Home » » BSM Batulicin Dinilai Kurang Profesional

BSM Batulicin Dinilai Kurang Profesional

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 06 November 2011 | 15.07

Batulicin- Memiliki nasabah sebanyak banyaknya adalah keinginan terbesar dari sebuah perbankan. Namun apa dinanya, jika setelah memiliki nasabah justru perbankan dinilai kurang professional dalam memebrikan pelayanan.

Setidaknya inilah yang dirasakan oleh Chan (34) warga Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu ini. Sejak dirinya menjadi nasabah dan memiliki kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) pada Bank Syariah Mandiri (BSM) yang berkantor dibilangan Jalan Raya Batulicin, hingga kini belum bisa melakukan penarikan uang tunai melalui mesin ATM tersebut. Hal ini lantaran, kartu ATM yang ia miliki belum memiliki nomer PIN yang seyogyanya diberikan perbankan, sejak kartu ATM itu dikeluarkan.

Jika sudah begini, segala transaksi yang harusnya menggunakan Mesin ATM itu, dengan tujuan mempermudah para nasabah, justru tak bisa dimanfaatkan olehnya, bersama puluhan nasabah lain yang juga bernasib sama. Belum lagi, sejak kartu-kartu ATM itu dikeluarkan, para nasabah yang selalu saja bolak-balik ke Bank yang identik dengan warna “Hijau” ini, oleh petugas Administrator yang bertugas melayani jasa semacam ini, selalu mengatakan, kalau mesin pembuat PIN yang mereka miliki selalu saja mengalami gangguan.



“setiap kali saya ke BSM, selalu saja mesin PIN-nya mengalami gangguan, untung tempat tinggal saya masih terbilang cukup dekat, bisa dibayangkan kalau mereka yang jauh, terus bolak balik, ini kan memakan waktu dan biaya. Seharusnya perbankan seperti ini sudah lebih professional dalam melayani nasabahnya” ucap Chan.

Keluhan lainnya juga dating dari nasabah lainnya, sebut saja Ida (30) yang juga bernasib sama. Meskipun baru menjadi Nasabah BSM, dan telah memiliki Kartu ATM, tetap saja belum bisa menggunakan. Permasalahannya sama, yakni belum memiliki nomer PIN. Padahal wanita yang berprofesi sebagai tenaga pengajar ini, berharap bisa menggunakan ATM-nya untuk mengontrol dana bea siswa yang bakal ia terima.

“saya berharap ini cepat selesai” harapnya.

Sementara, operator pengolah PIN pada Bank BSM, Norliani, kepada setiap nasabah yang ingin mendekat membuat nomer PIN ini berusaha menjelaskan dengan lugas, jika kerap kali mesin pencetak nomer pin yang mereka miliki kerap mengalami gangguan, terutama pada bagian jaringan. Ini terjadi nyaris setiap hari. “mari kita coba bu, soalnya dari tadi pagi, hingga siang ini nggak bisa dip roses, karena ada gangguan jaringan” ucap sang operator yang memiliki kepada seorang Nasabah yang mendekatinya, belum lama tadi.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved