Home » » International Offroad Batulicin, Makan Korban

International Offroad Batulicin, Makan Korban

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 24 Juni 2012 | 18.42

Hari Bersejarah, demikian terucap dari bibir orang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan saat mengetahui dan menyaksikan event bergengsi Offroad bertarap Internasional yang bisa digelar di Kabupaten Termuda di Indonesia ini.

Event dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari Bhayangkara yang digelar selama 3 hari penuh dari tanggal 22 sampai dengan 23 Juni dengan beragam kategori tersebut, hingga sempat menyita waktu istirahat offroader di malam hari itu, sayangnya tak sepenuhnya berjalan mulus. Detik detik hari puncak perhelatan akbar itu, sebuah mobil offroad dengan dengan nomer lambung 380, tiba tiba saja membabi buta lepas kendali menabrak kerumunan masa yang menonton di luar garis police line.

Informasi yang di himpun bersumber dari pihak Panitia dan juga Polres Setempat, dari kejadian itu, mengakibatkan 3 orang penonton yang tersambar meninggal dunia, dengan 9 orang lainnya mengalami luka ringan dan luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin.

".,Kejadian sekitar jam 12.30 pada SCS 11 di Lapangan terbuka Komplek Perumahan Mawar City, dengan insiden tabrakan maut yang mengakibatkan 3 orang penonton meninggal dunia, 4 orang luka berat, serta 3 orang mengalami luka ringan, seluruh korban , sudah diberikan pelayanan dan bantuan, baik material maupun non material. Kejadian merupakan musibah yang diluar dugaan yakni Murni akibat human eror" ujar Syamsir Alam selaku Pimpinan Lomba.

Di jelaskan lebih jauh oleh Samsir Alam, saat itu peserta tinggal 60 orang, dan tengah menghabiskan jadwal perlombaan di SCS 11 dan 12, masing masing SCs di ikuti sekitar 30 peserta, dan saat itu masing masing SCS akan istirahat. Serta merupakan pertandingan terakhir di kedua SCS. Namun di luar dugaan mobil Hummer yang dikendarai H. Johan (offroader Batulicin) yang baru saja akan menyelesaikan etape akhir di SCS 12 itu tiba tiba mengalami trabel secara tekhnis (gas lengket.red) dan meluncur ke bawah menabrak police line, penonton dan mobil yang terparkir berjarak lebih 5 meteran dari garis pembatas police line yang terbentang.

" Terkait faktor kecelakaan, masih dilakukan penyelidikan, terkait bantuan jumlah korban, 150 juta hadiah bakal dibagikan kepada keluarga. Indikasi sementara gas lengket atau nyangkut sulit kontrol" ucap Samsir Alam yang di dampingi petinggi panitia pelaksana dalam Jumpa Pers yang digelar di aula polres sore kemarin (24/6).

Korban meninggal, diketahui bernama Saiful bin Suryaman (10 Tahun) warga sungai kacil Tanah Bumbu, Angga Gunawan Bin Dadang Sujana (12 Tahun) warga sungai kacil Tanah Bumbu, serta Karyawansyah (37 Tahun) warga Tumbang Lahung Kalimantan Tengah yang baru saja bekerja di salah satu pertokoan di bilangan jalan raya pelajau simpang empat.

Dengan kejadian tersebut Panitia perlombaan memutuskan, seluruh kegiatan perlombaan dihentikan. Perlombaan khusus kelas ekstreem di tunda/ dilanjutkan dilain waktu dan ditentukan kemudian hari. Poin peserta kelas ekstreem pada perlombaan lanjutan di NOL (o) kan dengan perolehan hadiah juara 1,2,3,4,5 dan 6 tetap. Peserta kelas ekstreem hanya di ikuti oleh 30 peserta yang sudah terdaftar pada panitia. Seluruh hadiah kelas eleminasi senilai 150 juta rupiah akan disumbangkan kepada keluarga korban.

Sementara Kapolres Tanah Bumbu AKBP Abu Bakar Tertusi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan hingga dapat mengetahui secara pasti penyebab, kecelakaan berujung maut tersebut.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved