Home » » 127.500 Pohon Ditanam Untuk Penghijauan Dan DAS

127.500 Pohon Ditanam Untuk Penghijauan Dan DAS

Written By Fokus Batulicin on Senin, 12 Desember 2011 | 12.39

BATULICIN – Sehubungan dengan gerakan penanaman 1 milyar pohon pada tahun 2011 ini, Kementerian Kehutanan RI Melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito Banjarbaru memberikan bantuan bibit sebanyak 127.500 batang untuk keperluan penanaman penghijauan untuk masyarakat dengan jenis pohon seperti mahoni, trambesi, sengon, glodokan tiang, tanjung, angsana, gaharu, langsat, petai, sukun, dan cimpedak.

 Dengan adanya bantuan tersebut, bagi masyarakat yang memerlukan bibit dan ingin melaksanakan penanaman pohon dapat menyampaikan permohonan melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan atau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanah Bumbu. Untuk mencapai target gerakan penanaman 1 milyar pohon Indonesia, Kadishutbun berharap agar masyarakat dapat melaksanakan penanaman pohon dengan bibit swadaya serta mitra swasta dapat memfasilitasi pemenuhan kebutuhan bibit untuk masyarakat.


Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Tanah Bumbu, Ir. Superiadi dalam sambutannya mengatakan dalam rangka upaya perbaikan kualitas lingkungan, pemerintah sejak tahun 2007 telah mencanangkan berbagai gerakan penanaman pohon oleh seluruh penduduk Indonesia, diantaranya yaitu : gerakan Indonesia menanam, gerakan wanita menanam, gerakan menanam satu orang satu pohon dan gerakan penanaman satu milyar pohon Indonesia yang diharapkan akan memberikan manfaat bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Adapun maksud dan tujuan gerakan penanaman pohon ini adalah sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh komponen masyarakat akan pentingnya menanam dan memelihara pohon, sebagai bagian dari sikap atau budaya bangsa yang melekat pada kehidupan sehari-hari. Keuntungan menanam pohon yaitu, menurunkan emisi gas rumah kaca, mengurangi dampak pemanasan global, penyerapan karbon dioksida, merehabilitasi hutan dan lahan, menambah tutupan lahan dan hutan guna mencegah banjir, kekeringan, dan tanah longsor serta penyediaan bahan baku kayu dimasa yang akan datang.

“kami yakin, dengan keikhlasan kita menanam pohon, gerakan penanaman ini akan dapat kita rasakan manfaatnya, baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Penanaman pohon harus kita mulai dari diri sendiri, kita mulai dari lingkungan kita sendiri dan kita mulai dari sekarang. Jangan berhenti menanam pohon, karena menanam pohon merupakan ibadah yang dapat memberikan manfaat bagi kita dan penerus kita,” ujar Kadishutbun Tanbu.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu, H. Difriadi Darjat saat membacakan sambutan Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan mengatakan penanaman 1 milyar pohon merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara masal yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, konservasi keanekaragaman hayati, peyerapan karbon diatmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim, mendukung pembangunan ketahanan pangan, energy, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat.

 Selain itu, mengingat tanah diberbagai wilayah Indonesia rawan akan bahaya erosi, banjir dan tanah longsor. Lebih-lebih bila diingat bahwa Indonesia berada didaerah tropis yang curah hujannya tinggi. Karena itu, pemanfaatan sumberdaya alam, baik hutan, tambang atau penggalian deposit kekayaan bumi lainnya harus diselenggarakan secara berhati-hati dan bijaksana yang berwawasan lingkungan. Hal ini penting agar tanah tidak menjadi rusak tanpa penutup vegetasi yang menjadi sarana perlindungannya.

Demikian pula pemanfaatan lahan untuk budidaya pertanian, terutama pertanian lahan kering didaerah hulu juga harus dilaksanakan dengan penuh perhitungan. Mengingat hamper seluruh wilayah Indonesia ini merupakan daerah aliran sungai (DAS). Hulu DAS merupakan daerah resapan yang penting. Apabila hulu DAS mengalami kerusakan akan memicu terjadinya banjir, erosi dan longsor.

 “Terjadinya banjir dan longsor dibeberapa daerah membuktikan bahwa hulu DAS telah mengalami kerusakan. Guna mengatasi masalah tersebut, Kementerian Kehutanan telah meluncurkan berbagai program untuk perbaikan lingkungan. Satu diantaranya adalah gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon,” ujar Menhut.

Mengingat perbaikan lingkungan ini merupakan kerja keras dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, maka diharapkan instansi terkait, kalangan pendidikan, TNI, POLRI, dan swasta ikut serta mendukung gerakan penanaman satu milyar pohon. Selain itu, melalui peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia ini diharapkan akan membangkitkan semangat swadaya masyarakat dalam gerakan penanaman satu milyar pohon, dan hal ini yang menjadi esensi dalam seluruh program gerakan penanaman pohon yang telah diluncurkan Kementerian Kehutanan dalam rangka perbaikan lahan kritis.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved