Home » » Kelulusan UN di Tanah Bumbu 99,7 Persen

Kelulusan UN di Tanah Bumbu 99,7 Persen

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 18 Mei 2011 | 16.17

"Berdsarkan pengumuman hasil ujian nasional (UN) SMA sederajad 2011, tingkat kelulusan siswa di Kabupaten Tanah Bumbu, mencapai kisaran 99,7 persen.Angka ini lebih tinggi dibanding hasil UN 2010 yang saat itu mencapai sekitar 98 persen saja," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora), Kabupaten Tanah Bumbu, M Amin melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabidmen), M Amiludin, di Batulicin, Senin (16/5).


Dari sekitar 2.364 siswa SMA dan sederajat yang mengikuti UN sekitar lima orang yang dinyatakan tidak lulus. Empat orang diantaranya siswa dari SMA 1 Kecamatan Satui dan satu orang lainya dari SMK 1 Kecamatan Satui. Siswa SMA yang tidak lulus antara lain bernama I Gede S, C Selbi P, Sari M, dan Nur H. Siswa SMK yang tidak lulus adalah bernama A Nur. Kepala sekolah SMK 1 dan SMA 1 Kecamatan Satui,

Amran dan Muhammad Jabir membenarkan peserta ujian dari anak didiknya tersebut tidak lulus UN. Tidak lulusnya mereka dipengaruhi beberapa faktor mulai dari kesalahan teknis mengisi biodata hingga kesengajaan tidak mengikuti ujian. Selbi, misalnya, ia tidak lulus UN karena sengaja waktu ujian tidak masuk sekolah. Sedangkan namanya sudah masuk di daftar ujian tersebut. Tidak jauh beda yang dialami Celbi, siswa SMA 1 Satui atas nama Tiah juga melkukan hal yang sama. Namun, dari awal nama Tiah memang tidak tercantum dalam ujian nasional karena kesengajaan tidak ingin mengikuti ujian.

"Sebenarnya disekolah kami ada lima orang yang tidak lulus UN. Dua diantaranya bernama Tiah dan Selbi memang sengaja tidak ikut UN, kemudian Sari tidak lulus karena salah mengisi biodata, dan sisa temanya yang lain karena memang nalai pelajaran Mate-matikanya rendah, kata Muhammad Jabir, menjelaskan kepada ANTARA.

Menurutnya tahun ini tidak ada ujian ulang bagi para peserta yang tidak lulus UN. Mereka hanya akan diberi kesempatan mengikuti UN tahun berikutnya atau alternatif lain dengan penyetaraan kejar paket C. Jabir pun berjanji akan tetap memfasilitasi dan menangung semua biaya jika siswa yang tidak lulus UN tersebut tahun depan bersedia kembali mengikuti ujian. Hal ini semata-mata diberikan kepada mereka sebagai wujud kepedulian pihak sekolah kepada murid supaya mereka mampu menyelesaikan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Kami tetap perhatian kepada siswa yang tidak lulus.Kalaupun tahun depan mereka ikut ujian kembali atau kejar paket C, biarlah biayanya semuanya kami yang menanggung sebagai bentuk kepedulian pihak sekolah terhadap murid," katanya. (Yanto/antara)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved