Home » » Nyaris 9 Tahun, Tanbu Tak Memiliki Terminal Angdes

Nyaris 9 Tahun, Tanbu Tak Memiliki Terminal Angdes

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 05 Agustus 2011 | 10.19

BATULICIN- seiring peningkatan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu, pergerakan perekonomian dari pedesaan hingga pusat kabupaten terus menggeliat. Bahkan dengan perbaikan infrastruktur berupa jalan pedesaan ini, mobilisasi angkutan pedesaan terus meningkat tajam guna mengirim beragam komoditi pedesaan serta sebaliknya membawa nuansa digital ke pedesaan yang mereka bawa dari ranah perkotaan.

Namun sayangnya, hingga Tanah Bumbu saat ini nyaris genap berusia Sembilan tahun, masih juga belum memiliki terminal angkutan pedesaan (Angdes). Akibatnya, bahu jalan menjadi pangkalan puluhan pedesaan ini. Bisa dilihat dari pagi hingga sore hari disepanjang jalan raya Pelajau, Pelabuhan Speed, Tungkaran pangeran, Pasar Sabtu dan sekitar Pasar Minggu ada saja mobil mobil jenis L200-L300 pick-up yang rata-rata telah mengantongi izin trayek dari Dinas perhubungan ini nangkring melakukan kegiatan bongkar muat barang dan penumpang.


“ini juga sebenarnya menjadi PR bagi Dinas perhubungan. Factor utama, kenapa sampai dengan saat ini Tanah Bumbu belum memiliki Angkutan pedesaan di Wilayah Batulicin dan Simpang Empat, Lantaran tidak memiliki lahan yang cukup luas yang bisa dijadikan terminal, kita siap untuk melakukan pembebasan lahan, namun sampai sekarang kita belum menemukan lahan yang memenuhi kriteria, baik menyangku letak terminal disekitar jalan raya, luas areal, serta harga lahan yang tidak terlalu melambung tinggi” terang Eka Safrudin MAP, selaku Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, kepada Uraban di ruang kerjanya belum lama ini

Alasan tak memiliki lahan yang cukup membuat Tanah Bumbu sampai saat ini tak memiliki rah pembenahan kota yang jelas. Kenapa tidak, keberadaan terminal angkutan pedesaan sangat diperlukan guna mengatasi keamburadulan pusat perkotaan, dengan maraknya parker liar di pinggiran jalan, membuat wajah kota Batulicin semakin semerawut. Belum lagi saat aksi bongkar muat di pinggiran jalan, angkutan pedesaan yang ditambah dengan keberadaan truck angkutan barang yang sesuka hatinya menurunkan barang ke pusat pertokoan membuat tingginya tingkat kemacetan.

Apakah saat ini Kabupaten Tanah Bumbu telah terlalu miskin hingga mengaku mengalami kesulitan untuk mendapatkan lahan yang cukup luas untuk membangun terminal angkutan pedesaan. Apakah pemerintah daerah belum memiliki program kearah itu. Ini yang kerap menjadi pertanyaan ketika masyarakatnya sendiri menikmati ketidaknyamanan melihat, melintas dan berada di pusat perkotaan dengan adanya kesemerautan itu sendiri.

“ kita selalu mengupayakan keberadaan terminal angdes ini, hanya saja belum menemukan jalan keluarnya. Dulu kita pernah mencoba akan memanfaatkan keberadaan lahan eks pabrik kodeco namun karena ada kendala, maka kita batal menggunakannya,.dan rencananya kita akan berupaya mencari lahan yang dekat dengan kawasan pusat perbelanjaan seperti pasar harian dan sekitarnya, atau areal pasar minggu” ujar Kadishub Kominfo, Eka Safrudin.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved