Home » » Matone, sentra Budi Daya Sayur Tepian Pantai

Matone, sentra Budi Daya Sayur Tepian Pantai

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 20 September 2011 | 08.01

Awalnya, siapa yang bisa mengira jika pasir gersang sepanjang garis pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir kab. Tanah Bumbu bisa disulap menjadi kawasan agro yang hijau merona seperti saat sekarang ini. jika di tahun tahun sebelumnya, apabila kita menginjakkan kaki di pesisir desa Mattone Pagatan, kita mungkin hanya menemukan hamparan pasir putih seluas mata memandang. jikapun ada yang hijau, tidak lain adakah semak belukar tanaman perdu yang setia menghiasi pantai.

Namun kini, suasana itu sudah berubah. ditangan puluhan petani Teipan Pantai Pagatan Mattone Kusan Hilir, tempat itu kini telah berubah menjadi kawasan Agro. beragam sayuran ditemui dengan mudah ditempat ini. dari terong, sawi, kacang panjang, kacang tanah, cabe, tomat, koll, seledri, mentimun, hingga semangkapun tertanam rapi. tentunya, usaha yang digeluti masyarakat mattone ini bukan tanpa usaha dan kerja keras yang gigih untuk membudidayakannya. mengingat, tanah gersang dengan kondisi yang sangat dekat dari permukaan laut, serta panasnya suhu ditempat itu, tentunya membuat para petani harus bekerja dengan lebih ekstra lagi untuk menjaga kadar air pada tanaman yang mereka semai ditempat itu.


"jika ditempat yang lebih jauh dari laut, atau yang lebih tinggi dari permukaan air laut, mungkin menyiramnya hanya satu atau dua kali dalam sehari. namun disini penyiraman dilakukan dengan sistem irigasi tetes, atau jika harus dengan cara lain, penyiraman harus dilakukan lebih dari tiga kali sehari" ucap Hadi Sutrisno petani yang juga ketua Gapoktan Mattone ini.

Bukan saja petani setempat merasa senang melihat tanaman mereka bisa tumbuh subur, akan tetapi Istri Bupati Tanah Bumbu Hj Erwinda Mardani HM, yang meninjau lokasi itu beberapa waktu lalu juga turut merasa bangga. Pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK, Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Erwinda Mardani ini mengatakan, turut senang dan merasa bangga atas segala bentuk partisipasi masyarakat kusan hilir ini.  seperti di daerah pesisir yang mampu menciptakan tempat budidaya sayur guna mencukupi kebutuhan warga yang ada di sekitarnya, juga keluar daerah Tanah Bumbu. Setidaknya prilaku itu diharapakan dapat dicontoh petani lain agar hasil budi daya sayur-sayuran tersebut dapat lebih ditingkatkan.

Dari penuturan Sutrisno, sesuai alam yang ada disini kami khusu mengelola jenis tanaman berakar pendek yaitu sayur-sayuran. Tanaman ini mampu hidup diatas lahan pasir dengan usia relatif pendek sehingga hasilnya cepat dipanen, terutama Jenis sayur yang dihasilkan oleh Gapoktan Mattone Sejahtera antara lain seledri sawi, kacang panjang, tomat, dan juga terong. Sayur yang sudah siap panen dipetik dan dikemas pada malam hari agar tidak cepat layu saat dijual kepasaran.

Sementara, dari beragam jenis sayuran, tanaman sayuran utama yang mereka kembangkan adalah jenis Sawi, mengingat jenis sayur yang satu ini relatif lebih cepat panen. bahkan rata-rata para petani mampu memanennya dua kali sebulan. tentunya keuntungan yang diraihpun lebih lumayan tinggi jika dibandingkan dengan tanaman sayuran lainnya.

Dari penuturan Sutrisno para petani bisa meraup keuntungan dengan hanya menjualnya dipasaran dengan harga Rp2500 perikat, sekedar menjadi catatan, sentra Budi daya sayur "Tepian Pantai" yang luasnya mencapai lima hektare tersebut mampu mencukupi kebutuhan konsumen dari dalam kabupaten Tanah Bumbu sendiri hingga ke sejumlah daerah lainnya seperti Kotabaru, Tanah Laut, bahkan tembus memasuki ranah sejumlah pasar di Banjarmasin.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved