Home » » Pasar Murah Masih Dinilai Efektif

Pasar Murah Masih Dinilai Efektif

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 22 Juli 2011 | 12.49

Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Tanah Bumbu memasuki bulan ramadhan rencananya akan menggelar pasar Murah.


Kabid Perindustrian dan Perdagangan pada Disperindagkop UKM Tanbu, Suhartoyo, Rabu (20/7) mengatakan dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan barang kebutuhan pokok yang harganya terjangkau maka Disprindagkop dan UKM Tanbu akan melaksanakan pasar murah.

“Sebagaimana biasanya, saat menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri harga barang dipasar mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Pasar murah yang disubsidi dari pemerintah diharapkan dapat mengurangi fluktuasi harga pasar,” ujar Hartoyo.

Adapun titik-titik yang menjadi lokasi pasar murah tahun 2011 rencananya akan digelar di 10 Kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu. Dan rencananya akan dilaksanakan pertama kali di Kecamatan Karang Bintang atau di lapangan Sepakbola Blok A pada tanggal 3 / 4 Agustus 2011. Kegiatan ini, ujar Hartoyo, akan bekerjasama dengan DWP Kabupaten Tanah Bumbu dan DWP Kecamatan. Selain itu, kami juga akan mengajak HIPMI dan Kadin. Sehingga komoditi barang yang dijual bisa lebih banyak lagi.

Untuk menekan melambungnya harga barang dipasaran menjelang puasa nanti, ujar Hartoyo, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan para distributor agar tidak terjadi penumpukan barang yang biasanya menjadi alasan mereka untuk menaikan harga barang. “Dengan distribusi yang lancar, kenaikan masih dalam tahap kewajaran dan tentunya tidak membebani masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Selain itu, memasuki Bulan Ramadhan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu juga akan menggelar pasar wadai ramadhan atau ramadhan cake fair. Kepala Disbudpar Tanbu, Drs. Abdul Karim, ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (20/7) di Batulicin mengatakan agenda dibulan ramadhan tahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu Dinas Budpar Tanbu tetap akan menggelar pasar wadai ramadhan.

Untuk tempat, ujar Karim, rencananya akan dipusatkan di Pagatan. Tepatnya di siring sungai Kusan atau disamping Pos Polisi, Pagatan. Untuk stand pasar wadai, pihak kami dari Disbudpar Tanbu akan menggratiskan alias tidak dipungut biaya. “Sebagaimana tahun lalu pedagang tidak dipungut biaya. Tinggal bagaimana pedagang menyajikan jaualannya. apakah berupa kue, masakan, sayuran dan lainnya apakah khas suku banjar, pagatan, jawa dan suku lain” terang Karim.

Namun, yang terpenting nantinya dengan adanya pasar wadai ramadhan ini diharapkan bukan saja kita melayani masyarakat untuk keperluan berbuka puasa tapi kita harapkan juga berimbas kepada objek wisata dan budaya. Untuk budayanya, menurut karim adalah kita melestarikan kebiasaan masyarakat tempo dulu dalam memasuki bulan ramadhan.

“Pasar wadai ramadhan ini adalah salah upaya mempertahankan eksistensi dari pada kuliner/makanan yang sejak dulu diwariskan oleh nenek moyang kita dan harus kita lestarikan,” katanya. Dari sisi wisatanya ujar karim yaitu, kita harapkan pasar wadai ini sama seperti pasar wadai dikota-kota lain atau dikabupaten –kabupaten lain yang bisa mengundang pegunjung. Minimal pengunjung local, sehingga nantinya menjadi multi player effect dari pada peningkatan penambahan penghasilan masyarakat.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved