Home » » Bupati Tanbu Luncurkan ADD

Bupati Tanbu Luncurkan ADD

Written By Fokus Batulicin on Senin, 23 Mei 2011 | 18.17

Batulicin- Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming mulai mengefektikan alokasi tunjangan kepala desa dan ketua RT menyusul terbentuknya program alokasi dana desa (ADD).


Terbentuknya program ADD dimaksudkan untuk menghindari terhambatnya pencairan dana pemerintah desa tahap berikutnya disuatu satu kecamatan akibat tidak beresnya laporan surat pertanggung jawaban (SPJ) keuangan desa lain dalam kecamatan tersebut

"Kalau dulu penangan SPJ masih bersifat global dari masing-masing kecamatan. Jika ada sebuah desa tidak mempertanggung jawabkan SPJ-nya maka desa yang lain pada kecamatan tersebut turut mengalami hambatan pencairan dana desa tahap berikutnya, " kata bupati dalam rapat koordinasi dengan camat dan kepala desa se-Kabupaten Tanah Bumbu, di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, belum lama tadi.

Melalui program ADD, tambah bupati, resiko keterlambatan maupun kesalahan laporan SPJ desa tertentu nantinya akan ditanggung sendiri pemerintah desa yang bersangkutan. Sementara desa lain dalam kecamatan terkait akan tetap berpeluang menerima dana desa tahap berikutnya sesuai dengan laporan SPJ yang tepat waktu diberikan ke pemerintah daerah. Tunjangan kepala desa yang awalnya ditangani masing-masing pihak kecamatan nantinya juga dialihkan melalui program ADD tersebut. Sehingga alokasinya dapat langsung diambil atau dicairkan dari kas desa masing-masing atau rekening ADD.

"Saat ini program ADD sebenarnya sudah terbentuk. Cuma pos anggaranya masih ada di kecamatan.Jadi, kami harap saat perubahan nanti tunjangan kepala desa sudah mulai dimasukan pada kas desa masing-masing," katanya.

Bupati mengakui ada persoalan lain yang harus ditangani jika tunjangan setiap RT nantinya juga dimasukan melalui program tersebut. Hal ini disebabkan tidak samanya jumlah RT dari masing-masing desa sehingga dianggap memerlukan penyusunan administrasi lebih matang agar tunjangan diberikan menjadi efektif dan lebih tepat sasaran. Alokasi dana desa yang akan diberikan satu tahun mencapai Rp150 juta per desa. Dana tersebut sudah termasuk bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

"30 persen dari jumlah ADD nanti boleh digunakan sebagai biaya operasional pemerintah desa. Dan tentu alokasinya sesuai program yang disepakati dengan badan permusyawaratan desa (BPD) yang bersangkutan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved