Home » » 2 Tiang Listrik Roboh, Dihantam Puting Beliung

2 Tiang Listrik Roboh, Dihantam Puting Beliung

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 09 November 2011 | 19.45

Batulicin- Untuk sementara waktu, Kecamatan Batulicin, Simpang Empat, Karang Bintang, dan Kecamatan Mentewe kabupaten Tanah Bumbu mengalami pemadaman total. Hal ini terjadi setelah 2 buah tiang listrik yang terletak dibilangan jalan raya Pagatan-Batulicin, di Desa Segumbang Kec. Kusan Hilir, roboh dihantam Puting Beliung Sore (9/11) kemarin.

Berdasarkan Keterangan yang dihimpun dari Kepala PLN Ranting Batulicin H. Syamsu Saleh, Kejadian itu, terjadi sekitar pukul 15.00 wita. Begitu juga Menurut sejumlah saksi mata yang ada disekitar lokasi kejadian, angin kencang menjelang hujan lebat dan juga diiringi gemuruh rotasi putting beliung, itu secara tiba tiba menghantam tiang listrik yang berjejer di sekitar jalan raya itu. Selepas berlalulnya putting beliung yang diperkirakan berlangsung kurang lebih selama 10 menit, terlihat 2 buah tiang lsitrik berbahan baku semen itu patah.


“kejadiannya cepat, paling lama 10 menit lah” ujar Syamsu Saleh.

Dari penuturan Dure (36) warga sekitar mengatakan, dirinya yang saat itu tengah berada di dalam rumah, beserta ke tiga anak dan istrinya, langsung berhamburan keluar melihat tiang listrik yang ambruk itu. Takut menimpa atap rumahnya. Beruntung letak kedua tiang listrik mengalami rusak parah itu, masih terbilang cukup jauh dari rumah Dure.

“kaget juga pak, bunyinya lumayan keras. Kita lumayan takut dikira ada tabrakan atau apa, soalnya bunyinya sangat dekat. Takut juga kalo ada rumah yang lain kena putting beliung juga, makanya kami semua lihat keluar. Eh nggak tahunya Cuma tiang listrik yang ambruk” ucap Dure, sore itu.

Setelah dilakukan pendataan, selain 2 tiang listrik yang patah, juga diketahui ada 3 buah tiang listrik yang juga ikut miring, berikut 7 Travers yang ada disekitar lokasi kejadian tersebut juga ikut miring. Akibatnya jalur feeder express dan jalur desa Mudalang-batulicin terganggu. Sejak kejadian berlangsung hingga berita ini diturunkan, kondisi di sejumlah daerah di Kecamatan Batulicin hingga Simpang Empat mengalami pemadaman total.

“saat ini petugas PLN masih terus mengupayakan perbaikan, semalam-malamnya kita selesaikan. Mudahan saja semua permasalahan dapat diatasi tanpa ada kendala yang serius” ujar H. Syamsu Saleh yang dihubungi lewat telpon, kemarin seraya menambahkan dirinya saat ini sedang sakit, dan menjalani pengobatan rawat jalan. Meskipun demikian, dirinya masih terus melakukan pemantauan dan komunikasi terhadap anggotanya yang tengah melakukan perbaikan.

Sementara itu, sejumlah pusat pertokoan, hotel dan warung makan untuk menjalankan aktifitasnya dimalam hari, rata-rata menggunakan mesin jenset. Namun untuk operasional mesin foto copy, dan warnet, lebih memilih untuk tidak mengaktifkannya dengan menggunakan mesin jenset, selain karena lsitrik yang dihasilkan kurang stabil, menggunakan jenset juga dinilai kurang efektif. Belum lagi, menggunakan jenset juga harus rela menambah pengeluaran yang lebih besar lagi.

“mudahan mala mini sudah selesai, kita hawatir kalau besok-besok belum selesai berarti pengeluaran kita tambah besar lagi, harus nambah beli bensin lagi untuk menghidupkan jenset. Ini juga cukup menyulitkan kami, karena sekarang ini harga premium eceran sudah melambung hingga Rp 7000/liter “ ujar Udi (40), pemilik warung makan dibilangan pelajau ini.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved