Home » » 4 Pejabat Penting Tanah Bumbu Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

4 Pejabat Penting Tanah Bumbu Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 07 April 2011 | 11.06


-Kejari Tetapkan Sebagai Tersangka
BATULICIN- setelah pihak Kepolisian, BPKP, dan Kejaksaan Negeri Batulicin melakukan pemeriksaan, akhirnya tiga “Kasus Nyentrik” pemerintah kabupaten Tanah Bumbu, rampung di awal April 2011 ini. Bahkan diakhir Juli mendatang, 3 kasus itu akan dilanjutkan ke persidangan Kotabaru. Sementara yang 2 kasus lainnya bakal menyusul dan masih menunggu pemeriksaan tahap akhir terselesaikan. Namun, meskipun demikian, tetap saja Kajari Batulicin Sudirman Syarif SH melalui Kasi Intel Nor Fachmi SH menetapkan dari ke empat kasus Perdana di tahun 2011 itu telah memiliki para Tersangka.


Nor Fachmi SH Kamis (7/4) kemarin menjelaskan, ketiga Kasus Dugaan Korupsi tersebut diantaranya Kasus peningkatan kualitas Bandar Udara Batulicin menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di pertengahan Tahun 2007 lalu, yang menyeret Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Pada waktu itu Drs. Saptono Soemadi bersama Kontraktornya H. Sudungan. Dimana dari kasus ini Negara mengalami kerugian diperkiraka mencapai Rp.150.000.000., (seratus Lima Puluh Juta Rupiah).

“itu berdasarkan temuan BPKP, dan kita lanjutkan dengan pemeriksaan. Hasilnya, kita telah menetapkan kedua orang tersebut sebagai Tersangka. Dan Insya Allah Akhir Juni 2011 mendatang kita lanjutkan ke Persidngan di Kotabaru” Ujar Nor Fachmi kemarin.

Kasus kedua lainnya adalah proyek Multy Years Pengerjaan Pasar Satui Kecamatan Satui Tahun Anggaran 2007-2009. Dengan daftar tersangka diantaranya adalah Pengguna Anggaran Dinas Tata Bangunan Pertamanan pasar dan Kebersihan (DISTAPASHAN) atau Kepala Dinasnya, Drs A. farhan M.Si yang sampai saat ini masih menempati posisi jabatan tersebut. Berikut Kontraktornya Dir. CV. Kharisma Agung, Yudi Hariyadi. Dari kasus Ini di duga Negara Mengalami Kerugian sekitar Rp.500.000.000,. (Lima Ratus Juta Rupiah).

“kasus ini juga sudah kita selesaikan. Insya Allah akhir Juni juga akan kita sidangkan, berbarengan dengan kasus lainnya” Papar Fachmi.

Kasus ketiga yang juga telah selesai memasuki masa pemeriksaan adalah kasus pengadaan ternak Sapi tahun Anggaran 2007 pada Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, yang juga diduga menyeret kepala dinasnya IR. Edward Turrahman. Beserta Kontraktornya yakni Ny. Aisyah. Dimana dari Kasus ini Negara mengalami kerugian mencapai Rp.350.000.000. (Tiga ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

“Terungkapnya kasus ini juga berkat kerja keras dari pihak BPKP. Kepolisian dan Kejaksaan Negeri. Dan ketiga Kasus ini siap kita lanjutkan ke pengadilan secara berbarengan” terang Fachmi.

Selain ketiga Kasus itu, dua kasus lainnya masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut di meja Kejari dan Kejati Kalimantan Selatan. Kasus yang kini tengah di tangani dimeja Kejaksaan negeri Batulicin adalah dugaan Kasus Korupsi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMKN 2 Tanah Bumbu. Atas nama Ribut Giono. Menurut Fachmi Sejumlah saksi saksi telah menjalani pemeriksaan, termasuk mantan Kepala Dinas Pendidikan masa itu, Ir. Bakhriansyah MM yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Tanah Bumbu. Selain itu, Kepala Inspektorat Tanah Bumbu Ardiansyah Masda juga turut diperiksa, berikut sejumlah staf yang sebelumnya melakukan Audit terhadap Kasus ini. Dimana, berdasarkan temuan Inspektorat dari kasus ini Negara diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp.300.000.000,. (Tiga Ratus Juta Rupiah). Dari Pemeriksaan Kejaksaan Negeri Batulicin, terhadap kasus yang satu ini, untuk penetapan Tersangka, hal itu menguat kepada Kepala Sekolah SMKN 2 sendiri, yakni Ribut Giono.

Satu kasus lainnya yakni, proyek pengerjaan pasar pagatan yang juga diperkirakan telah menyebabkan kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah. namun kasus tersebut tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi kalimantan Selatan.

“nah. Untuk kasus proyek Pengerjaan Pasar Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, sampai saat ini masih ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, apa Hasilnya kita belum tahu” Ucap Fachmi, yang ditemui diruang kerjanya oleh Wartawan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved