Home » » PDAM TANBU CANANGKAN KERJA SAMA DENGAN PT MJIS

PDAM TANBU CANANGKAN KERJA SAMA DENGAN PT MJIS

Written By Fokus Batulicin on Senin, 16 Januari 2012 | 11.53


Batulicin - Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan dicanangkan mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan baja PT Meratus Jaya Iron and Steel (MJIS) yang akan segera beroperasi di daerah tersebut.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, mengatakan pencanangan PDAM agar dapat bekerja sama dengan perusahaan PT MJIS sudah mulai dibahas bersama dewan perwakilan rakyat (DPR) setempat.

"Pihak DPR sudah sepakat tarif air PDAM untuk PT MJIS sekitar Rp6.825 per kubik. Mudah-mudahan nantinya ini bisa terlaksana saat perusahaan tersebut nantinya beroperasi," kata bupati saat melantik Direktur dan Badan Pengawas PDAM Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu periode 2011-2015 di Batulicin.


Terwujudnya kerja sama kedua perusahaan tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang baru bagi pemerintah daerah. Sehingga alokasi biaya operasioanal PDAM tidak hanya tergantung pada APBD namun juga bisa diambil dari keuntungan kerja sama dengan pihak PT MJIS. "Ini kerja sama yang baik. Sesuai tarif yang disepakati oleh pihak DPR, PDAM akan mampu mendapat pemasukan sekitar Rp200 juta per bulan dari PT MJIS," katanya.

Menurut bupati, keberadaan air bersih pada umumnya sangat bergantung terhadap masalah sosial yang perkembanganya semakin komplek. Hal ini menuntut tanggung jawab jajaran pemerintah daerah untuk dapat memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui sistem tatakelola air bersih yang berkualitas. Untuk memberi pelayanan prima terhadap masyarakar dan sejumlah pelanggan lain dari pihak perusahaan PDAM diharapkan memiliki langkah yang strategis sebagai komitmen pembenahan terhadap sistem pelayanan.

"Agar layanan PDAM kepada masyarakat jadi lebih optimal," tegas bupati pada saat pelantikan tersebut.

Pejabat yang dilantik sebagai Direktur PDAM Bersujud adalah Ahmad Sobari, S.Sos. Sedangkan sejumlah Badan Pengawas yang dilantik antara lain Drs H Abdul Hakim, dari unsur staf ahli bupati, ir Achmad Sofiani, MT dari unsur Kepala Dinas PU, dan Syaiful Adhar,SE,ME dari unsur masyarakat. Sobari S,sos, menyatakan mulai 2012 siap untuk melakukan pebenahan birokrasi pegawai dan perbaikan sejumlah instalasi air yang selama ini masih diangap sebagai penyebab rendahnya kulaitas pelayanan PDAM terhadap masyarakat.

Langkah tersebut ditrargetkan berhasil dalam kurun waktu seratus hari pertama sejak dirinya resmi dilantik sebagai pejabat Direktur PDAM tersebut. Menurut Sobari, rendahnya kualitas pelayanan PDAM sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya aliran listrik yang sering kali padam dan prilaku masyarakat yang sebagian juga tidak mau bersikap proaktif dengan pihak PDAM untuk bersama-sama menjaga sistem pelayanan agar berjalan dengan baik.

"Ada juga masyarakat yang tidak mau melaporkan jika melihat adanya saluran PDAM yang bocor atau rusak. Bahkan parah lagi, ada yang menyambung pipa tidak melalui meter dan menggunakan air semaunya sehingga menyebabkan saluran di tempat lain menjadi lambat atau macet," tegas sobari usai acara pelantikan tersebut..
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved