Home » » Tahun ini, Hanya 103 SD yang melaksanakan UN

Tahun ini, Hanya 103 SD yang melaksanakan UN

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 11 Mei 2011 | 13.14

BATULICIN- sedia payung sebelum hujan. Inilah yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tanah Bumbu dalam hal mengantisipasi gagalnya pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah dasar (SD) pada sejumlah kecamatan rawan banjir di Tanah Bumbu. pengurangan jumlah sekolah pelaksana ujian pun terpaksa dilakukan.



Setidaknya, beberapa siswapun terpaksa dipindahkan sementara waktu pada beberapa sekolah yang berada di dataran tinggi seperti yang ada di Kecamatan Kusan Hulu dan kecamatan Kuranji. Penggabungan atau Afiliasi ini juga dilakukan pada sekolah sekolah yang berada di pedesaan terpencil dengan memiliki jumlah siswa di bawah 20 orang.

Mengingat untuk pelaksanaan UN di haruskan baru bisa dilakukan pada sekolah yang minimal siswa didik kelas enamnya berjumlah 20 orang. Seperti pada Desa Pulau Burung, di sekolah SD satu-satunya di tempat itu, siswa pelaksana UN-nya hanya berjumlah 2 orang saja, maka menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tanah Bumbu Drs. H.M. Amin, kedua siswa tersebut terpaksa harus mengikuti UN di SDN Kampung Baru Kecamatan Simpang empat.

“karena persyaratannya seperti itu, maka siswa tersebut dalam beberapa hari ini harus mengikti UN di sekolah penggabungan, “ ujar HM Amin, kemarin.

Selain SDN Pulau Burung yang bergabung dengan SDN Kampung Baru, dijelaskan Salman selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Tanbu, beberapa sekolah yang mengalami afiliasi juga terdapat pada dua Kecamatan lainnya, seperti kecamatan Kusan Hulu dan juga Kecamatan Kuranji. Untuk Kusan Hulu sendiri ada empat sekolah yang dipilih sebagai penyelenggara diantaranya SDN Binawara, SDN Kepayang, SDN Wonorejo dan SDN Karang Mulya, sementara pada kecamatan kuranji memilih hanya 3 sekolah yang menyelenggarakan Ujian nasional tahun ini diantaranya SDN Mustika, SDN 2 Giri Mulya, serta SDN waringin Tunggal.

hal ini dikarenakan sekolah sekolah tersebut berada pada dataran tinggi maka diyakini dapat melaksanakan UN dengan aman dan terbebas dari gangguan akibat genangan air bah kiriman yang kerap melanda desa lainnya menjelang pertengahan Tahun

“Menurut informasi yang didapat dari beberapa kepala sekolah yang bertugas pada kawasan rawan banjir seperti kusan Hulu dan Kuranji, penyelenggaraan ujian memang telah dilakukan antisipasi jauh jauh hari dengan merelokasi siswa yang memiliki kelas atau sekolah rawan banjir untuk mengikuti kegiatan UN pada sekolah sekolah yang berada pada kawasan dataran tinggi. Hal ini dilakukan guna menyelamatkan siswa mereka dari kegagalan UN yang sangat berharga setiap akhir tahun pelajaran siswa yang dikhawatirkan itu lebih besar diprediksi sebagai akibat datangnya musibah banjir tiap tahun” ujar Salman, kemarin.

Dengan adanya Afiliasi tersebut, maka terjadi penyusutan jumlah sekolah penyelenggara UN. Dari 190 sekolah SD/ MI dan SDLB yang ada di Tanah Bumbu tercatat hanya sebanyak 103 sekolah yang melaksanakan UN. Tahun 2011 ini diketahui pula untuk peserta ujian Nasional SD/MI dan SDLB berjumlah mencapai 4692 siswa. Hari Selasa (10/5) kemarin merupakan hari pertama pelaksanaan UN SD di Kab. Tanah Bumbu.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved