Home » » Reskrim Polres Tanbu Sikat 6 Alat Berat dilokasi Tambang

Reskrim Polres Tanbu Sikat 6 Alat Berat dilokasi Tambang

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 14 Juni 2011 | 08.20

BATULICIN- bisa dibilang Polres Tanah Bumbu, tengah beruntung, atau para pelaku penambangan illegal yang ada di Km 17-26 kec. Mentewe Tanah Bumbu yang kini tengah apes. Disaat pihak satuan Reserse dan Kriminal Polres Tanbu tengah melakukan Operasi Ilegal Minning ditempat tersebut selama dua hari sejak Rabu (8/6) dan Kamis (9/6) lalu, berhasil diberangus sebanyak 6 buah alat berat.


3 alat berat yang terdiri dari 1 buah merek Kobelco Eskavator pc 330, dan 2 alat berat saksis komatsu pc 300 tertangkap tangan tak berpenghuni pada hari Rabu di Km 17-19 Mentewe. Dimana dalam penangkapan itu, tak seorangpun yang ditemukan didekat barang bukti. Sehingga menyulitkan petugas untuk meneruskan kasus ini ke meja pengadilan, lantaran hingga satu minggu ini tak seorangpun yang mengaku sebagai pemiliknya dating ke polres Tanbu untuk berurusan dengan petugas.

Kemudian 3 alat berat lainnya tertangkap tangan berikut beserta para operatornya di sekitar Km20-26 Mentewe. Diantaranya 2 buah eskavator Komatsu dan satu buah bermerk Hitachi. Dengan para operator yang kini tengah dimintai keterangan dan bermalam di Polres Tanbu diantaranya Erin bambang Eryanto, Arianus P, dan Arifin Zam-Zam. Dari keterangan ketiga Operator itu diketahui mereka bekerja dibawah perintah Ac, yang kini tengah buron. Karena tengah melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin.

“dari keterangan para operator, mereka bekerja dibawah perintah AC yang kini tengah kita buru. Dimana dalam aksinya mereka bekerja tanpa izin usaha, baik itu menggunakan PT, CV atau yang lainnya. Belum lagi mereka bekerja di lahan yang bukan milik mereka sendiri. Kita berharap dalam waktu dekat ini kita berhasil mengamankan AC” ujar Kasat Reskrim Polres Tanbu AKP M. Gofur Siregar yang enggan membeberkan data lengkap AC untuk dipublikasikan karena masih dalam tahap pengejaran petugas.

Terkait, masih ada praktik illegal Minning ini, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Winarto mengharapkan adanya kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat yang tengah melihat atau menemukan adanya indikasi praktik Ilegal Minning yang merusak lingkungan, menggarap lahan tanpa aturan hokum yang jelas ataupun melihat gelagat yang mencurigakan dari praktik pertambangan, untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. Hal ini bertujuan untuk mencegah meluasnya praktik illegal minning ini di Tanah Bumbu.

“yang jelas, kita akan terus berupaya menertibkan kegiatan Ilegal Minning tersebut, sesuai aturan yang berlaku.” Ujar Kapolres Tanah Bumbu.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved