Home » » Padam 7 Jam, Dua Pusat Pembangkit PLN Tanbu Rusak

Padam 7 Jam, Dua Pusat Pembangkit PLN Tanbu Rusak

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 20 Maret 2011 | 08.04

BATULICIN- Masyarakat Tanah Bumbu kembali dibuat Kelimpungan, lantaran Listrik diwilayah tersebut padan 7 jam setiap hari. Pemadaman tersebut dilakukan secara bergilir, terutama yang beradapada jalur-jalur pembakiit PLTD Kusan Hilir dan PLTU ITP Tarjun. Hal ini diakibatkan dari kedua pembakit mengalami kerusakan yang cukup serius, dan memasuki masa perbaikan akibat gangguan tekhnis pada bagian mesin.



kondisi tersebut kembuat tak sedikit pelanggan PLN mengeluh, dan mencaci maki perusahaan BUMN yang konon katanya selalu rugi tiap tahun ini. keluhan itu bukan tanpa alasan, mengingat selain menghambat aktifitas mereka setiap hari, pemadaman ini juga kerap dituding sebagai salah satu akibat peristiwa kebakaran di tanbu belakangan ini. saat listrik padam, masyarakat tanbu yang nota benenya tak mampu membeli jenset, lebih memilih menggunakan lilin atau lampu templok. lengah sedikit, kebaran pun bisa saja tak terhindarkan.



"kalau sudah terbakar, rasanya tidak pernah PLN yang disalahkan cukup masyarakat yang jadi korban. tinggal tunjuk korban saja dan sumber apipun cukup dikatakan dari lilin atau lampu templok. tapi kalau kita lihat penyebab kebakaran bisa saja gara-gara mati lampu, lalu orang menghidupkan lilin.. tapi itulah hukum bisa dibolak balik, bisa ditukar tukar, bisa dijual dan mungkin saja bisa dijual.. yang pastinya, PLN harus lebih profesional. sehingga hoby memadamkan listriknya bisa dikurangi bahkan dihapuskan alias tidak ada pemadaman lagi" ujar Warno, warga Simpang Empat.



H. Samsu Saleh selaku Kepala PLN Ranting Batulicin saat ditemui Wartawan Kemarin diruang kerjanya. Samsu Saleh mengatakan, ITP Tarjun sedang mengalami Shut Down atau Over Houl selama beberapa hari ini, terhitung sejak Tanggal 5 Sampai dengan 25 Maret Mendatang. Jika pada umumnya PLTU ITP Tarjun menyuplai daya sebesar 3,2 MW, dalam kondisi saat sekarang hanya mampu memberikan 1,7 MW sampai dengan 2 MW saja. Itupun di produksi bukan dari pembangkit PLTU, melainkan hanya dari Jenset berkapasitas 2X1 MW.


Di pihak lain, PLTD Pagatan sejak awal Februari mengalami gangguan pada mesin sewa milik IHM, dimana pada mesin pembangkit PLTD saat ini kehilangan 1,5 MW, dimana secara total, pembangkit itu bisa menghasilkan 7,5 MW. Sementara, untuk perbaikan mesin sendiri pihak PLN belum bisa memastikan, dan memprediksi kapan masa perbaikan mesin itu selesai dilakukan.

“untuk pemadaman dilakukan hanya pada jalur tertentu, seperti dari jalan raya batulicin sampai dengan seerongga, kemudian simpang empat menuju jalan transmigrasi, serta ke arah karang bintang dan kecamatan Mentewe. Sebagiannya lagi ke arah jalan raya Kodeco” papar Samsu Saleh.

Kedepannya, dipaparkan Saleh, pada bulan April mendatang bakal didatangkan dua unit mesin pembangkit berkapasitas 2X1 MW, yang didatangkan dari Maburai Tanjung. Sementara itu dalam waktu dekt ini tepatnya pada pertengahan Agustus 2011 ini Suplai dari Pembangkit PT MJIS, untuk PLN yang dibeli sebesar kurang lebih 16 MW sudah siap disalurkan untuk masyarakat Tanah Bumbu. Belum lagi, pada akhir 2011 mendatang Gardu Induk yang saat ini dibangun di Gunung Tinggi berbarengan dengn Transmisi Asam, Asam Batulicin, PLTU Asam Asam juga akan Selesai.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved