Home » » 400 Rider trail, Serbu Gunung Kerandanan

400 Rider trail, Serbu Gunung Kerandanan

Written By Fokus Batulicin on Senin, 01 Agustus 2011 | 04.26

Batulicin- Diperkirakan lebih dari 400 Rider se Kalimantan Selatan berkumpul di Kota Plaihari kabupaten Tanah laut. Masing masing Rider yang datang dari 13 kabupaten berikut dengan KLX, KX, KTM, CRF, Husqfarna, maupun Trail modifikasinya itu guna mengikuti forum silaturrahmi trail mania bersama kapolres dan juga Bupati Tanah laut. Sekaligus menggelar even fun Adventure Tanah Laut 2011 menyambut Ramadhan.


Fun Adventure Tanah laut yang dilepas oleh Kapolres Tanah laut di pagi sabtu (30/7) kemarin, mengambil lokasi start di halaman GOR Berseri Kota Pelaihari dan finish di pantai Swarangan Jorong. Namun sebelum memasuki lokasi finish, ratusan Rider yang terlihat cukup bersemangat “memulas” (“Memutar” Red. dalam bahasa banjar) dengan gagah diatas motor trail tunggangannya wajib melintasi beragam rute terjal, track menanjak, turunan, sungai dan sedikit bebatuan. Bahkan beberapa anak gunung dan air terjunpun harus dilalaui. So pasti menaiki gunung Kerandanan yang merupakan gunung tertinggi di Tanah laut itu, memberikan nuansa lain dari alam yang hijau, sedap dipandang mata.


Sejumlah rute wajib yang disodorkan panitia yang merupakan para dedengkot MTC (Motor Trail Community) Tanah laut bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta Polres Tanah laut itu diantaranya Desa KNPI, Desa Tebing Siring, Desa tanjung, Perkebunan Kelapa Sawit, Air Terjun Bajuin, Pegunungan Sungai Bakar, Desa Galam, dan Mendaki Gunung Kerandanan Atas, Desa Pemalongan, Desa Pelombokan, Desa Kuningan, Desa Damit, finis di Pantai Swarangan kec. Jorong Tala dengan rute sepanjang 100 Km.

Dari salah seorang panitia, Udin (32) menyampaikan, bahwa rute tersebut sebagian besarnya merupakan rute nasional yang kerap di lalui oleh Rider di Seluruh Indonesia yang pernah menggaruk lumpur di Kota pelaihari.


“beruntungnya saat ini tidak memasuki musim hujan, jika musim hujan deras, bisa dipastikan para Rider mengalami hambatan yang cukup berat. mengingat sebagian besar rute yang dilalui adalah merupakan rute nasional. Apalagi dalam melakukan pendakian di pegunungan, track menanjak ditempat itu harus menggunakan tekhnik khusus karena kemiringannya yang cukup ekstrim. Kemudian dari beberapa sungai yang dilewati rata-rata memiliki ketinggian air diatas 50Cm, itu baru terjadi dimusim hujan. Begitu juga bebatuan dari Gunung karandanan yang tersembunyi di sela padang ilalang kerap menjebak para rider dengan kelicinannya, meskipun demikian, dalam kondisi saat ini juga jangan dianggap enteng rute yang ada, karena tetap saja berbahaya dalam keselamatan jiwa rider jika tidak berbhati hati, maklum rutenya banyak memiliki turunan yang terjal, kemiringan ekstrim dan tantangan lainnya” ujar Udin yang juga merupakan petinggi Dealrer Kawasaki Kota pelaihari itu.


Delapan (8) Rider Tanah Bumbu yang berangkat dalam mengarungi tantangan Tanah laut, terlihat tak sedikitpun mengalami kendala yang cukup serius, meskipun sejumlah rider sempat tergelincir, terseret dan terjatuh dari pundak Trailnya, namun hingga mencapai Finish seluruh personil tiba dengan selamat dan masih utuh delapan orang, tanpa cacat ataupun mengalami kerusakan mesin.

“kalau naik motor trail nggak ada tantangannya mending tidur aja dirumah. Begitu juga kalau menghadapi tantangan disetiap rute ekstrim, kalau ada yang jatuh itu juga sudah biasa” ujar H. Fahlopi Rider 27 asal Tanah Bumbu ini.

Rider Cilik Ambil Bagian Dari ratusan Rider yang ambil bagian touring bersama Kapolres Tanah laut di tahun 2011 menjelang masuknya bulan Suci ramadhan kali ini, juga terlihat sejumlah Rider cilik yang datang dari Kotabaru, Rantau, Tapin, kab. Banjar, Banjarmasin dan kabupaten lainnya. Rider Cilik yang sempat ditemui, Rafi (10) mengaku cukup senang bisa mengikuti even bergengsi tersebut.

Meskipun tetap dibawah pengawasan sang ayah, rafi terlihat cukup piawai melintasi sejumlah rintangan di medan medan berat seperti tanjakan maupun kubangan sungai yang sudah mulai menyusut dibawah air terjun bajuin misalnya. Dari pengakuan Rafi, dirinya mulai mencintai dunia Adventure Trail ini sejak berusia 8 tahun. Meskipun cukup mengendarai Trail Mocin dengan kekuatan 50CC, Rafi tetap saja terlihat tak kalah beringas jika dibandingkan Rider Seniornya.

“kalau dikotabaru sih, sudah sering ikut bapak keluar masuk hutan dengan komunitas yang ada disana, jadi kalau ketempat seperti ini sudah biasa” ujarnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved