News

copyright by Fokus Batulicin @ 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Latest Post

Camat Wajib Ngerti Ilmu Pemerintahan

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 02 September 2015 | 12.47

BATULICIN-Menyusul akan diterapkannya undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diefektipkan tahun 2016. Jabatan Camat Wajib berdasarkan disiplin ilmu pemerintahan.

"Penegasan ini merupakan  perubahan dari aturan sebelumnya yang harus dijalankan demi penataan birokrasi menuju ASN yang lebih profesional,"Kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Drs. Said Akhmad saat memberikan apel pagi dihadapan PNS maupun PTT dijajaran lingkungan Pemkab Tanbu Rabu (2/9).

Menurut Sekda  Camat  mempunyai  tugas melaksanakan  kewenangan  pemerintahan  yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah, yang meliputi Bidang Pemerintahan Ketentraman dan ketertiban umum, ekonomi, pembangunan pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan pemberdayaan masyarakat serta kesejahteraan sosial.

Dengan demikian imbuh Sekda  sangatlah tepat penerapan undang-undang ASN juga menuntut camat harus profesional dengan dasar disiplin ilmu yang dimilikinya. Sehingga melalui disiplin ilmu yang dimiliki akan mendorong terciptanya pelayanan efektif terhadap masyarakat.

Selain Camat, penugasan CPNS yang berlatar belakang   ilmu pemerintahan, nantinya akan ditempatkan di kantor Kecamatan maupun kelurahan. "Setidaknya disiplin  ilmu yang dia miliki langsung diterapkan sesuai keahlian dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan ditingkat Kecamatan maupun Kelurahan" tandas Sekda.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyebutkan,  pemberlakuan Undang-undang ASN yang baru juga menuntut tentang kedisiplinan serta kinerja semua Aparatur. Dengan demikian  Peraturan baru tersebut akan  menerapkan  sistem berbasis kinerja maupun reword and Punishment melalui penilaian yang lebih  sistematis.

"Bila tidak memiliki kinerja dan disiplin yang baik  maka aparatur tersebut bersiap siap untuk dipensiunkan, begitu juga sebaliknya jika dapat memenuhi aturan yang sudah ditetapkan maka akan berpengaruh pada tunjangan berdasarkan intensitas kinerjanya" tandas Sekda.

Seperti yang dikutip Sekda Tanbu sebagaimana yang pernah disampaikan Menpan RI Yudi Crisnandi beberapa waktu lalu. Penerapan ASN yang maksimal harus dipaksakan sesuai acuan yang sudah ditetapkan. Hal ini dilakukan dalam rangka pembenahan aparatur dan Birokrasi yang lebih baik lagi.

"Yang penting setiap aparatur  dihimbau untuk memahami undang undang ASN tersebut. Hingga dapat dijadikan acuan untuk mempersiapkan diri menuju peningkatan aparatur yang lebih profesional," pungkas Sekda.

HIMPAUDI Ajak Orangtua Tingkatkan Kegemaran Anak Makan Ikan

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 01 September 2015 | 09.10


BATULICIN - Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Hj Erwinda Mardani mengharapkan masyarakat lebih mampu memberikan motifasi terhadap anak mereka supaya gemar mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang berbahan dasar ikan laut.

Dengan mengkonsumsi ikan dianggap bisa memberikan dampak yang luar biasa terhadap meningkatnya tumbuh kembang anak dalam keluarga.

"Anak-anak semuanya harus gemar makan ikan. Supaya tumbuh lebih sehat dan menjadi lebih cerdas," kata Erwinda Mardani saat saat menyapa anak-anak usia dini dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) HIMPAUDI Ke-X di Kecamatan Kusan Hilir, Minggu.

Peringatan HUT HIMPAUDI di ikuti oleh sekitar 500 lebih jumlah peserta, yang terdiri atas anak-anak yang masih berusia dini, guru, dan orang tua murid.

HUT HIMPAUDI yang mengambil bertema Cinta Maritim Dan AKu Suka Makan Ikan tersebut adalah rangkaian peringatan HUT HIMPAUDI Nasional yang secara serentak juga dilaksanakan di seluruh pelosok nusantara.

HUT HIMPAUDI dirangkai dengan aksi membakar ikan laut oleh masing-masing kelompok PAUD se-Kabupaten Tanbu. Ditambah dengan pemberian hadiah piala terhadap kelompok PAUD yang mendapat penilaian terbaik dalam aksi bakar ikan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perikanan, H Rahmad mengatakan, sudah selayaknya masyarakat lebih banyak menkonsumsi ikan laut, seiring melimpahnya hasil sumber daya laut yang ada di daerah.

Hasil tangkapan ikan laut mencapai 46 ribu ton per tahun yang jauh lebih besar dibanding kebutuhan ikan laut di masyarakat yang hanya sekitar 14 ribu ton per tahun.

"Artinya dalam hal ini Tanah Bumbu masih surplus dari hasil ikan laut. Bahkan tidak sedikit ikan laut yang dipasarkan hingga ke daerah lain," katanya.(Relhum)

Relawan TIK Tanbu Ikuti Pelatihan SIDeKa Di Jogyakarta

BATULICIN-Sejumlah 7 orang Relawan Tekhnologi Informasi Komunikasi( TIK) Kabupaten Tanah Bumbu berkesempatan mengikuti semiloka pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDeKa)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa di Hotel Eastparc Jogyakarta selama 4 hari dimulai 24 hingga 28 Agustus kemarin.

Selain Kabupaten Tanah Bumbu pelatihan  ini juga diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai propinsi dan Kabupaten di indonesia diantaranya Kabupaten Kotabaru, propinsi Sulawesi Tengah, Propinsi Papua serta Kalimantan Tengah.

Tujuan pelaksanaan pelatihan SIDeKa ini adalah menyiapkan sumber daya manusia sebagai pandu desa untuk mendampingi dan menyiapkan sumberdaya manusia lokal dalam desa tersebut guna menerapkan sistem informasi desa sesuai amanat dalam UU Desa No.6 Tahun 2014.

Sehingga nantinya  tiap desa mampu menerapkan sistem informasi desa sebagai bentuk kemandirian database desa, pemetaan potensi dan kekayaan desa, media transparansi dalam pelaksanaan pemerintahan desa serta untuk memberikan layanan terpadu kepada masyarakat desa.

Melalui SIDeKa ini diharapkan pembangunan desa yang berbasis tekhnologi informasi desa juga dapat mengakses  permasalahan geografis seperti halnya deteksi  bencana alam dan demografis dalam mengakses data kemiskinan di desa secara tepat dan akurat.

Pelatihan SIDeka diisi dengan pemaparan program pemerintah dari lintas sektoral kementerian yang mengacu kepada pengembangan Sistem Informasi Desa dalam konteks pemberdayaan warga  melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Selain itu peserta SIDeKa juga mendapatkan materi sosialisasi dan pendalaman UU Desa No.6 Tahun 2014 yang disampaikan langsung oleh Budiman Sujatmiko salah satu anggota DPR RI

Para peserta SIDeKa juga diberikan bimbingan teknis tentang penggunaan sistem informasi desa berupa penggunaan google drive, google docs, spreadseheet, formulir online dan pelatihan menulis untuk mengisi artikel/berita dalam web.desa.id.

Para peserta terlihat antusias belajar menulis di web.desa. Output pelatihan ini untuk menyiapkan pandu desa agar mampu mensosialisaikan sistem informasi desa dan menyiapkan sumberdaya manusia dari masyarakat lokal desa setempat agar mampu menerapkan SIDeKa kedepannya.

Sementara itu, acara diserta dengan sesi tanya jawab, kemudian di hari terakhir pelaksanaan diadakan diskusi kelompok serta kunjungan lapangan ke Desa Sukoeno Kabupaten Kulonprogo guna melakukan monitoring dan diskusi pemanfaatan di SIDeKa di desa setempat.
(Humas)

Implementasi Manajemen Illahiyah Terus Dilaksanakan

BATULICIN – Pelaksanaan pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) atau penerapan manajemen illahiyah yang telah dicanangkan oleh H.M. Zairullah Azhar masih terus berlanjut dan dilaksanakan oleh Pemerintah Tanbu dibawah kepemimpinan Bupati Mardani H Maming.

Bagian dari Implementasi manajemen illahiyah yang dilaksanakan saat ini yaitu dengan mendorong dan mendukung kehidupan beragama di Bumi Bersujud. Dari sekian banyak dukungan terhadap pembangunan bidang keagamaan yaitu dengan diberangkatkannya Muhammadiyah Tanbu untuk mengikuti Mukhtamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar Sulawesi Selatan belum lama tadi.

"Kami mengucapkan terimasih kepada Pemerintah Daerah khususnya pada Bupati Mardani H Maming dan Wakil Bupati Difriadi Darjat yang selama ini terus memperhatikan dan mendukung perkembangan kemajuan Muhammadiyah di Kabupaten Tanah Bumbu" ujar  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab Tanbu, Parhan Pasi pada saat menyampaikan sambutan pada pertemuan rutin dan pengajian pimpinan daerah Aisyiyah Kab. Tanbu yang dilaksanakan di Masjid Annizam Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (30/8) kemarin.

Dikatakan Parhan Pasi,atas dukungan nyata dari pemerintah daerah maka  sebanyak 176 orang warga dan simpatisan diberangkatkan untuk mengikuti Muhkatamar Muhammadiyah di Makasar.

"Tanpa dukungan dana dari Bupati Tanah Bumbu dan Wakil Bupati Tanah Bumbu mungkin kita tidak bisa mengirim peserta sebanyak itu," ujar Parhan Pasi.

Sementara itu, pengurus cabang Muhammadiyah Pagatan Andi Satria Jaya mengucapkan terimakasih kepada pemkab Tanbu yang selalu memperhatikan Muhammadiyah.

Menurut Andi Satria Jaya, dukungan dana tersebut merupakan implementasi dari penerapan manajemen illahiyah di Bumi Bersujud.

"Tidak benar kalau manajemen illahiyah sudah ditinggalkan pemerintah daerah. Berbagai bantuan untuk perkembangan pembangunan terus berlanjut hingga sekarang," ujarnya.

Pemkab Tanbu Gelar Pasar Tani

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 30 Agustus 2015 | 17.15

BATULICIN-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan  (BP4K) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mengelar Pasar Tani usai melaksanakan senam pagi, di halaman Kantor Bupati, Jumat(28/8).

Gelar tersebut tergabung dalam  beberapa SKPD setempat  yang terkait  seperti halnya Dinas Prikanan dan Kelautan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Prindakop dan Perdagangan.

Masing masing SKPD tersebut memiliki binaan masing masing berupa kelompok yang menjadi peserta gelar pasar Tani tersebut.

Kepala BP4K setempat H. Mustaing mengatakan tujuan digelar Pasar Tani, untuk memperkenalkan hasil produk masyarakat dan hasil panen para pertani maupun hasil pertanian Kabupaten Tanbu.

"Disini masyarakat yang memproduksi produk serta para petani dan tangkapan nelayan dapat lansung memasarkan hasilnya ke masyarakat. Dan dijual dengan harga pasar, sehingga mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar," kata Mustaing.

Selain itu katanya,  Pasar Tani, dapat mendekatkan para petani dengan masyarakat, sebab jual beli tanpa perantara. Keuntungan yang didapat petani pun bisa lebih besar dibandingkan harus dijual dulu ke pengepul.

"Kebetulan  pasar Tani ini berada di lokasi perkantoran, maka pembeli  yang dominan adalah pegawai, namun  gelar ini juga tidak menutup pembeli selain pegawai," jelasnya.

Sementara itu, berbagai hasil perkebunan yakni sayuran, buah-buahan dan hasil dari home industri perikanan seperti pentol, maupun ikan segar dan lainnya di jual di Pasar Tani.

Hanya dalam waktu singkat berbagai produk makanan, terutama hasil pertanian seperti sayuran, buah-buahan serta makanan laris habis terjual.

Seperti yang dituturkan  Mursidah salahsatu PNS  setempat. Digelarnya Pasar Tani ini  cukup memberikan kemudahan bagi pegawai. "Sehubungan bertepatan hari jumat yang merupakan waktu pendek, setidaknya kami tidak perlu kepasar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,"Ungkapnya.

Sebelum gelar dibuka, Assisten Bidang Perekonomian Ir. H. Riduan mengatakan. Pasar Tani ini merupakan simbol dari pemanfaatan sumber kekayaan yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu.

"Melalui Pasar Tani ini diharapkan gelar ini akan terus dilestarikan,  tidak saja di lokasi perkantoran, namun juga harus digelar di tengah umum, diharapkan gelar ini akan menjadi ikon Bumi Bersujud sebagai wadah pemasaran  atas sumberdaya alam yang kita miliki,"pungkas Riduan.
(Humas)

SMA Negeri 1 Simpang Empat Tambah Ruang Kelas Baru

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 28 Agustus 2015 | 11.15

BATULICIN – SMA Negeri  Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu menambah kelas baru guna mengakomodir tingginya animo masyarakat yang menyekolahkan putra-putrinya di lembaga pendidikan tersebut. 

Tambahan ruang kelas baru diresmikan secara langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H M Riduan yang didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan, Abdul Latif, Kepala Sekolah, Condro Kasianto, komite sekolah, guru dan sejumlah staf SMA Negeri 1 simpang Empat belum lama tadi.

Peresmian ruang kelas tersebut sekaligus menjadi rangkaian Peringatan Hari Ulang (HUT) SMA Negeri 1 Simpang Empat yang ke-22. 

Ulang tahun yang bertema "Dengan HUT ke 22 SMAN 1 Simpang Empat Kita Tanamkan Sikap Cinta Tanah Air Dan Kepedulian Lingkungan Dalam Rangka Penguatan Nilai Karakter Menuju Sekolah Yang Berprestasi Dan Berwawasan Lingkungan" itu juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada para guru dan siswa berprestasi, pemotongan tumpeng, orasi ilmiah, dan sejumlah pentas kesenian.

Condro Kasianto, mengatakan,  diusianya yang ke-22 tidak sedikit prestasi yang diraih para siswa dan guru-guru SMA Negeri  1 Simpang Empat baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional.

Beberapa prestasi yang baru saja diraih antara lain keberhasilan meningkatkan nilai akreditasi sekolah dari 91 menjadi 97 dengan predikat A, Prestasi peduli dan berdaya lingkungan di tingkat Nasional, Prestasi peserta Ujian Nasional  lulus 100 persen tahun 2014-2015.

Ditambah lagi prestasi para guru teladan yang mewakili Provinsi kalimanatan Selatan (Kalsel) di tingkat nasional.

Kemudian juara umum olimpiade sains empat tahun berturut di tingkat kabupaten, juara 1 lomba festival seni tingkat kabupaten, dan banyak lagi prestasi-prestasi yang lain.

Prestasi itu merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak disekolah serta dukungan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dalam rangka meningkatkan kecerdasan anak bangsa yang berdaya saing tinggi.

"Tentunya keberhasilan ini harus dijadikan motivasi para guru dan pelajar di sekolah untuk terus meningkatkan kualitas diri mereka menjadi pribadi yang berkarakter dan sukses. Lebih dari itu, kita semua juga harus lebih mengutamakan pola pendidikan berkarakter dan beraklak mulia,' katanya.

Pada kesempatan itu,  Riduan juga mengatakan pembangunan sektor pendidikan selama ini telah menjadi fokus perhatian pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Bupati, Mardani H Maming.

Jika selama ini pemerintah pusat mengalokasikan dana sebasar 20℅ dari anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk biaya pendidikan, pemerintah Kabupaten Tanbu sendiri juga mengalokasikan dana sebesar 21℅ dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk biaya pendidikan sekaligus menggartiskan biaya sekolah hingga 12 tahun.

"Artinya pendidikan menjadi sangat penting dimata pemerintah. Untuk itulah para guru dan siswa-siswi di sekolah harus terus meningkatkan kualias diri masing-masing agar dapat menjadi pelopor atau penerus pembangunan di kabupaten yang kita cintai ini," katanya.  (adv/relhum)

Karbin Canangkan One Day No Rice

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 27 Agustus 2015 | 19.39

BATULICIN – Jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang  Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mencanangkan program "One Day No Rice" (satu hari tanpa nasi) kepada masyarakat, menyusul terpilihnya desa tersebut sebagai salah satu desa terbaik yang menjadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pencanangan program "One Day No Rice", dihadiri oleh Ketua PKK Tanbu, Hj Erwinda Mardani serta sejumlah tamu undangan dari pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan (Sumsel) yang melakukan kunjungan kerja ke Kab. Tanah Bumbu terkait KRPL di Desa Batulicin Irigasi.

"Dicanangkanya program ini, karena hampir 80 persen masyarakat Desa Batulicin Irigasi telah sukses memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari. Kondisi ini diharapkan dapat lebih meningkatkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat lokal," kata Hj Erwinda Mardani dalam acara pencanangan program "One Day No Rice" di Desa Batulicin Irigasi Kecamatan Karang Bintang, belum lama tadi.  

Program "One Day No Rice" jelas Erwinda, akan menjadi bukti di masyarakat bahwa mereka akan tetap mampu meningkatkan gizi keluarga tanpa harus bergantung terhadap komoditi beras sebagai sumber makanan pokok.

Kebutuhan beras dapat diganti dengan sumber karbohidrat yang lain seperti dari jenis ubi, ketela pohon, dan umbi-umbian lain dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang ada di sekitarnya.  

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah, Akhmad Fauzi melalui Kasi Konsumsi Keamanan dan Gizi Pangan, Erna Kalsum, juga mengatakan program "One Day No Rice" merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah agar masyarakat lebih terbiasa mengkonsumsi panganan lokal sebagai pengganti beras. 

Sehingga ketergantungan masyarakat dalam mengkonsumsi beras atau nasi tiga kali sehari dapat diminimalisir dengan cara mengganti makanan yang mengandung karbohidrat dari jenis tanaman lain. 

"Makan nasi tiga kali sehari sudah menjadi kebiasaan masyarakat pada umumnya. Melalui program "One Day No Rice" setidaknya kita berupaya memberi pemahaman penting kepada masyarakat luas tentang manfaat sumber karbohidrat lain yang bisa menggantikan beras," kata  Erna Kalsum.

Tak ubahnya memakan nasi, jelas Erna, untuk menambah selera makan saat mengkonsumsi karbohidrat lain (selain beras), tidak ada salahnya jika kita tambahkan sayur, ikan, dan lauk-pauk sebagai pelengkap gizinya. Kebutuhan makanan ini bisa mudah kita dapatkan dengan cara memanfaatkan lahan pekaranagan yang ada.
 
"Upaya ini sekaligus untuk lebih menghidupkan sistem perekonomian khususnya bagi masyarakat yang tinggal di perdesaan," ujarnya. (relhum)

BKD Tanbu Mutakhirkan Data PNS

BATULICIN – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mulai memutakhirkan data status Pegawai Negeri Sipil (PNS) guna memenuhi kebutuhan pengembangan sistem informasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih rasional.

Terkait pemutakhiran data PNS tersebut seluruh jajaran PNS dilingkungan pemerintah daerah, diharapkan dapat proaktif untuk melakukan Pendataan Ulang Pegawai Negri Sipil secara Elektronik (e-PUPNS) hingga batas waktu akhir Desember 2015. 

"Jika tidak melakukan pendataan ulang, maka PNS yang bersangkutan akan dinyatakan berhenti atau pensiun," kata Kepala BKD Tanbu, Ambo Sakka pada saat sosialisasi e-PUPNS, di Kapet, Batulicin, Kamis (27/8).

Menurut Ambo Sakka, e-PUPNS, sendiri merupakan implementasi peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 19 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik dan Surat Edaran Kepala BKN Nomor: K.26-30/V77-4/99 Tentang e-PUPNS.

Berdasarkan peraturan itu, bagi PNS yang tahun ini tidak mengikuti PUPNS status kepegawaianya tidak akan tercatat dalam data base ASN Nasional BKN dan tidak akan mendapatkan layanan kepegawaian, serta dinyatakan berhenti atau pensiun.

Pengisian data e-PUPNS dianggap sangat penting untuk segera dilakukan bagi seluruh PNS yang ada di daerah. Karena ini merupakan program nasional di bidang kepegawaian khususnya bagi PNS yang masih ingin diakui status kepegawaianya oleh pemerintah.

"Waktunya tinggal sedikit. Kita harus bekerja keras dan bekerjasama menyelesaikan pendataan ini. Jangan sampai ada pegawai yang masih tidak terdata. Kami harap seluruh pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) masing-masing juga dapat berkomitmen menyelesaikan pendataan PNS tersebut," pinta Ambo Sakka.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Bidang II Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M Idjra'I, M.Pd juga berpesan, agar peserta sosialisasi benar-benar dapat mempelajari data PNS secara online.

"Jika tidak mengerti harus segera ditanyakan, karena pendataan ini sangat penting untuk dilakukan," ujar M. Idjrai.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Bidang Info dan KHP BKD, Eddy Sukhrawardi. Pendataan PUPNS Nasional merupakan kegiatan pemutakhiran data PNS yang dilakukan secara online dan akan berakhir pada akhir Desember 2015.

Sesuai mekanisme, katanya, proses pemutakhiran data dapat dimulai dengan cara melakukan pemeriksaan data yang tersedia dalam data base kepegawaian BKN.

Selanjutnya PNS bersangkutan melakukan perbaikan data yang dianggap tidak sesuai kemudian menambahkan atau melengkapi data yang belum lengkap dalam didata base BKN tersebut.

Pemeriksaan data dan pengisian data dapat dilakukan secara online dengan cara mengakses alamat website PUPNS 2015 BKN di http://pupns.bkn.go.id.

Data yang diperiksa oleh pegawai nantinya akan diverifikasi pada level satu, atau diverifikasi oleh bagian kepegawaian SKPD masing-masing.

Jika data sudah akurat, akan dilanjutkan verifikasi oleh BKD Tanbu yang kemudian dilanjutkan ke BKN Regional Kalimantan Selatan. "Baru kemudian ke BKN pusat yang ada di Jakarta," katanya. (relhum).

Selamat Datang Di Portal Surat Kabar Elektronik Tanah Bumbu (Tanbu Cyber Magazine)

REDAKSI

Foto Saya
Batulicin, Kalsel, Indonesia
Pendiri : Muhammad Fadly Al Faritzi, Penerbit : Edha Kencana Corp. Penasehat Hukum : Novri Aritonang SH, Pemimpin Perusahaan : Chandra.H, Pemimpin Redaksi : M. Fadly A.F, Pusat Data dan Analisis : Rudi. H. Kontributor :Fadly, Rahmiadi, M. Ilham Zulkarnain Alamat Redaksi : Jl Raya Pelajau Komplek Perum. Sampoerna Desa Barokah Simpang Empat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Email : fadlybatulicin@gmail.com. HP. 081349473347

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Mari Kenali Lebih Dekat Bersama Mardani H Maming di WWW.MARDANI-CENTER.COM

 
Support : Creating Website | EDHA KENCANA CORP | Batulicin
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved