Home » » MAPPANRETASI GERBANG BUDAYA

MAPPANRETASI GERBANG BUDAYA

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 10 April 2012 | 07.44

Mappanretasi atau yang lebih dikenal sebagai ritual adat masyarakat nelayan bugis Pagatan untuk memberi makan penguasa laut atau dengan bahasa lain kerap juga di sebut Pesta Laut. Kedepan diharapkan bisa dikemas lebih apik tanpa menghilangkan seluruh kesakralan rangkaian upacara adat Mappanretasi, sebagai wadah mempersatukan umat dari beragam suku etnis yang ada di Tanah Bumbu sebagai salah satu Gerbang Budaya.

Hal itu seperti diungkapkan Burhansyah S.Sos selaku Ketua Dewan Lembaga Adat Ade Ogi Pagatan Tanbu saat menghadiri prosesi Mapamula Gau Mappanretasi di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Burhansyah mengatakan Sebagai Gerbang Budaya adalah bertujuan sebagai sarana promosi budaya serta beragam kesenian Tradisional etnis yang ada di Tanah Bumbu. Meskipun Mappanretasi adalah prosesi adat orang Bugis Pagatan tetapi telah merupakan bagian dari masyarakat Tanah Bumbu. Sehingga kedepan diharapkan semua budaya dan kesenian Tradisional lainnya bisa disajikan di event Mappanretasi dengan tujuan agar masyarakat Indonesia yang ada di Tanah Bumbu lebih mencintai budaya mereka sendiri ketimbang budaya budaya asing.

"Kita harapkan seperti itu. Dengan demikian kita harapkan pula semua unsur yang terkait dapat mendukung segala upaya panitia dan pemerintah daerah untuk mensukseskan event mappanretasi ini. Jangan sebaliknya, menentang apalagi merusak nilai sakral budaya Mappanretasi akibat perbuatan tak terpuji kita. Mari kita laksanakan bersama sama dan menikmatinya bersama sama pula" ujar Burhansyah.

Selain Pengurus Lembaga Adat Ade Ogi Tanah Bumbu juga hadir Bupati Tanah Bumbu beserta Wakil, pengurus PKK Dharma Wanita dan Unsur Muspika serta FKPD terlihat pula ribuang pengunjung yang memadati panggung utama Mappanretasi guna menyaksian prosesi Mappamula Gau tersebut kemarin.

Bupati Tanaha Bumbu mengatakan. Event mappanretasi adalah event yang hanya dimiliki oleh masarakat Tanah Bumbu dan hanya dilakukan setahun sekali sebagai rasa syukur masyarakat pesisir pantai kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunianya yang telah memberikan laut yang luas beserta penghiupan di atas dan di dalamnya. Untuk itu dirinya menginginkan agara event ini kedepannya bisa di kemas dengan beragam penampilan atraksi budaya serta suguhan menarik lainnya untuk menarik minat wisatawan lokal dan manca negara. Salah satu ide yang ditawarkan Bupati adalah pengelolaannya diharapkan bisa bekerjasama dengan Event Organizer tertentu.

Selain itu, berdasarkan prosesi mappamula gau oleh sandro menetapkan puncak Mappanretasi bakal digelar di penghujung April yakni tanggal 29 April mendatang.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved