Home » » Durian Selino Banjiri Tanah Bumbu

Durian Selino Banjiri Tanah Bumbu

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 24 November 2011 | 10.58

BATULICIN- Siapa yang tak kenal ke khas-an aroma dan rasa Durian Selino. Meski tak memiliki isi setebal Durian Montong, ataupun Durian Bangkok, namun durian yang di petik dari tanah pedesaan di Desa Selino Kabupaten Kotabaru ini, memiliki aroma yang kuat dan rasa yang cukup legit. Harganyapun boleh di bilang murah meriah. Di awal musimnya, Durian dengan diameter sebesar kepala bayi bisa terjual dengan harga Rp. 10 ribu hingga Rp.20 ribu perbiji atau rata rata berkisar 60 ribu  hingga 100 ribu per ikat (5 bh) .

 harga seperti itu, masih dianggap relatif murah, meskipun harga tersebut dipatok untuk durian jenis biasa. akan tetapi untuk jenis buah durian mentega khas kotabaru, dibandrol dengan harga yang lebih tinggi baik per buah maupun per ikatnya.

Takut terpilih buah durian masak karbitan, atau durian yang penuh dengan ulatnya. Disini di perlukan kejelian dan keahlian khusus oleh pembelinya. Jika tidak ingin kecewa, minta saran atau teman yang sudah terbiasa membeli buah duren jenis ini. Agar sesampainya dirumah, saat membelahnya buah yang berada didalamnya bisa dinikmati dengan penuh kepuasan.


“kalau durian Selino Kotabaru ini, biasanya jarang masak karbitan, karena pohonnya tinggi-tinggi. Selain itu lokasi perkebunannya berada di tengah hutan yang cukup jauh dari permukiman. Sementara terkait pemilihan buah yang ada ulat dan yang bersih itu sangat mudah. Dan biasanya harga buah yang seperti ini ditawarkan lebih murah harganya, baik per biji, maupun dalam satu ikatnya yang sudah berisikan 5 buah. Selain itu secara kasat mata, buah yang ber ulat bisa dilihat dari permukaan kulit. Dimana pada sela-sela duri kerap terlihat bolong-bolong berdiameter yang cukup kecil seperti rumah untuk ulat itu sendiri.” Ucap Usman. Pedagang buah durian yang kerap mangkal di pertigaan simpang tiga Fery di jalan raya Batulicin itu.

Pemasaran Durian Selino belakangan bukan saja mudah ditemukan di Batulicin, Pagatan maupun Satui. Akan tetapi durian jenis ini sudah mulai membanjiri Tanah laut hingga Banjarmasin. Dalam hal menikmati rasanya yang legit, tak salahnya jika kita harus memilih dengan penuh teliti, barang bagus meskipun agak sedikit mahal, ketimbang harus membeli ulat puluhan ekor dengan harga puluhan ribu.

“kalau ada yang mau beternak ya tidak apa-apa, kelakar Usman pedagang durian lainnya dari Pagatan ini,  sambil tersenyum. khusus untuk daerah Pagatan, buah berduri ini mudah ditemukan di sepanjang jalan HM Baderi Pasar Baru. Tepatnya di sepanjang bibir pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kuburan Muslim Pagarruyung, puluhan pedagang terlihat berjejer rapi hingga menjadikan pemandangan musiman yang cukup rapi.

Kondisi ini mudah ditemui sejak pagi hingga malam hari. Belum lagi, mobilisasi transportasi kendaraan roda dua yang kerap mengangkut hasil bumi berduri ini, menjadi salah satu pemandangan lain yang hanya bisa ditemukan di saat musim durian. Pemandangan unik itu terlihat sejak pagi buta sekitar pukul 06.00 hingga malam hari di poros pelabuhan fery Batulicin-Tanjung serdang, sebelum di sebar ke sejumlah sentra pemasaran yang ada di Tanah Bumbu dan sekitarnya. Ley
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved