Home » » Dayak Bangkalaan Terima Ambulance Wallesta

Dayak Bangkalaan Terima Ambulance Wallesta

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 29 Maret 2011 | 08.18


BATULICIN-Bangkalaan dayak, adalah merupakan suatu kawasan permukiman adat dayak Kabupaten Kotabaru/Tanah Bumbu, yang kini kondisinya mulai berangsur angsur pulih, pasca bentrokan yang kerap terjadi di daerah tersebut akibat dari perseteruan perebutan kekuasaan Gua Temuluang alias Gua sarang wallet. Gua temuluang sudah menjadi bagian dari kehidupan dan penghidupan masyarakat adat dayak Bangkalaan secara turun temurun. Selain sebagai salah satu wadah persembahyangan mereka, Gua yang kini ramai diperbincangkan hingga di tingkat Pemerintah Pusat Jakarta itupun kini menjadi sumber kesejahteraan mereka.


Setelah kisruh berkepanjangan sejak tahun 2000 lalu, akhirnya pengelolaan sarang wallet dipercayakan kepada PT. Walesta. Sebuah perusahaan pengelolaan sarang wallet resmi yang mendapatkan rekomendasi dari SK Bupati Kotabara. Meskipun demikian, tetap saja masih ada orang yang merasa tidak puas dengan system dan menejemen PT. Walesta. Paradigma sebuah kehidupan masyarakat pedesaan, untuk memperjuangkan hak-hak mereka secara bersama sama.

PT. Wallesta, menurut tokoh masyarakat, Pamong Desa, Tokoh Adat Dayak Bangkalaan, sejak beroperasi dari Tahun 2005 lalu, telah diberikan mandate dan kepercayaan penuh secarah syah menurut hukum di Negara Republik Indonesia maupun berdasarkan norma-norma yang berlaku di mata masyarakat Adat Dayak Bangkalaan.

Selain memberikan sumbangan berupa sebuah bangunan balai Desa, memberikan perhatian terhadap sejumlah fasilitas umum di pedesaan, kini PT. Wallesta merasa terpanggil untuk memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat suku pedalaman Kotabaru-Tanah Bumbu itu. Untuk sekala sebuah desa terpencil, Mobil Ambulance Daihatsu New Grand Max yang diberikan PT. Wallesta adalah bukan hal yang sangat bermanfaat dan tergolong cukup mewah. Mengingat di tempat itu hanya bermukim puluhan kepala keluarga.

Direktur PT. Walesta Habib Hasan Al Jufri mengatakan, pemberian Ambulance itu murni untuk masyarakat Dayak bangkalaan, namun tidak menutup hati, jika masyarakat desa sekitarnya ada yang membutuhkan jasa antar jemput rujukan, dengan ikhlas mobik tersebut bisa dipinjamkan, dengan catatan di kelola, dan dirawat dengan baik baik.

“ini sebuah komitmen kami dari perusahaan yang berkerja ditengah masyarakat adat dayak bangkalaan. Kami akan terus berupaya memberikan perhatian terhadap masyarakat disini, baik itu kesejahteraannya, ketersediaan fasilitas umum, pendidikan maupun kesehatan mereka, agar terjadi hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat yang ada, tumbuh secara bersama, dan turut merasakan kesejahteraan bersama dari ketersediaan sumber daya alam di daerah ini” ujar Habib Hasan sesaat setelah menyerahkan secara penuh fisik mobil Ambulance tersebut, di kantor Kecamatan Kelumpang Hulu, Senin kemarin.

Sementara Hinggand, ketua Adat Dayak bangkalaan, menyambut baik dengan niat PT. Wallesta. Seraya mengucapkan ribuan terimakasih atas nama seluruh masyarakat Adat dayak Bangkalaan. Dengan penuh harapan, agar sumber daya alam yang tersedia di Bangkalaan, bisa turut serta dinikmati oleh penduduk pribumi, meskipun dikelola maupun di eksplorasi/eksploitasi oleh sebuah perusahaan dari luar daerah. Agar kesejahteraan masyarakat Adat Dayak Bangkalaan terus meningkat, dan jauh dari kesan keterpurukan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved