Home » » Nelayan Diminta Lebih Kreatif Memanfaatkan Tekhnologi

Nelayan Diminta Lebih Kreatif Memanfaatkan Tekhnologi

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 15 Maret 2012 | 14.52

BATULICIN – Wakil Bupati Tanah Bumbu H Difriadi Darjat mengatakan potensi perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu cukup besar dan menjanjikan. Terutama pada sector perikanan laut. Potensi yang dimiliki Tanbu tersebut jika dikelola secara baik
tentunya Tanah Bumbu bisa menjadi lumbung perikanan di Kalimantan Selatan.

"Potensi perikanan di Tanbu sangat menjanjikan. Mudah-mudahan potensi yang dimiliki ini bisa menjadikan Tanah Bumbu
sebagai lumbung perikanan di Kalsel," ujar Wabup H Difriadi Darjat saat penyerahan bantuan kapal tangkap nelayan Inka Mina 196 dan 197 dari Pemprop Kalimantan Selatan untuk 2 Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Cahaya laut dan Nelayan Harapan Jaya, Kamis (16/2/2012) di Pelabuhan Pelelangan Ikan Kecamatan Simpang Empat.

Dikatakan Wabup, potensi perikanan yang dimiliki Tanbu tersebut kalau diolah dengan tekhnologi yang canggih dan dukungan modal maka masyarakat Tanah Bumbu pun bisa sejahtera. Diakui Wabup, tekhnologi dan peralatan yang dimiliki di Tanah Bumbu masih sangat terbatas, untuk itu diharapkan melalui kegiatan penyerahan bantuan kapal nelayan oleh Gubernur Kalimantan Selatan ini kedepannya akan terjalin sinergitas yang terus berlanjut antar Kabupaten Tanbu dengan Pemprop Kalsel.

Disisi lain, sesuai dengan rencana strategis Tanbu, ujar Wabup, Tanah Bumbu diharapkan menjadi pintu gerbang Kalimantan Selatan dibidang arus barang dan jasa.

Diharapkan kedepannya, peran Kabupaten Tanah Bumbu untuk Kalimantan Selatan dibidang arus barang dan jasa dapat memberikan peran strategis dalam hal pendistribusian barang dan jasa ke wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan
Kalimantan Timur.

Untuk mencapai itu,  ujar Wabup, maka perlu insfrastruktur jaringan jalan yang cukup memadai. Di Kabupaten Tanah Bumbu
ada sekitar 300 km jalan yang rusak. dan Pemkab Tanah Bumbu memprioritaskan perbaikan insfrastruktur jalan selama 3 tahun.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Ariffin usai menyerahkan secara simbolis sebanyak 2 bantuan kapal kepada
nelayan Tanbu mengatakan kapal tersebut berkekuatan 30 GT (gros ton) atau kapal dengan kemampuan mengangkut ikan sebanyak 30 ton. Bantuan kapal ini diharapkan akan menjadi alat untuk
meningkatkan produksi perikanan , meningkatkan kesejahteraan nelayan dan sekaligus berfungsi untuk pertahanan dan
keamanan.

"mudah-mudahan para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama di Tanbu dapat memanfaatkan semaksimal
mungkin bantuan kapal yang diserahkan ini dengan melalui penggunaan dan pemeliharaan yang sebaik-baiknya," pinta
Wabup.

Potensi perikanan kita, ujar Gubernur, sangat menjanjikan, khususnya yang bersumber dari wilayah kelautan dan akan terus dimaksimalkan hasil tangkapannya Keterbatasan dan hambatan yang terjadi, ujar Gubernur, perlu kita benahi secara bersama-sama, baik melalui bantuan
permodalan maupun memperkuat armada tangkapan.

Pemprop Kalsel melalui Dinas Perikanan dan Kelautan akan terus berusaha dan berkoordinasi untuk perbaikan kesejahteraan para nelayan khususnya melalui pendekatan dengan Pemerintah Pusat agar bisa mendapatkan bantuan kapal dan bantuan
kebutuhan lainnya yang diperlukan para nelayan.

Dengan demikian, dikatakan Gubernur, para nelayan didaerah kita dapat bersaing dengan nelayan-nelayan lain dalam melakukan penangkapan ikan dan sekaligus akan meningkatkan produktifitas sector perikanan di Kalsel.

"Tujuan akhir semua ini, tidak lain adalah peningkatan kesejahteraan bagi seluruh nelayan di Kalimantan Selatan," ujar
Gubernur. (rel*)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved