Home » » Setelah 15 Jam Terapung, Nelayan Tanete Selamat

Setelah 15 Jam Terapung, Nelayan Tanete Selamat

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 21 Maret 2012 | 22.26


BATULICIN - Jamaludin (45) dan Mulyadi (13) warga Desa Tannete Kecamatan Kusan Hilir yang sempat terombang ambing di laut akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim dari Basarnas Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Selasa (20/3) kemarin.

Saat ini, keduanya tengah dirawat di Puskesmas Pagatan, karena kondisi yang kurang sehat setelah 15 jam terombang ambing dilaut Pagatan.

Pada saat gelombang tinggi, Jammaludin bersama anaknya Mulyadi sedang berada di bagang tempat menangkap ikan, karena kekuatan ombak yang begitu kuat, keduanya terlempar kelaut.

Selain itu, bagang milik mereka juga hancur karena terkena ombak yang ganas. Dalam kondisi cuaca yang buruk itu,  Jammaludin masih sempat mengikat kaki Mulyadi dengan tali. Hal itu dia lakukan agar dia tidak terpisah dengan anaknya untuk kemudian terus bertahan di atas laut menggunakan sepotong kayu.

Dalam posisi demikian, Jammaludin hanya bisa berdoa dan mengharapkan pertolongan dari warga lain, walaupun nampaknya hal tersebut begitu mustahil.

"Alhamdulillah, setelah lama bertahan dilaut dengan kondisi cuaca sangat buruk, akhirnya kami tertolong,"jelasnya.

Sementara itu,  cuaca ekstrim yang menyebabkan naiknya air laut dan gelombang tinggi menyebabkan ratusan kepala keluarga (kk) di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir kehilangan tempat tinggal.

Beberapa desa yang terkena musibah tersebut antara lain, Desa Bettung 28 kk, Pulau Salak 12 kk, Sungai Lembu 58 kk, Wirittasi 16 kk, Juku Eja 23 kk, dan Desa Pejala sebanyak 24 kk.

Selain itu, walaupun tidak mengalami kerusakan, dua desa lain di Kecamatan Kusan Hilir juga sempat terendam air laut pasang setinggi pinggang orang dewasa.

"Dua desa tersebut tenggelam total, tingginya mencapai pinggang orang dewasa,"ucap Kepala Desa Mattone Andy Jaya.

Rusli (56) warga Desa Gusunge yang juga terkena musibah tersebut saat ini terpaksa tinggal dirumah kerabatnya.

Dikatakannya, pada Senin sore, sudah mulai terlihat tanda-tanda akan ada gelombang besar. Namun, dia mengira pertanda itu hanya ombak besar biasa yang memang biasa datang pada saat musim angin.

Terkait hal ini, dia berharap agar pemerintah setempat dapat segera memberikan pertolongan kepada puluhan warga yang menjadi korban.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved