Home » » Jurnalis harus Bersertifikat

Jurnalis harus Bersertifikat

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 16 April 2011 | 10.24


TAPIN- Dari sekitar 20.000 Jurnalis yang bertugas di Indonesia, dipastikan hanya 30 persen yang memiliki SDM mumpuni dengan kualitas tinggi. Selebihnya hanya mengandalkan naluri, Bolpoint, buku dan Kamera semata. Menurut Sekjen PWI Pusat Jakarta, ketika bertandang ke Rantau-Tapin dalam sebuah perhelatan puncak peringatan Hari Pers Nasional ditempat itu, Kamis (14/4) belum lama tadi, kondisi dunia Jurnalis saat ini sungguh sangat memprihatinkan. mengingat disaat dunia Perss, dan dunia Media Massa tumbuh berkembang pesat tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM Perss sendiri.


“hal ini perlu menjadi perhatian Pemerintah, Organisasi Pers, hingga Media tempat mereka bernanung. Untuk itu perlu dilakukan secara terus menerus pelatihan, pendidikan, workshop, dan bentuk bentuk peningkatan SDM lainnya bagi jurnalis. Sehingga Perss yang bertugas adalah Perss sehat. Perss yang menjadikan Media juga sehat dengan menghadirkan liputan pemberitaan yang berimbang dan berkualitas” ujar Sekjen PWI Pusat Jakarta.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan PWI Pusat jakrta, Marah Sihabang menjelaskan ditahun 2012 mendatang, semua jurnalis yang bertugas di Indonesia harus memiliki sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh lembaga Pers, Universitas, dan Media Massa yang telah memiliki petugas penguji kompetensi wartawan. Tanpa itu, media massa dilarang memperkerjakan wartawan tanpa Sertifikat. Karena SDM Jurnalistiknya masih dianggap belum sempurna dan tidak layak untuk bertugas.

“ini juga ironis. Saat media tumbuh berkembang dengan pesat, baik cetak, elektronik maupun melalui media maya, tapi justru anggaran untuk peningkatan kualitas SDM jurnalis ini tidak ada, seharusnya Pemerintah memperhatikan itu” ujar Marah Sihabang ketika mendampingi Sekjen PWI Pusat ke Rantau.
Sementara Ketua PWI Kalimantan Selatan, Drs Fathurrahman sebelumnya mengatakan khusus pada organisasi Pers PWI kalimantan selatan, dalam waktu dekat ini diharapkan peningkatan kualitas SDM jurnalis kalsel sudah bisa dilakukan. Baik standar uji kompetensi, sertifikasi maupun peningkatan SDM melalui jalur pendidikan formal.


“saya kira itu sangat perlu dilakukan. Agar wartawan mampu berkerja secara propersional, proporsional, memahami perundang undangan, kode etik jurnalistik, Undang Undang Perss, serta memiliki keahlian khusus dalam melakukan infestigasi mengumpulkan data menjadi sebuah fakta yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum” ujar Fathurrahman.

Sehingga, disetiap organisasi Perss, terlebih PWI yang telah berdiri di setiap daerah,,diharapkan sejak dini terus melakukan peningkatan kualitas SDM jurnalis dengan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan melibatkan unsur pemerintahan, pekerja suasta, pelajar dan lembaga hukum lainnya.

Dari Puncak kegiatan peringatan Hari Pers Nasional Daerah di Rantau, Bupati Tapin H Idis Nur Halidi menerima penghargaan Pin Emas atas penghargaannya terhadap dunia jurnalistik dan perkembangan media masa di kab/kota Rantau-Tapin. Berikut Pimpinan media Kalimantan Post H. Taufik Effendi bersamaan dengan itu juga menerima penghargaan Pers Card Number One 2011-Kalimantan Selatan yang diserahkan langsung oleh Sekjen PWI Pusat.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved