Home » » Difriadi "Tradisi Dayak Harus Lestari"

Difriadi "Tradisi Dayak Harus Lestari"

Written By Fokus Batulicin on Senin, 12 September 2011 | 07.55

Tradisi masyarakat dayak seperti pesta ARUH Ganal sangat perlu dilestarikan guna menambah kekayaan atau ragaman budaya ditingkat daerah mapun nasional. Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Bumbu, H Difriadi Darjat, dalam acara pesta Aruh Ganal bersama masyarakat dayak di Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, sABTU (10/9) malam.


"Ditingkat Kalsel saja masih banyak mengalami ketertingggalan budaya. Saya harap tradisi Aruh bisa dipertahankan, lebih-lebih ditingkatkan supaya tidak hilang dimakan jaman," katanya.

Tradisi Aruh Ganal adalah pesta masyarakat dayak sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang telah diperoleh selama satu tahun terakhir. Tradisi ini berlangsung di sebuah balai rumah adat yang ditandai dengan tarian oleh sejumlah masyarakat dayak dengan diringi suara tabuhan gendang dan bunyi terompet. Tarian dilakukan dengan dua kali tahapan.

Tahap pertama dilakukan kaum laki-laki, kemudian dilanjutkan tarian kaum perempuan masyarakat adat tersebut. Para penari mengelilingi hiasan janur kining di ruangan tengah balai adat yang sebelumya sudah disusun dan digantung sedemikian rapi. Aroma wangi kembang turut mewarnai dan menambah nilai kesakralan pesta adat tersebut.

Difriadi menambahklan, selain bentuk rasa syukur pelaksanaan pesta Aruh Ganal juga menjadi sebuah momentum untuk mempererat menjalin silaturahmi antar sesama warga. Supaya mereka dapat lebih saling sayang-menyangi serta saling menghargai melalui penyelenggaraan pesta adat tersebut.

"Tugas kita hanyalah untuk memunculkan kembali tradisi masyarakat yang sudah mulai hilang. Jangan sampai kegiatan ini dinodai hal-hal tidak baik yang dapat memutus persaudaraan bahkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Wabup.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved