Home » » Laporan Khusus Hari Jadi Tanbu IX

Laporan Khusus Hari Jadi Tanbu IX

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 06 April 2012 | 08.50

Peringatan Hari Jadi ke 9 Sebagai Momentum Peningkatan Pelayan Publik Secara Menyeluruh.

Minggu tanggal 8 April 2012 ini tak terasa Kabupaten Tanah Bumbu menginjak usianya yang ke sembilan tahun. Sebagai daerah otonomi baru, selama kurun waktu sembilan tahun itu telah banyak perubahan yang terjadi di kabupaten bermotto Bumi Bersujud itu.

Dibawah kepemimpinan Bupati H Mardani H Maming dan Wakil Bupati H Difriadi Darjat, berbagai upaya dan langkah pembangunan konstruktif dalam rangka untuk memajukan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kesejahteraan masyarakat Bumi Bersujud telah dilakukan pemerintah daerah.

Selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan 8 (delapan) hari kepemimpinan duet Mardani - Difri yang dilantik pada tanggal 20 September 2010 lalu itu telah banyak kemajuan pembangunan daerah yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

Ini nampak dari kerangka dan pondasi pembangunan daerah yang benar-benar berlandaskan azas manfaat dan efisiensi program-program strategis pembangunan daerah yang mempunyai akses langsung kepada masyarakat khususnya yang ada diwilayah perdesaan.

Setidaknya hal ini dapat dilihat dari visi dan misi daerah yang hendak dicapai pasangan bupati dan wabup Tanah Bumbu yang pada pemilukada lalu lebih dikenal dengan pasangan 2 D atau DD ini. Karenanya pula, untuk lebih membumikan target capaian program strategis yang akan direalisasikan pasangan DD inilah yang kemudian Visi dan Misi yang ditawarkan pada masa kampanye lalu itu direfleksikan dalam visi dan misi kepemimpinan DD selama kurun waktu lima tahun mendatang. Di mana, dalam kepemimpinannya, untuk tahun 2012 ini pasangan bupati Mardani H Maming dan wabup Difriadi Darjat telah mencanangkan program unggulan dengan objek sentral pada sektor pendidikan, infratsruktur dan sektor kesehatan masyarakat dengan fokus masyarakat kurang mampu.

Bagaimana pasangan Bupati Mardani H. Maming dan Wabup H. Difriadi Darjat memaknai refleksi kemajuan yang hendak ditorehkan di Bumi Bersujud dalam masa lima tahun kepemimpinan lima tahun mendatang, berikut  wartawan Fokus Batulicin  melaporkan dalam bentuk Laporan Khusus.

................................................................................................................................................

Peringatan Hari Jadi ke 9 Sebagai Momentum Peningkatan Pelayan Publik Secara Menyeluruh sebagai daerah otonom baru di Kalimantan Selatan, di usianya yang ke 9, Kabupaten Tanah Bumbu telah banyak membawa perubahan bagi wajah pembangunan Bumi Bersujud.

Salah satu komitmen dari bupati H Mardani H Maming dan wabup H Difriadi Darjat yakni terbenahinya semua lini pelayanan publik.

Semangat dan komitmen inilah yang kemudian mendorong Bupati Tanah Bumbu H Mardani H Maming dan Wabup Difriadi Darjat untuk membenahi berbagai lini kinerja jajarannya agar bisa melakukan berbagai perubahan mendasar, baik menyangkut perubahan kinerja personil maupun perubahan pola pelayanan kepada masyarakat.

Perubahan secara bersama-sama ini tidak lain diproyeksikan bagi upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja jajaran Pemkab Tanah Bumbu dalam rangka mewujudkan opini pembangunan daerah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sehingga esensi yang harus dicapai adalah perlu ditingkatkannya kualitas dan kuantitas fungsi-fungsi pelayanan jajaran Pemkab Tanah Bumbu kepada seluruh masyarakat Bumi Bersujud yang salah satunya dapat direfresentasikan melalui terealisasikannya pelayanan publik yang baik dan efisien untuk mewujudkan peningkatan kinerja pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

Melihat perjalanan waktu yang telah dilalui oleh jajaran Pemkab Tanah Bumbu bersama seluruh elemen daerah yang ada, banyak persoalan yang dihadapi masih belum terselesaikan secara menyeluruh di berbagai level pelayanan kepada masyarakat. Meskipun hal itu masih dalam batas yang wajar, namun setidaknya ini menjadi perenungan bersama jajaran pemerintah daerah untuk mencari solusi pemecahan lanjutan agar persoalan yang ada tersebut terselesaikan secara utuh dan mampu memberikan progres nyata pada peningkatan kualitas pelayanan publik masyarakat Tanah Bumbu.

Berkat kerja keras dari semua komponen pemerintahan daerah selama kepemimpinan bupati Mardani H Maming dan wabup Difriadi Darjat, Pemkab Tanah Bumbu mendapatkan penghargaan Inovative Goverment Award (IGA) dari Mendagri pada tanggal 8 Pebruari 2011.

Dengan penghargaan IGA dari Kemendagri itu, sudah seharusnya menjadi cambuk dan motivasi bagi seluruh elemen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalismenya agar kedepan akan mampu berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bahkan untuk mengejar target peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah serta perusahaan daerah dalam menuju good governance sekaligus pula untuk mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah menuju opini WTP, jajaran pejabat pemkab Tanah Bumbu mendapat pengarahan dari BPKP Perwakilan Kalselteng. Di mana kegiatan ini tidak lain diarahkan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan bidang pengelolaan dan keuangan daerah, maupun dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja SDM aparatur pemerintah daerah.

Secara kontesktual kegiatan ini juga diproyeksikan bagi kemapanan profesionalisme dan kinerja aparatur pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum dan pembangunan secara efesien, efektif, dan terpadu.

*"Masalah Insfrastruktur Rampung Dalam Tiga Tahun Kedepan"*

Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu) melalui bupati Mardani H Maming dan wakil Bupati Difriadi Darjat berkomitmen akan merampungkan persoalan insfrastruktur jalan di wilayah Tanbu dalam tiga tahun kepemimpinannya.

Komitmen pemerintah daerah ini tidak lain dalam rangka menjawab persoalan atau aspirasi yang berkembang di masyarakat. Di mana masyarakat berharap masalah jalan khususnya ruas-ruas penting baik yang ada dipusat kota maupun diwilayah kecamatan yang kondisinya memprihatinkan dan diantaranya tidak layak untuk dilalui dapat direhabilitasi dan ditingkatkan kualitasnya sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan aktifitasnya.

Komitmen itu menurut bupati, merupakan salah satu misi yang diemban pemerintahannya dalam membangun Bumi Bersujud seperti yang diharapkan masyarakat. Saat ini hampir disemua titik ruas jalan lingkungan sudah ditingkatkan kualitasnya. Mulai dengan pengaspalan hingga perbaikan kualitas jalan permukiman penduduk dengan tekhnik pengecoran.

Langkah peningkatan pelayanan bidang fisik sarana dan prasarana ini terus didorong peningkatan kualitasnya tidak lain agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Tanbu khususnya yang ada di wilayah perdesaan. Karenanya pula, untuk mewujudkan komitmen tersebut, pihaknya melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat juga sudah merelisasikan program peningkatan kualitas ruas jalan antar desa dalam kecamatan, antar kecamatan, termasuk ruas penghubung kecamatan ke pusat kabupaten.

Program strategis terkait pembangunan dan peningkatan kualitas ruas jalan baik jalan lingkungan di pusat kota maupun ruas-ruas penting di wilayah kecamatan itu tidak lain terproyeksikan bagi peningkatan kualitas dan kuantitas kesejahteraam masyarakat.

Untuk mendorong capaian target program itu, untuk tahun 2012 ini pihaknya memproyeksikan pagu anggaran sebesar Rp.105.040.790.000,-. Dari pagu anggaran tersebut, saat ini yang sedang dalam proses lelang melalui E-proc senilai Rp. 99,6 Milyar, yang dimulai pada awal Pebruari 2012 lalu. Melalui proyeksi anggaran sebesar itu, diharapkan progres capaian target akan terealisasi dengan baik. Sehingga harapan masyarakat terkait adanya peningkatan insfrastruktur jalan sebagai salah satu pendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat dapat tercapai sesuai perencanaan yang sudah dilakukan pemerintah daerah.

Dengan komitmen dan kerja keras yang sudah dilakukan pemerintah daerah semenjak tahun pertama kemepimpinan bupati Mardani H Maming, setidaknya telah mendapatkan apresiasi yang besar dari masyarakat, dan ini menjadi semacam jawaban dari aspirasi yang berkembang di masyarakat khususnya kami yang tinggal di perdesaan.

*"Dua puluh Lima Persen Lebih APBD Terproyeksikan Untuk Bidang Pendidikan"*

Sadar bahwa pendidikan adalah kebutuhan urgen yang harus mendapatkan perhatian serius bersama dari eksekutif dan legislatif untuk memajukan dunia pendidikan di bumi Bersujud, pemerintah daerah melakukan terobosan konstruktif dengan mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 25 persen lebih pada APBD 2012.

Proyeksi ini didasarkan pada pemahaman bersama bahwa sektor pendidikan adalah pilar utama dari kemajuan daerah, selain tentu saja pilar  pendukung lainnya. Namun tanpa pembangunan sektor pendidikan yang baik sebuah daerah akan sulit melakukan pembangunan.

Dengan pembangunan sektor pendidikan yang baik dan terencana yang salah satunya adanya dukungan pendanaan, daerah telah memproyeksikan sebuah visi strategis yang diarahkan bagi pembangunan...Fadly Alfaritzi

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved