Home » » Perumahan, Terancam Tak Bisa Memiliki Jaringan PDAM

Perumahan, Terancam Tak Bisa Memiliki Jaringan PDAM

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 18 Maret 2011 | 18.18

Berharap Bisa Difasilitasi Pemda

BATULICIN- Ratusan Penghuni komplek Perumahan Sampoerna Pelajau Kecamatan Simpang Empat, kini terancam tak bisa menikmati air bersih dari Per usahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab. Tanah Bumbu. Lantaran, pihak PDAM terkesan pilih kasih dalam hal memberikan pelayanan. Hal ini bermula dari peernyataan pihak PDAM sendiri, yang enggan memasangkan jaringan ke komplek tersebut, jika Pelanggan diperumahan tersebut tidak memenuhi Target PDAM, yang harus mencapai 150 pelanggan yang harus mendaftar secara bersamaan. Jika tidak, bisa dipastikan air PDAM tersebut tidak bakal mengalir kerumah mereka.



Hal tersebut, terungkap saat sosialisasi pemasangan baru digelar di Komplek perumahan tersebut, dengan difasilitasi Ketua RT 15 Komp. Sampoerna, Dardiansyah. Dimana, dalam kesempatan itu terungkap bahwa PDAM baru akan menyambungkan pipa penyalur kerumah-rumah yang ada di komplek itu, jika yang mendaftar sebagai pelanggan pertama tercatat sebanyak 150 orang. Hal ini, guna mensiasati beban biaya pengadaan pipa penyalur dan juga pipa distribusi rumah pelanggan. Sementara, dari masyarakat penghuni komplek, mrnginginkan sama seperti pelanggan lainnya diluar komplek, setiap ada pengajuan permohonan pasang baru, mereka langsung ditangani, meskipun ada yang sampai membayar diatas, 1 atau 2 juta rupiah.


Menanggapi, sikap nyeleneh PDAM yang menerapkan sistem pemasangan baru yang seperti itu. Sejumlah penghuni Komplek merasa sangat keberatan. Mengingat, sikap PDAM yang terkesan pilih kasih itu, telah merugikan banyak pihak. Pasalnya penghuni komplek perumahan itu sampai saat ini tak bisa menikmati air bersih yang sudah merupakan hajat hidup orang banyak.

“seharusnya, segala bentuk pengadaan pipanisasi itu sudah merupakan tanggung jawab pihak PDAM. Masyarakat hanya dibebankan pada biaya pemasangan baru, selebihnya itu merupakan kewajiban PDAM dalam memberikan pelayanan publik yang baik. Bukan membebankan ke pelanggan” ujar Adly Warga Komplek Perumahan Block Q.

Sementara, Ketua RT 15 Dardiansyah, berharap dengan kondisi ini Pemerintah bisa memfasilitasi dan membantu memberikan solusi, agar masyarakat penghuni komplek bisa menikmati air bersih tersebut. Jika tanpa ada perhatian serius pemerintah daerah, maka sulit hal ini bisa terealisasi” ucap. Dardiansyah. Kemarin.

PLt. Dirut PDAM Tanah Bumbu Zulkarnain melalui Kasi Tekhnik Syarif Abdullah mengatakan, sejumlah Perumahan yang dibangun oleh Developer di Wilayah Tanah Bumbu sampai saat ini belum ada mengajukan permohonan sambungan PDAM. Semestinya, permohonan tersebut diajukan disaat adanya perencanaan awal pembangunan master plane pembangunan komplek perumahan itu sendiri. Sehingga disaat proses pembangunan perumahan berjalan, pemerintah daerah melalui PDAM dapat memasukan anggaran perencanaan pembangunan line pipa penyaluran. Sehingga, begitu perumahan sudah berpenghuni, air PDAM sudah bisa mengalir.

“jika hanya ada permohonan sepihak dari penghuni perumahan, sebenarnya kami tidak mematok berapa jumlah pelanggan yang harus memohon. Hanya saja, karena kami tidak memiliki anggaran tersendiri untuk pemasangan pipa distribusi ke komplek perumahan yang ada, maka itu dengan sangat terpaksan kami bebankan kepada pelanggan. Satu yang menjadi catatan, didaerah komplek perumahan, seperti Sampoerna saat ini belum terpasang pipa induk yang mengarah ke lokasi tersebut, apalagi pipa jaringan rumah pelanggan. Seandainya ada pipa line terpasang, maka kamipun akan segera memasangkan pipa penyalur rumahnya.” Ujar Syarif bdullah, saat ditemui diruang kerjanya kemarin.

Ironisnya lagi, ujar Syarif Abdullah, di Tahun 2011 ini, PDAM ditargetkan mampu menjaring 1500 pelanggan baru. Akan tetapi itu semua tidak didukung dengan anggaran pemasangan line pipa baru. Sehingga target tersebut diharapkan bisa direalisasikan melalui pemasangan pelanggan baru yang berdomisili di pinggir jalan raya, yang sudah memiliki line pipa induk sebelumnya. Jika ada pemohon yang terletak cukup jauh dari Line pipa induk, mau tidak mau ucap Syarif harus menunggu dengan penuh kesabaran.

“mudahan ditahun 2012 mendatang, pemerintah daerah bisa menganggarkan” ujar Zulkarnain.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved