Home » » Hari Ini, Bupati Tanah Bumbu Mardani HM Genap Berusia 30 Tahun

Hari Ini, Bupati Tanah Bumbu Mardani HM Genap Berusia 30 Tahun

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 17 September 2011 | 05.59

Menjadi Record MURI, bahkan Dunia Sebagai Bupati Termuda

Perjalanan kabupaten Tanah Bumbu menjadi sebuah kabupaten termuda di Kalimantan Selatan, selalu menjadi perhatian para petinggi, pengambil kebijakan serta para Konglomerat di Indonesia bahkan dunia Internasional. Betapa tidak, segala keunikan, keragaman etnik suku bangsa, serta budayanya yang berkembang mengundang keingintahuan banyak orang, belum lagi Kandungan Mineral dan Sumberdaya Alam lainnya yang terkandung dari ujung Barat-Timur-Utara-Selatan, selalu menjadi buah bibir yang menarik. Belum lagi kegigihan dan keuletan sang pemimpinnya turut menjadi sorotan “Tajam”. Dengan diatas komando sang Bupati Termuda di Indonesia bahkan Dunia Internasional ini kerap mengundang Tanya…”Mampukah mensejahterakan rakyatnya dengan pengetahuan, politik, diplomasi, dan SDM yang ia miliki”?

Berikut kilas apa yang telah diraih dan bagaimana cita cita sang Bupati yang Hari ini 17 September 2011 Genap Berusia 30 Tahun, dalam peningkatan pembangunan di Bumi Bersujud…


Kabupaten Tanah Bumbu Propinsi Kalimantan Selatan telah memasuki babak baru pemerintahan setelah pasangan Mardani H Maming dan H. Difriadi Darjat resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu periode 2010 – 2015 oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Arifin pada tanggal 20 September 2010 dengan disaksikan puluhan ribu masyarakat yang memadati gedung Mahligai Bersujud di Batulicin. Harapan pun digantungkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk membawa Kabupaten termuda di Kalimantan Selatan tersebut untuk membawa Kabupaten Tanah Bumbu menuju peningkatan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Sesuai dengan visi dan misinya, ditahun pertama kepemimpinan Mardani H Maming dan H. Difridi Darjat tentunya memfokuskan kepada sector pembangunan jalan Kecamatan dan Jalan Desa, serta penataan Kota Batulicin dan perbaikan saluran air. Pilihan perbaikan jalan tentunya merupakan keinginan dari masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu sendiri. Hal itulah yang didengar oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu ketika berkunjung kedesa-desa yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Keinginan masyarakat hanya satu, yaitu perbaikan jalan. Jika jalan baik, maka perekonomian warga desa pun akan terjadi peningkatan. Jalan antar desa dan kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu tidak semuanya mulus. Bahkan ada jalur yang sangat sulit untuk dilalui. Maka di Tahun 2011 Pemerintah Daerah menjadikan perbaikan jalan menjadi prioritas.

Untuk itu, Pemkab Tanah Bumbu telah menganggarkan dana sebsar Rp. 100 milyar untuk jalan penghubung antar kecamatan. Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam kunjungannya setiap kedesa mengatakan bahwa kondisi jalan penghubung antar Kecamatan banyak yang rusak, sehingga harus diperbaiki. Bukan hanya pengerasan saja, tetapi langsung diaspal. Menurut Bupati, jika jalan sudah baik, maka perekonomian masyarakat pun akan meningkat dan akan terjadi perputaran roda perekonomian di desa maupun di perkotaan. Karena masyarakat bisa dengan mudah memasarkan hasil bumi mereka.

Program Bina Marga Untuk Poros Kecamatan No Nama Pekerjaan Volume T.A. 2011 Volume T.A. 2012 Volume T.A. 2013 Volume T.A. 2014 Keterangan 1 Betung – Harapan Jaya – Karang Mulya – Simpang 3 Ringkit (20 KM) 5 KM 20 KM 5 KM Aspal 2 Kerta Buwana – Batu Meranti – Indra Loka Jaya – Ringkit (13 KM) 5 KM 8 KM Aspal 3 Simpang Empat Karang Bintang – Rejo Winagun – Karang Sari - Wonorejo (26 KM) 7 KM 10 KM 9 KM Aspal 4 Teluk Kepayang – Guntung – Wonorejo – Pacakan – Binawara – Bekarangan – Karang Mulya (26 KM) 13 KM 8 KM 5 KM Perkerasan 5 Pembangunan Jalan Propinsi KM 17 – KM 42 Batulicin Lumpangi (25 KM) 5 KM 10 KM 10 KM Aspal 6 Pembangunan Jalan Simpang Empat Batulicin – KM 17 10 KM 7 KM Aspal 7 Pembangunan Indraloka Jaya – Mustika (4KM) 4 KM Perkerasan 8 Simpang 3 Ringkit – Pulau Kubur – Mustika (4,5 KM) 4,5 KM Perkerasan 9 Sari Mulya – Sari Utama – Karang Intan – Simpang 3 Ringkit (10 KM) 3 KM 3 KM 4 KM Perkerasan 10 Waringin Tunggal - Tapus (5,5 KM) 3 KM 2,5 KM Perkerasan 11 Pembangunan Jalan Kersik Putih – Pusat Perkantoran 2 KM Aspal/Rigid 12 Pembangunan Jalan Masuk Kantor DPRD/RSUD (1 KM) 1 KM Aspal 13 Peningkatan Jalan Simpang 3 Ringkit – Mustika – Giri Mulya – Kuranji – Waringin Tunggal (15 KM) 15 KM Perkerasan 14 Pembangunan Jalan Teluk Kepayang – Hati’if (6KM) 6 KM Perkerasan 15 Pembangunan Jalan Teluk Kepayang – Mangkalapi (6KM) 6 KM Perkerasan 16 Peningkatan Jalan Temunih – Batu Bulan (34 KM) 10 KM 24 KM Perkerasan 17 Peningkatan Jalan Temunih – Desa Aip – Sungai Dadap (26 KM) 10 KM 16 KM Perkerasan 18 Peningkatan Jalan Desa Pandan Sari Sela Selilau 5 KM Aspal 19 Peningkatan Jalan Desa Bina Wara – Anjir Baru – Sei Rukam – Manuntung – Lasung (7 KM) 4 KM 3 KM 20 Teluk Kepayang –Trans Tapus (5 KM) 21 Jembatan Jalan Lingkar Batulicin 22 Jalan Lingkar Batulicin (18 KM) 10KM 18KM Aspal 23 Jembatan Sungai Mirih Program Bidang Bina Marga Untuk Poros Desa No Nama Pekerjaan Volume T.A . 2011 Volume T.A. 2012 Volume T.A. 2013 Volume T.A. 2014 Keterangan 1 Mentewe – Rejosari – Dukuh Rejo – (2KM) 1KM 1KM Aspal 2 Buluh Rejo – Mentawakan Mulya – Dukuh Rejo (10KM) 5KM 5KM Aspal 3 Sumber Wangi – Pandan Sari – Pematang Ulin – Rejowinangun (8KM) 2KM 4KM 2KM Perkerasan 4 Karang Indah – Bayan Sari – Banjarsari – Makmur (7,5 KM) 2KM 5,5KM Aspal 5 Kertabuwana – Trimartani (2,7KM) 1KM 1,7KM Perkerasan 6 Batu Meranti – Trimartani (3,5KM) 1KM 1KM 1,5KM Perkerasan 7 Baru Gelang – Beringin – Salimuran (5,5KM) 3KM 2,5KM Perkerasan 8 Sepunggur – Api-Api – Sungai Bubu (5KM) 3KM 2KM Perkerasan 9 Sepunggur – Gunung Tinggi (9KM) 5KM 4KM Aspal 10 Muara Tengah – Muara Ujung (2KM) 1KM 1KM Perkerasan 11 Perkerasan Jalan Setarap Kecamatan Satui (1,5KM) 1,5KM Perkerasan 12 Satui Timur – Satui Barat (3KM) 1,5KM 1,5KM Aspal 13 Pengaspalan Jalan Sumber Baru (4KM) 2KM 2KM Aspal 14 Marga Mulya Blok B (4KM) 2KM 2KM Aspal 15 Ingup – Koramil (2,3 KM) 2,3KM Aspal 16 Pantai Angsana (8,5KM) 4KM 4,5KM Pengerasan 17 Sidomulyo – Sepakat (5KM) 2KM 2KM 1KM Perkerasan 18 Sido Mulyo- Karya Bakti (5KM) 2KM 2KM 1KM Perkerasan 19 Pantai Bunati 4KM 4KM 1KM Perkerasan 20 Pantai Rindu Alam (800M) 800M Perkerasan 21 Rejo Winangun – Batu Bahalang (7KM) 3KM 4KM Perkerasan 22 Poros Desa Kusambi (3KM) 1KM 1KM 1KM Perkerasan 23 Kersik Putih – Pusat Perkantoran (6,5KM) 2KM 2KM 2,5KM 24 Jalan Manggis Tahap (4.2) 2.2KM 2KM 2KM 25 Jalan Bumi Bersujud 2Km 2Km Sumber : Dinas PU Kab. Tanah Bumbu.

Pembangunan Bidang Pendidikan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah mengamanatkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2011 – 2015 menempatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu agenda utama dalam rencana pembangunan daerah tahun 2011 – 2015. Untuk mewujudkan pengembangan kualitas sumber daya manusia di kabupaten Tanah Bumbu,maka salah satu kebijakan pemerintah kabupaten adalah Program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs dan Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) SMA/SMK/MA.

Program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs dan Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) SMA/SMK/MA adalah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap biaya operasional pendidikan. Melaui kebijakan Program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs dan Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) SMA/SMK/MA diharapkan semua warga usia sekolah di kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu. Sehingga upaya untuk mendukung suskesnya Wajib Belajar Pendidikan 12 Tahun dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan.

RINCIAN ALOKASI BIAYA 1. TK NEGERI Rp 35.000/siswa/bulan ( 319 siswa ) 2. TK/RA/BA SWASTA Rp 20.000/siswa/bulan (7.081 siswa) 3. SD/MI NEGERI/SWASTA Rp 12.500/siswa/bulan (33.735 siswa) 4. SMP/MTs NEGERI/SWASTA Rp 20.000/siswa/bulan (11.285 siswa) 5. SMA NEGERI Rp 100.000/siswa/bulan ( 3.048 siswa ) 6. SMK NEGERI Rp 150.000/siswa/bulan ( 2.808 siswa) 7. MA Negeri Rp 30.000/siswa/bulan (323 siswa) 8. SMA/MA SWASTA Rp 40.000/siswa/bulan (1.425 siswa) 9. SMK SWASTA Rp 60.000/siswa/bulan ( 968 siswa )

Selain itu, tersedianya berbagai sarana dan prasarana belajar anak didik juga terus dilengkapi dan ditingkatkan baik kualitas mmaupun kuantitasnya. Peningkatan kualitas dan kuantitas guru serta upaya untuk menciptakan tenaga pengajar yang profesional juga terus diupayakan dengan cara peluncuran program peningkatan kompetensi guru. Hal ini sangat relevan dengan salah satu strategi pembangunan di Tanah Bumbu yakni pembangunanan Sumber Daya Manusia. Santuni Anak Yatim Piatu, Janda Tua, dan Orang Tua Jompo Program santunan untuk anak yatim piatu, janda tua, dan orang tua jompo oleh Bupati terdahulu dilanjutkan pula oleh Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dan Wakil Bupati H. Difriadi Darjat.

Santunan tersebut merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Tanah Bumbu. Hingga saat ini kurang lebih sekitar 16.828 jiwa anak yatim piatu, janda tua, dan orang tua jompo yang tidak mampu yang masih disantuni. Tumbuhkan Kembali Budaya Gotong Royong Budaya Gotong Royong dimasyarakat saat ini dirasakan sudah mulai memudar. Untuk itulah Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming kembali menumbuhkan budaya tersebut dimasyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. Gotong Royong yang dilakukan untuk pertama kalinya oleh Bupati Tanah Bumbu bersama pejabat dan pns/ptt tanah bumbu di Batulicin dengan melakukan bersih-bersih desa.

Ajakan gotong royong oleh Bupati tersebut tentunya bukan hanya sebagai kegiatan untuk bersih-bersih desa dan ajang silaturahmi antar masyarakat saja, namun secara khusus agar lebih mendekatkan hubungan antara pelayan masyarakat dengan masyarakatnya agar terjalin hubungan membangun bersama dalam artian membangun Kabupaten Tanah Bumbu secara bersama-sama (gotong royong). Strategi budaya gotong royong tersebut bertujuan untuk saling bersama-sama membangun antara pemerintah dengan masyarakat agar terjalin hubungan yang harmonis. Sebab, yang mengetahui kondisi dilapangan terkait pembangunan desa adalah masyarakat didesa itu sendiri.

Mengembangkan Wisata Unggulan yang Selaras dengan Pembangunan Kehidupan Beragama, Sosial dan Budaya Salah satu misi dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dibawah kepemimpinan Bupati Mardani H. Maming dan Wabup H. Difriadi Darjat yaitu Mengembangkan Wisata Unggulan yang Selaras dengan Pembangunan Kehidupan Beragama, Sosial dan Budaya dengan tujuan mewujudkan Tanah Bumbu sebagai pusat pariwisata yang unggul dan terdepan di Kalimantan, berbasis warisan budaya lokal dan sumber daya alam daerah serta mewujudkan pengembangan industri kepariwisataan yang selaras dengan kehidupan beragama, sosial dan budaya yg berakar pada nilai-nilai luhur.

Untuk mengembangkan potensi kepariwisataan di Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu akan melakukan pembenahan dibidang kepariwisataan. Sebagai wujud perhatiannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Tanbu Drs. Abdul Karim beberapa waktu lalu mengatakan pada tahun 2011 direncanakan beberapa pembangunan untuk mempercantik pantai pagatan yang sering dikunjungi sebagai tempat rekreasi keluarga. Salah satunya dengan membangun gazebo dipantai rindu alam, pembangunan siring dipantai pagatan, pemasangan paving block, serta melakukan perbaikan jalan menuju kelokasi wisata agar mudah ditempuh dengan bekerjasama dengan dinas terkait dan pembanguna warung wisata. Sedangkan untuk wisata religious akan dilakukan perbaikan makam pangeran nafis di desa pacakan kecamatan kusan hulu serta membangun tempat parker yang tertata di kubah pagatan.

Sektor pariwisata di Kabupaten Tanah Bumbu terus dikembangkan selain untuk menambah pndapatan asli daerah tentunya juga akan berdampak kepada pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat sekitar. Terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan menuju pelayanan kesehatan gratis Salah satu misi dari Bupati Tanah Bumbu yaitu, Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing dengan Peningkatan Akses Layanan Pendidikan dan Kesehatan Yang Terjangkau dengan tujuan Mewujudkan masyarakat yang sehat. Adapun sasaran yang ingin dicapai yaitu Terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan menuju pelayanan kesehatan gratis.

Pembangunanan dibidang kesehatan bertujuan agar semua lapisan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau. Untuk mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Bumi Bersujud, pemerintah daerah telah berupaya secara maksimal untuk merealisasikan pembangunan daerah dengan dukungan fasilitas berupa rumah sakit yakni RSUD Kab. Tanah Bumbu, puskesmas, puskesmas pembantu (pustu) dan beberapa balai pengobatan. Sementara itu, untuk memberikan pelayanan kesehatan serta menurunkan angka kematian ibu dan anak, maka Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan program operasi cesar gratis bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu yang tidak mampu. Program tersebut dimulai pada tahun 2011.

Untuk sementara, Operasi cesar tersebut bekerjasama dengan rumah sakit swasta paradise di Kecamatan Simpang Empat. Hal tersebut dilakukan karena RSUD Kab. Tanah Bumbu peralatannya belum selengkap RS Paradise. Adapun syarat-syarat rujukan peserta jamkesda (pelayanan operasi sexsio cesaria) yaitu : 1) peserta jamkesda, 2) surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kepala desa dan ketua RT setempat, 3) Kartu Keluarga, 4) KTP, dan 5) Surat Keterangan Rujukan dari Puskesmas atau Rumah Sakit yang bersangkutan.

VISI : “TERWUJUDNYA KABUPATEN TANAH BUMBU SEBAGAI PUSAT PELABUHAN, PERDAGANGAN DAN PARIWISATA TERDEPAN DI KALIMANTAN BERBASIS EKONOMI KERAKYATAN MENUJU TANAH BUMBU YANG MAJU, UNGGUL, MANDIRI, SEJAHTERA, AMAN, RELIGIUS DAN BERAKHLAK MULIA SERTA BERINTELEKTUAL TINGGI”

MISI :
1. Menyelenggarakan penataan ruang wilayah yg mendorong pembangunan berkelanjutan dengan peningkatan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas.
2. Meningkatkan daya saing daerah yang berbasis ekonomi kerakyatan melalui peningkatan jaringan jasa distribusi lokal, regional dan nasional.
3. Mengembangkan wisata unggulan yang selaras dengan pembangunan kehidupan beragama, sosial dan budaya
4. Pengelolaan lingkungan hidup dan pemanfaatan Sumber Daya Alam yang berkelanjutan
5. Mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing dengan peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau.
6. Menyelenggarakan tata kelola birokrasi yang baik dan bersih.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

17 Agustus 2016 17.21

alhamdullilah,,,kotabaru dan batulicin terus berbenah dan berkembang....teriring doa untuk segenap unsur yg terlibat dalam pembangunan kota tsb sehat dan sukses selalu.

salam
Ahmad Yani
www.borneosolarcell.blogspot.com
>>>pusat listrik tenaga matahari terbesar di kalsel-teng<<<
mobile.0811-5121-599

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved