan firman Allah :
"Lalu mereka menjadi orang-orang yang menang (dikenal)." (QS As-Shaf 14), yang hurufnya berjumlah 1354. Ayat itu sebagai pertanda bahwa Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi akan menjadi ulama masyhur (terkenal) menggantikan ayahnya, Habib Ali bin Muhammmad Al-Habsyi.

Keluasan ilmu beliau juga nampak saat menerangkan rahasia Asmaul Husna. Beliau mengatakan, "Isim Dzat yang paling tinggi adalah Allah SWT, sedangkan nama-nama sesudahnya adalah sifat. Sifat yang pertama adalah Ar-Rahman dan sifat terakhir Ash-Shabur. Jumlah huruf masing-masing kedua sifat Allah itu sama, yaitu 298. Jumlah huruf kalimat 'Abdun lillah' (hamba Allah) dan 'Isa' juga sama, yaitu 141." Para ulama di masanya mengakui kapasitas keilmuan Habib Jakfar. "Jika semua makna ayat Al Qur'an, hadits-hadits Nabawiy, dan pemahaman-pemahaman sufistik dari lisan Habib Jakfar dicatat, maka akan banyak yang dapat dikumpulkan," tutur menantunya, Habib Abdul Qadir bin Husain Assegaf dalam kitabnya, Layalil Qadr.

Ibadah dan Akhlaq
Habib Jakfar sangat teguh menjaga ajaran salafus sholeh dalam akhlaq dan amalnya. Bisa dikatakan beliau adalah "duplikat" para salafnya. Dalam shalatnya, beliau terlihat sangat khusyu', tenang, bagaikan menara yang tak tergoyahkan. Tak pernah sekalipun meninggalkan shalat berjamah dan shalat sunnah rawatib. Amal ibadah yang sering beliau lakukan dan paling diutamakan adalah membaca Al-Qur'an. Amalan ini yang menjadi keistimewaan beliau. Tiada hari bagi beliau tanpa mengkhatamkan Al Qur'an, dan bersholawat kepada Nabi SAW. Malam harinya dihidupkan dengan beribadah. Di tengah malam beliau menyendiri di tempat khusus dengan memperbanyak istighfar.

Pada saat tersebut, tak seorang pun di sisinya. Kecuali, bila ada tamu berkunjung dan menginap di rumahnya, maka menjelang fajar beliau bangkit untuk membuatkan kopi bagi tamunya. Begitulah kebiasaan beliau, menuangkan kopi sendiri dengan tangannya yang mulia, baik tamunya sedikit maupun banyak. Jarang beliau izinkan orang lain menggantikannya. Pernah suatu ketika, salah seorang yang hadir dalam majelisnya menyarankan agar yang menuangkan kopi itu orang lain, tapi Habib Jakfar menolak. Pada kesempatan lain malah seorang tamunya berkata,
"Jangan engkau sendiri yang melakukannya."
Beliau menjawab, "Apakah di hari kiamat kelak, ketika Rasulullah Saw memberi manusia minum dari telaga Kautsar dengan tangannya sendiri, kau akan berkata kepada beliau, "Jangan engkau sendiri yang melakukannya?" tepat sekali jawaban Habib Jakfar, bila di hari kiamat Rasulullah Saw sebagai pemilik Kautsar menuangkan minuman dengan tangan beliau sendiri, maka layaklah bila tuan rumah menuangkan minum untuk tetamunya.

Habib Jakfar juga pernah berpesan kepada seorang yang hendak minum kopi, "Minumlah terlebih dahulu walaupun sedikit- sebelum kau letakkan di bawah, karena di situ ada 'sir' dari Allah SWT." Memang, rumah Habib Jakfar menjadi tempat tinggal para tamu, siang dan malam. Beliau terkenal sangat akrab dengan para tamunya, dan melayani mereka dengan tangannya sendiri.

Berdakwah Di Pasuruan
Rupanya Allah Swt memilih Pasuruan menjadi tempat tinggal dan persinggahan terakhir Habib Jakfar, hingga wafat, agar penduduknya mendapat berkah dari beliau. Di kota santri ini, beliau mendirikan majelis dzikir dan hizib. Majelis ini berlanjut hingga sekarang, tanpa mengalami banyak perubahan. Bahkan, hampir di seluruh masjid dan musholla mengamalkan wirid tuntunan beliau. Itu disebabkan, generasi penerus pasca beliau adalah santri-santri beliau yang telah menjadi ulama-ulama besar.

Habib Jakfar selalu memberi bimbingan dan nasihat kepada masyarakat Pasuruan dengan sabar. Sehingga masyarakat kota kecil di jalur Pantura (pantai utara Pulau Jawa) ini menjadikan beliau sebagai tempat rujukan untuk segala urusan. Beliau juga kerap menjadi juru damai antara pihak-pihak yang bertikai. Karena itu, tidak berlebihan jika masyarakat dari semua kalangan mencintai dan memuji Habib Jakfar. Tidak saja dari kalangan masyarakat awan, juga ulama, bahkan para auliya', baik yang dikenal maupun tidak.

Beliau juga sosok ulama yang sangat sabar dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan. Selain menjadi teladan dalam kesabaran dalam berbagai kesempatan beliau juga berpesan untuk selalu bersabar, bahkan setelah wafat pun beliau muncul dalam mimpi anak cucunya untuk mewasiatkan kesabaran. Seperti diceritakan putra beliau, Abdullah bin Jakfar, "Aku bermimpi melihat ayahku di atas makamnya, maka aku merangkul beliau dan minta doa, lantas beliau berkata "Selalulah kamu bersabar..!"

Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf merupakan seorang ulama yang sempurna meneladani Rasulullah Saw. Hal itu menjadikan kedudukan beliau sangat dekat dengan Al-Musthafa Saw. Buktinya, banyak para solihin yang memimpikan Nabi Saw dengan wajah mirip Habib Jakfar, diantara mereka, Habib Zain bin Abdullah Al-Kaf dan Habib Abdulkadir bin Ahmad Bilfaqih (Malang). Ini adalah isyarat bahwa Habib Jakfar adalah Khalifah Rasulullah SAW.

Wafat Beliau
Kehidupan ini memang berada ditangan Allah Azza Wajalla, begitu pula kehidupan sang Wali pengabdi Al Qur'an, Al Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf, mengikuti ketentuan-Nya. Beliau pun memenuhi panggilan Allah Swt pada Senin, 14 Jumadal Akhirah 1374 H. Berita kemangkatan beliau tersebar hampir ke seluruh pelosok tanah air, sehingga pemakaman pun terpaksa diakhirkan hingga Selasa sore.

Orang berdatangan dari segala penjuru menuju Pasuruan. Puncaknya, ketika sholat jenazah berlangsung, rumah-rumah penduduk dan ruas-ruas jalan serta relung-relung kota penuh sesak dijejali manusia. Dan yang menjadi Imam dalam shalat jenazah beliau adalah Habib Ahmad bin Ghalib Al-Hamid. Jasad beliau yang mulia dimakamkan berdampingan dengan makam Habib Hadi bin Shadiq bin Syaikh Abi Bakar. Tahun wafatnya tercatat dengan hitungan Abjad (Sosok Ayah penghafal Qur'an).

Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf telah wafat, jasad beliau memang telah terkubur, namun semangat da'wah dan ibadah beliau tak pernah mati, masih meliputi kehidupan orang-orang yang dicintai, termasuk masyarakat Kota Pasuruan. Terbukti, majelis-majelis yang telah beliau rintis semasa hidupnya, kini justru semakin berkembang. Muslimin kota Pasuruan tambah hari kian bersemangat memakmurkan majelis-majelis khoir (kebaikan) itu.

Sepeninggal beliau majelis tersebut dilanjutkan oleh Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf, sang menantu. Saat ini, estafet dakwah diteruskan anak cucu beliau, diantaranya Habib Taufiq Assegaf, putra Habib Abdul Qodir. Beberapa tahun terakhir majelis itu kian makmur, diiringi perkembangan media dakwah lainnya seperti pesantren, radio dan televisi dakwah.
Semoga saja sirah ini tidak hanya mengundang decak kagum pembacanya, namun juga menumbuhkan semangat untuk mendekatkan diri pada kebaikan, bersama orang- orang yang baik.

25 Calhaj Simp4 Tes Kebugaran

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 12 Februari 2019 | 17.07

fokusbatulicin.com - Sebanyak 25 Calon Jemaah Haji ( Calhaj) asal kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa Tadi pagi mengikuti Tes Kebugaran yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan setempat.

Pemeriksaan kebugaran para calon jemaah haji, bertempat di Puskesmas Simpang Empat bertujuan untuk memastikan calon jemaah haji benar-benar sehat sehingga siap untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Tes kebugaran sangat penting dilakukan agar kesehatan calon jemaah haji dapat dideteksi sedini mungkin. 

Tes kebugaran ini meliputi lari dan jalan dengan total tempuh jarak 1,6 Km atau 6 kali putaran halaman Puskesmas Simpang Empat, dengan sebelumnya melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal ini seperti diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, H. Damrah.

H Damrah, melalui Kabid P2P, Arifin, mengatakan pelaksanaan tes kebugaran bagi calon jemaah haji tahun 2019 dilaksanakan dua kali sesuai dengan pembagian wilayah.

"Untuk hari ini (Selasa 12/02/2019) tes kebugaran dilaksanakan untuk wilayah Simpang Empat, Batulicin, Karang Bintang, Mantewe, dan Kusan Hulu yang dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Simpang Empat," sebutnya.

Sementara itu, Kasubag Kemasyarakatan pada Bagian Kesra Tanbu, H Aliansyah, yang turut mendampingi kegiatan pemeriksaan kebugaran mengatakan berdasarkan data Kemenag Tanbu, untuk calon jemaah haji asal Tanah Bumbu yang akan berangkat tahun 2019 sebanyak 205 orang. (TFB)// foto : Kominfo 

Rekrutmen PPPK, Awal Februari 2019

fokusbatulicin.com -  Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dilakukan mulai mulai tanggal 8 Februari 2019. Sekitar 150.000 tenaga eks honorer Kategori II dan penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian yang memenuhi ketentuan peraturan perundangan dan sudah terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN) berpotensi dapat mendaftar dan mengikuti seleksi. 

Seperti pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen PPPK tahap I juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penggunaan teknologi dalam rekrutmen ini, bertujuan untuk menghindari kecurangan, terutama untuk mereduksi adanya calo. Juga, dalam rangka mendekatkan lokasi seleksi kepada peserta, agar peserta tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Sesuai jadwal, pelaksanaan tes dengan CAT digelar dua hari, yakni pada 23 – 24 Februari. Setelah itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama dengan pemda melakukan pengolahan nilai tes pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari, dan pengumuman kelulusan diharapkan pada tanggal 1 Maret 2019. 

Berdasarkan jadwal dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) PPPK tahun 2019, tiap instansi yang melakukan rekrutmen PPPK melakukan pengumuman pada tanggal 8-16 Februari sekaligus mengecek dan verifikasi data peserta rekrutmen. Adapun pendaftaran dilakukan pada 10-16 Februari, dan pengumuman hasil verifikasi administrasi dilakukan pada 18 Februari 2019.

Khusus untuk penyuluh pertanian yang diangkat oleh Kementerian Pertanian (Kementan), database-nya ada pada Kementan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun pendaftaran secara online dilakukan tanggal 10 – 16 Februari mendatang.

Untuk jabatan Guru di lingkungan pemerintah daerah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal S-1 dan masih aktif mengajar sampai saat ini. Untuk tenaga kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan minimal D-III bidang kesehatan dan mempunyai sertifikat (STR) yang masih berlaku (bukan STR internship), kecuali untuk Epidemiolog, Entomolog, Administrator Kesehatan, dan Pranata Laboratorium Kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan D-III/S-1 Kimia/Biologi. Adapun untuk Penyuluh Pertanian mempunyai kualifikasi pendidikan minimal SMK bidang Pertanian atau SLTA plus sertifikasi di bidang pertanian.

Sebelumnya, Kementerian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan, telah berkirim surat kepada 530 pemda dan 4 kementerian, yakni Kementerian Dikbud, Kementerian Ristek & Dikti, Kementerian Agama dan Kementerian Pertanian, yang memiliki THK II. Seperti diketahui, guru-guru agama di madrasah berada dibawah naungan Kemenag. Sementara Kementerian Ristek Dikti menaungi dosen-dosen pada 35 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru.

Dalam surat tersebut, Menteri minta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) mengantisipasi dan melakukan berbagai langkah. Pertama, menyiapkan anggaran (gaji dan tunjangan terhadap peserta yang lulus seleksi, serta biaya pelaksanaan seleksi) sesuai dengan mekanisme pengaturan penganggaran berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Kedua, PPK diminta menyusun jenis jabatan dan unit kerja yang akan diduduki oleh PPPK sesuai dengan peta jabatan dan Analisis Beban Kerja. PPK juga diminta membentuk Panitia Pelaksana Instansi yang antara lain bertugas menentukan lokasi/tempat pelaksanaan seleksi di bawah koordinasi dinas yang menangani bidang pendidikan.

Berdasarkan database BKN, tercatat sebanyak 5.527 eks THK2 bidang kesehatan, dan guru/dosen sebanyak 129.938 orang. Adapun penyuluh pertanian, tercatat 15.355 orang, terdiri dari penyuluh pertanian yang direkrut oleh pemda sebanyak 454 orang dan penyuluh pertanian yang direkrut oleh Kementerian Pertanian sebanyak 14.901 orang. "Kita memang kekurangan guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian," ujar Menteri kepada wartawan di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (08/02).

Ditambahkan, ada 25 pemda yang dinilai sulit melakukan rekrutmen PPPK tahun ini, karena belanja pegawainya sudah di atas 50 persen. "Sembilan puluh persen pemda siap. Jadi, Hanya 25 pemda yang terkendala karena belanja pegawainya lebih dari 50 persen," jelas Syafruddin. (TFB)// foto : ist


Bang Ipul Pegang KONI Tanbu

Written By Fokus Batulicin on Senin, 11 Februari 2019 | 13.36

fokusbatulicin.com - Ketua KONI Tanah Bumbu Saifullah Rahman atau yang lebih akrab dengan panggilan Bang Ipul resmi menjabat setelah melalui Pengukuhan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanah Bumbu Masa Bakti 2018-2022 dilangsungkan outdoor.

Sebanyak 44 orang pengurus KONI Tanah Bumbu dikukuhkan oleh Sekretaris KONI Kalsel bertempat di Education Park Kecamatan Simpang Empat, Minggu, (10/02).

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Kalsel yang diwakili oleh Sekretaris Enly Hadianor mengucapkan permintaan maaf kepada pengurus KONI Tanah Bumbu karena tidak dapat berhadir dalam acara pengukuhan itu.

Ketua KONI Kalsel meminta pengurus KONI Kabupaten yang baru saja dikukuhkan agar serius bekerja sama dalam mengembangkan olah raga didaerah.

"Saya yakin bahwa dengan tekad dan keyakinan kuat, KONI Tanah Bumbu akan membawa kesuksesan dibidang olahraga," sebutnya.

Ia juga berharap, kedepannya Provinsi Kalimantan Selatan akan masuk peringkat 10 besar dalam PON mendatang

"Oleh karena itu saya meminta kepada Koni seluruh kabupaten/kota dapat memberikan kontribusi atlet peraih medali, sehingga mampu meningkatkan prestasi para atlet di kabupaten/kota untuk mewakili provinsi Kalimantan Selatan," imbuhnya.

Dalam sambutannya Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang SDM Anwar Salujang mengatakan, Tanah Bumbu memeiliki atlet berpotensi dan berprestasi nasional dan internasional dari berbagai cabang olahraga untuk mengikuti Porprov ke 11 pada tahun 2021 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan mendatang.

"Organisasi olahraga bukan tempat untuk bergaya, jangan gunakan prestasi atlet untuk bergaya, tapi kita harus bangga kalau kita berhasil mendidik atlit mengembangkan bakat juara yang telah ada pada diri mereka masing-masing. Dengan dikukuhkannya KONI Kabupaten ini diharapkan akan menjadi wadah untuk mengembangkan prestasi olahraga di Bumi Bersujud," jelasnya.

Bupati juga mengharapkan agar KONI dapat menyusun program kerja yang kongkrit, jelas, dan dapat dilaksanakan.

Ketua KONI Tanah Bumbu Saifullah Rahman mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan Amanah dan kepercayaan yg telah diberikan. Sebagai induk olahraga KONI akan memberi kontribusi positif bagi pembangunan Tamah Bumbu.

"Untuk para pengurus KONI, mari kita bekerja secara maksimal demi kemajuan olahraga Kabupaten Tanah Bumbu," ajaknya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus KONI Kalsel, Ketua DPRD Provinsi dan Anggota, Anggota DPRD Tanah Bumbu, Unsur Forkopimda dan para Kepala SKPD. (Tfb)// foto : ist

HPN 2019 Surabaya, Jokowi Titip Pesan

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 10 Februari 2019 | 11.46

fokusbatulicin.com - Presiden RI Joko Widodo  bersama istri menghadiri Perhelatan Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2019 di Surabaya. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2). 

Presiden Dalam Sambutannya menyampaikan ungkapan terimakasih kepada insan pers nasional yang bisa menjadi media arus utama dalam memberitahukan informasi tepat kepada para pembacanya, di tengah maraknya informasi yang berseliweran di media sosial online.

"Saat ini yang vital di media sosial biasa jadi rujukan bagi masyarakat luas. Tak jarang juga itu jadi rujukan media konvensional atau media nasional arus utama. Saya bangga kepada insan pers yang bisa memberikan informasi tepat, dan selamat Hari Pers Nasional 2019," ungkapnya.

Jokowi mengingatkan kepada wartawan atau para pelaku pers agar tak terseret pemberitaan hoaks yang kerap dibunyikan di media sosial. "Di tengah suasana seperti ini, media arus utama dibutuhkan untuk rumah penjernih informasi. Keberadaan mereka dibutuhkan sebagai media communication of hoax," ungkapnya.

Pada perayaan HPN 2019 kali ini, sejumlah penghargaan diberikan kepada berbagai pihak yang telah berdedikasi dalam perkembangan dunia pers, termasuk pemberian Medali Kemerdekaan Pers kepada Presiden Jokowi.

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pengembangan Tol Laut antara Kementerian Perhubungan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Perjanjian lainnya yakni MoU Pendidikan dan Pelatihan serta Peningkatan Profesionalisme Wartawan dan Pengembangan Warga Terdampak Bencana antara PWI dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Astra International Tbk, GAPKI, Artha Graha Peduli, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara Margiono selaku Penanggung Jawab kegiatan ini dalam laporannya di hadapan Presiden mengatakan, Kegiatan Peringatan Hari Pers Nasional di Surabaya ini merupakan Peringatan yang paling meriah dan mewah jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. " saya mengucapkan terimakasih kepada Pakde Karwo selaku tuan rumah yang telah banyak membantu kelancaran dan kenyaman kegiatan ini" ucap Margiono. (Tfb surabaya) // foto : fokusbatulicin.com

Alat Peraga Kampanye Diberangus Satpol PP

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 09 Februari 2019 | 06.17

fokusbatulicin.com - Jum'at (08/02), pagi, Tim Tim Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) menyisir jalan utama Kecamatan Kusan Hilir melakukan penertiban terhadap APK yang melanggar ketentuan. 

Sehari sebelumnya tim juga menertibkan APK diwilayah Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat. APK yang ditertibkan diantaranya baleho, spanduk, dan bendera yang dipasang dipohon, tiang listrik, dan fasilitas umum lainnya. Dari pantauan di lapangan, rata-rata pelanggaran terjadi pada pemasangan baleho dipohon-pohon dengan cara dipaku dan sebagainya.

Sebelum menertibkan APK yang melanggar ketentuan, petugas terlebih dahulu mengedukasi masyarakat sekitar terkait larangan memasang APK dipohon dan fasilitas umum seperti sarana ibadah, sekolah, dan gedung pemerintahan sebagaimana pasal 34 ayat (2) PKPU No 23 Tahun 2018 dan juga Peraturan Bupati Tanah Bumbu terkait larangan pemasangan baliho di pohon.

Komisioner Divisi Pengawasan, Muhammad Sakra Efendi menjelaskan terkait penertiban APK pihaknya melibatkan Asisten Bidang Pemerintahan selaku Ketua Tim Penertiban APK, Wakil Ketua dari Kepala Satpol PP dan Damkar, serta Sekretaris dari Kesbangpol Tanbu.

Penertiban APK juga melibatkan instansi lainya seperti Polres, Kodim, SKPD Pemkab Tanbu terkait, KPU, dan Parpol. ( Tfb) foto : ist


Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (PT. Media Fokus Batulicin, Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Penerbit : PT. MEDIA FOKUS BATULICIN. SK Menteri Hukum dan Ham RI No AHU -2459644. AH.01.01. TAHUN 2015. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan & Pemimpin Redaksi : Muhammad Fadli, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Redaktur : M. Ilham Zulkarnain. Devisi Periklanan : Ayu Hapsari. Kontributor : Didi, Iwan, Ewin. Anto. Ilham. Alamat Redaksi : Jl. Manggis Kelurahan Batulicin. No 212 Rt 8 Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com.
 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved