Home » » 37 Bidan, Adukan Nasib Tunjangan Mereka ke Pemerintah

37 Bidan, Adukan Nasib Tunjangan Mereka ke Pemerintah

Written By Fokus Batulicin on Senin, 07 November 2011 | 16.34

Batulicin - sebanyak 37 Bidan yang bertugas di sejumlah Kecamatan di Tanah Bumbu, Senin (7/11) ramai-ramai mendatangi kantor bupati Tanah Bumbu untuk mengadukan nasib tunjangan penghasilan mereka yang selama ini tertunggak dibayarkan oleh pemerintah. Kedatangan tenaga medis disambut oleh wakil bupati, H Difriadi Darjat, Sektretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Drs Gusti Hidayat, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr Rusly Thamrin di ruangan rapat Sekda.

Tenaga medis yang berjumlah 37 orang tersebut berasal dari Puskesmas Kecamatan Kusan Hilir, Puskesmas Sebamban Satu, dan Puskesmas Kusan Hulu. Mereka mengadu ke pemerintah atas keterlambatan pembayaran uang tambahan penghasilan, setidaknya demikian dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, Agus Umar, saat mendampingi pertemuan tersebut.

Menurut Agus Umar, uang tambahan penghasilan untuk tenaga struktural dilingkungan dinas kesehatan sudah dibayarkan oleh pemerintah hingga Oktober 2011 lalu. Terlambatnya pembayaran uang tambahan penghasilan untuk tenaga funsional pada masing-masing Puskesmas disebabkan adanya tambahan jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang gajinya belum dimasukan dalam anggaran tersebut. Jumlah tambahan CPNS untuk tenaga fungsional dari dinas kesehatan mencapai 39 orang.


Tunjangan penghasilan mereka rencananya dibayarkan sekaligus bersamaan dengan tenaga fusional yang lain pasca penetapan angaran perubahan 2011. Persoalan penting lainya yang diharapkan tenaga medis dari kalangan bidan tersebut adalah kesamaan jumlah uang tambahan penghasilan antara tenaga struktural dan tenaga fungsional yang langsung terjun kepalangan. Selama ini jumlah tambahan penghasilan yang dibayarkan oleh pemerintah kepada tenaga fungsional dianggap masih lebih sedikit dibandingkan yang diberikan pada tenaga struktural dilingkungan Dinas Kesehatan.

Sesuai tempat mereka pekerjaan dan tingkat golonganya uang tambahan penghasilan yang dibayarkan pemerintah pada tenaga fungsional berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1000.000. Sedangkan untuk tenaga struktural kalangan staf golongan dua sebesar Rp450 ribu, staf golongan tiga Rp550 ribu, dan untuk tingkat esselon disesuaiakan tingkat jabatanya.

Menanggapi masalah itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu, H Difriadi Darjat meminta Sekretaris Daerah untuk dapat secepatnya melakukan rapat guna membahas tunjangan penghasilan tersebut. Termasuk pihak inpektorat juga diminta dapat segera melakukan audit terhadap masalah keungan dinas kesehatan agar laporan yang disampiakn menjadi lebih jelas dan tidak muncul prasangka buruk antara pegawai fungsional dan struktural dikemudian hari.

"semua pihak harus turut serta memikirkan dan mencarikan jalan keluarnya, termasuk inspektorat, yakni untuk  melakukan audit lebih lanjut supaya tidak ada sangka-sangka buruk dikalangan pegawai. Dan nanti bapak Sekda akan melakukan rapat, semoga uang tambahan penghasilan pegawai nantinya dapat disamakan," pinta  wakil bupati.
Share this article :

+ komentar + 3 komentar

8 November 2011 12.57

Ribut tu pank mun masalah duit ni...

8 November 2011 13.01

Yah begitulah..

15 Agustus 2014 20.52

(Srimuliani Handoyokusumo; Lolos PNS Guru di lingkungan Kemenag Berau)

Berawal dari keinginan kuat untuk mengikuti test tertulis CPNS yang dilaksanakan oleh PEMDA Berau dimana saya tinggal, saya pun ikut berpartisipasi mengkutinya. Namun sebenarnya bukan sekedar hanya berpartisipasi tapi terlebih saya memang berkeinginan untuk menjadi seorang PNS. Waktu pun terus berjalan, karena tertanggal 5 Desember 2013 yang lalu saya pun mengikuti Test CPNS yang diselenggarakan oleh PEMDA Berau dengan harapan yang maksimal yaitu menjadi seorang PNS. Kini tanggal 18 Desember 2013, pengumuman test kelulusan tertulis itu diumumkan. Dengan sedikit rasa was-was dan bercampur tidak karuan menyelimuti pikiranku. Rasa pesimisku memang timbul, karena pengumuman yang di informasikan adalah tertanggal 11 Desember 2013 namun di undur tanggal 18 Desember 2013. Dengan mengucapkan BISMILLAH, aku pun masuk ke halaman kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman test tertulis CPNS. Dan Syukur Alhamdulillah saya pun LULUS diurutan ke 3 dari 1 formasi yang aku ikuti di Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan berikut peringkat screen shoot yang saya jepret menggunakan Ponsel kesayangku.

Puji Syukur tak henti-hentinya aku panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas rezeki yang diberikan kepadaku. Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada :

1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon.

2. Suami dan Anak [DikMa]; Dukungan Do’anya sangat berharga dalam pencapaian saat ini.

3. Orang Tua, Saudara-saudaraku; Tetap mensupport aku selama 3 bulan terakhir ini, terimakasih Mama, terima kasih Kakak Perempuan ku, terima kasih Kakak Laki-laki ku tak terlepas juga buat teman-temanku terimakasih semuanya.

4. Terimakasih untuk khususnya Bpk.IR.AGUS SUTIADI M.SI beliau selaku petinggi BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.anda ingin LULUS seperti saya silahkan anda hubungi nomor bpk IR.AGUS SUTIADI M.SI,0852-3687-2555.

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved