Home » » Motor Trail Polres Club Wakili Tanbu dan Polda Kalsel ke Malang

Motor Trail Polres Club Wakili Tanbu dan Polda Kalsel ke Malang

Written By Fokus Batulicin on Senin, 30 Mei 2011 | 22.37

BATULICIN- Banyak cara untuk melakukan kegiatan di alam bebas. Salah satunya adalah dengan menjelajah medan ekstrim menggunakan sepeda motor trail. Selain merasakan sensasi berkendara di alam liar, kegiatan ini sekaligus sebagai salah satu upaya menumbuhkembangkan semangat nasional dan cinta tanah air. kebebasan di alam hijau, serta pedesaan menjadi pemandangan yang tak pernah jenuh tuk di nikmati.
Meskipun tergolong sebagai salah satu olah raga yang cukup mahal dan berbahaya namun tetap saja pencinta motor trail adventure n touring tetap menggilai olahraga lintas alam bebas itu. Setidaknya itu yang kini tengah digandrungi Polres Tanbu Motor Trail Club belakangan ini.

Setelah menjajal berbagai medan ekstrim di pusat perkampungan pedesaan, kawasan perbatasan kabupaten, hingga menerjang kawasan pegunungan di Tanah Bumbu, Jumat (27/5) kemarin sebanyak 8 personil Polres berikut satu orang Journalist local dan 3 tekhnisinya berangkat menuju Pulau jawa (Batu-Malang.red) untuk mencoba mengadu nyali lewat persahabat dan alam bebas Malang menuju Situbondo selama 2 malam 3 hari, dengan rute rute ekstrim yang telah ditetapkan panitia.

“ini even nasional, bukan saja kita membawa harum nama Tanah Bumbu, kegiatan olahraga motor trail Touring and Adventure Jatim 2011 ini juga sekalian membawa nama baik Polda kalsel. Kita harapkan tenaga personil yang tergabung dalam club Polres Tanbu Motor Trail Club ini mampu menorah prestasi yang lebih baik” ujar Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Winarto sesaat sebelum melepas keberangkatan 12 Motor Trail melalui jalur Laut, dari pelabuhan Samudera Batulicin.

Sementara untuk keberangkatan rider’nya yang langsung di pimpin oleh Kapolres, bakal menuju ke Surabaya pada Tanggal 02 Juni 2011 mendatang. Jenis motor ini, belakangan di Kab. Tanah Bumbu memang semakin digemari pecinta olahraga Touring. Kalau dulu pemandangan motor cross kebanyakan dilakukan didalam kandang, atau hanya tampak di layar kaca saja, kini tak sulit menemui pengendara motor cross di pinggiran kota Batulicin dan sekitarnya. Dari ajang perlombaan hingga dunia maya, komunitas pecinta motor tersebut mulai meramaikan daerah-daerah terbuka yang biasa dipakai untuk tracking, Touring maupun Adventure.

Bahkan, pada pertengahn Juni ini, dikhabarkan even bersekala Kalimantan Selatan bakal di gelar di Kabupaten Hulu Sungai. Berikut event Nasional tahunan juga bakal kembali di geber di kab. Tanah laut pada pertengahan Juli 2011 mendatang. Mengingat di tahun lalu, pada even yang sama di plaihari khusus motor touring ini sempat mendatangkan sekitar 1000 rider. Belakangan memang, motor trail tidak hanya digunakan untuk menjelajah medan terjal perkebunan, pertambangan, dan perdesaan. Kendaraan roda dua yang juga dikenal sebagai motorenduro dual purpose itu tampak lazim lalu lalang di jalanan Tanah Bumbu apalagi setelah salah satu pabrik kendaraan motor sport mengeluarkan kendaraan trail jenis baru dengan harga yang relative terjangkau (KLX series.red).

Spesifikasi motor trail yang didesain sedemikian rupa untuk medan berat, plus tanah bergelombang, ternyata nyaman pula digeber di jalan beraspal. Ini terbukti dengan membanjirnya sepeda motor ini, dari kelompok kecil hingga menjadi klub motor sport. Tren “motor jangkung” itu semakin menggeliat di kota-kota besar lantaran mampu melintasi banjir, kubangan jalan serta genangan air di jalan jalan yang sistem drainasenya buruk. Suspensinya yang empuk cukup nyaman digeber melalap jalanan bopeng maupun gundukan “polisi tidur”.

Kecintaan terhadap motocross, membuat mereka terus berinovasi demi mengembangkan olahraga ekstrem tersebut. Perlombaan tingkat daerah hingga touring mengelilingi berbagai pulau, menjadi salah satu kegemaran mereka. Harga sebuah motor trail pun cukup bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta, tergantung dari merk dan spesifikasinya. Motor yang digunakan untuk menjelajah alam yang ekstrem, lebih mahal ketimbang motor untuk jalan aspal dan touring.

Sekarang, penggemar motor trail pun disuguhi banyak pilihan merek di pasaran Indonesia, mulai untuk memenuhi kebutuhan gaya, petualangan, cross, sampai jalur berumput. Tapi sepertinya para pecinta motor ramping ini tidak kehabisan akal. Banyak yang menyulap motornya yang berjenis bebek menjadi motor cross, yang tentunya tidak kalah kelas dengan motor aslinya. Namun, sekeren apapun olahraga ini, bahaya tetap akan menanti bagi mereka yang tidak cukup ahli mengendarainya. Karena itu, sebelum melakukan penjelajahan dengan motor trail, sebaiknya latihlah diri anda untuk membuat persiapan dan rencana perjalanan.

Selanjutnya cari tahu mengenai peraturan yang berlaku di daerah yang akan dilewati dan dikunjungi dan cara-cara berkendara yang aman. Sebab, mengemudikan motor trail di lintasan offroad sangat berbeda dengan berjalan di lintasan jalan raya. Baik anda merupakan pengendara senior yang sudah lama mengemudikan motor trail maupun anda yang baru beberapa hari mencoba motor yang baru keluar dari ruangan show-room, mengambil kursus singkat mengenai cara mengemudikan motor di lintasan offroad sangat direkomendasikan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved