Home » » Kantor Bupati Tanbu Lumpuh Total

Kantor Bupati Tanbu Lumpuh Total

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 11 Mei 2011 | 15.42

-Mesin Pembangkit Listrik Kantor Bupati Rusak, Pegawainyapun Berhamburan
BATULICIN- Dua pembangkit listrik berkekuatan 350 Kwh dan 200Kwh yang berada di pusat perkantoran Bupati Tanah Bumbu, kini kondisinya rusak parah. Awalnya Kerusakan ringan sempat terjadi sudah sejak tiga hari lalu, dan hari ini, Rabu (11/5) diperkirakan pembangkit tersebut kini kondisnya Off, alias tak bisa digunakan lagi.


Setelah sempat mengeluarkan bunyi yang cukup nyaring, dalam waktu sekejap tiba-tiba saja mesin yang selama ini menopang kegiatan Administrasi di Sekretariat Pemerintah Daerah Kab. Tanbu itu mati seketika. Akibatnya. Segala kegiatan operasional pemerintahan yang sebelumnya terjadi super sibuk ditempat itu, lumpuh total satu hari. Ratusan PNS, PTT dan bahkan office boy yang bertugas ditempat itupun memilih berhamburan diluar ruangan. Maklum berbagai peralatan tekhnis seperti computer, fax, foto copy, lift, dan beragam peralatan tekhnis lainnya tak bisa dimanfaatkan untuk bekerja, juga lantaran Ac maupun kipas angin yang ada disetiap ruangan bertingkat itu juga tak bisa berputar.

“Gerah didalam, mending diluar mas..bekerja juga nggak bisa, selain gelap computernya juga nggak bisa di hidupkan” ujar salah seorang pegawai yang enggan dikorankan namanya.

Kejadian seperti ini, terang mengundang tanya semua pihak. betapa tidak, Kabupaten yang kaya dengan Sumber Alam Batubara, Biji Besi dan Mineral lainnya sampai saat ini belum memiliki infrastruktur yang memadai, baik itu jalan umum, listrik, ketersedian air bersih dan fasilitas umum lainnya. Alih alih mampu dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Bumi Bersujud dengan cepat, dan tepat sasaran.

Namun yang mudah dilihat oleh mata telanjang, justru kerusakan lingkungan akibat adanya SDA tersebut justru semakin meraja lela. Diyakini atau tidak, jika tidak ditanggulangi dengan benar kerusakan akibat “kekayaan” itu bisa saja menyengsarakan masyarakat pribumi sendiri. Belum lagi, dengan adanya permasalahan kekurangan pasokan listrik ke perkantoran di Gunung Tinggi itu, juga menjadi Ironi tersendiri yang sudah terjadi sejak perkantoran itu berdiri di tahun 2004 lalu.

Selain tak terjangkau jaringan listrik dari PT. PLN, kesulitan lain yang dihadapi oleh pengelola perlengkapan di Bagian Umum Setda kab Tanbu saat ini adalah, sulitnya mendapatkan solar dengan harga murah untuk menghidupi raungan kedua mesin pembangkit yang ada. Hal ini seperti yang dikeluhkan M. Aini selaku Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Kab tanbu.

“inilah kesulitan yang kita hadapi saat ini. Jaringan listrik dari PLN, sampai saat ini belum masuk ketempat kita. Kemudian dalam pengadaan solar untuk kedua pembangkit tersebut juga kita sangat terbatas. Sehingga, untuk menghidupinya kitapun hanya membutuhkan solar langsiran, karena membeli di SPBU pun kita tidak bisa, karena dikategorikan sebagai kalangan pengguna solar industry. Akan tetapi, jika kita membeli solar dengan harga industri, APBD kita tak sanggup membiayai operasionalnya, terlalu besar” ujar M. AIni kemarin (11/5) saat ditemui dikantornya.

Dari pantauan, selain menumpuk diruang tengah perkantoran, para pegawai ditempat itu juga berjubel di sejumlah warung, dan kantin yang berada di perkantoran itu. Jikapun ada yang duduk diruang tugasnya, mereka Cuma bisa mengerjakan pekerjaan mereka yang tidak perlu membutuhkan listrik. Selebihnya, hanya duduk duduk, bercengkrama, berdandan dimuka cermin, atau hanya sekedar SMS-an, atau utak atik telpon selular mereka.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved