Home » » Pelayanan PLN Batulicin Tambah Bobrok

Pelayanan PLN Batulicin Tambah Bobrok

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 15 Juni 2012 | 17.40

Setelah mewacanakan sejumlah program pemerataan listrik pedesaan, listrik elektrik, dan juga penambahan fasilitas listrik melalui travo Gunung Tinggi Asam-Asam, sampai kini justru pelayanan listrik di wilayah Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, semakin bobrok.

Belakangan ini, sudah lebih dari 5 bulan kondisi listrik di daerah ini masih tidak normal, alias kebanyak mati mendadak tanpa adanya alasan yang jelas. Pemadaman tanpa pemberitahuan itu dilakukan dengan jumlah waktu (jam pemadaman) yang sangat lama, dari 8 jam, 12 jam hingga lebih lama dari itu. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Simpang Empat Pelajau Desa Barokah dan sekitarnya, hampir setiap malam terhitung satu pekan ini mengalami pemadaman dari pukul 17.00 sore hari hingga jam 04.00 dini hari. Pemadaman ini sudah barang tentu membuat kesal warga yang mengalaminya. Belum lagi, pemadaman seperti ini selain merugikan konsumen dari segi finansial saja akan tetapi juga disinyalir kerap sebagai pemicu terjadinya kebakaran (arus pendek), pencurian, dan juga tindak kriminal lainnya.

Kepala PT. PLN Ranting Batulicin H Syamsu Saleh saat di Konfirmasi diruang Tugasnya belum lama tadi, oleh salah seorang karyawatinya yang bertugas di layanan service mengatakan, jika pimpinannya sedang tidak masuk kerja. Sementara saat di hubungi Wartawan melalui Ponsel genggamnya juga tidak ada jawaban,

Namun di waktu yang berbeda, beberapa waktu lalu, H Syamsu Saleh menyampaikan bahwa PLN terus berkomintmen memberikan pelayanan yang lebih baik kedepannya. Selain melalui pembenahan pelayanan publik, juga mendatangkan mesin pembangkit yang dipersiapkan untuk wilayah PLTD Pagatan. Sementara kerjasama pembangkit baik pihak ITP Tarjun, berikut akan ditambah kerjasama PT Iron Steel sebagai pemasok listrik terbaru kepada PT PLN wilayah Tanah Bumbu.

Namun sayanganya, untuk saat ini, Daerah yang kaya dengan Batu Bara, Air dan sumber daya alam lainnya ini terpaksa menikmati listrik byarpet setiap hari setiap malam. Dengan beragam beban pekerjaan yang tertunda, karena menunggu listrik hidup kembali, atau harus terpaksa merogoh kocek yang lebih besar lagi untuk menghidupkan jenset, atau mungkin cukup mengelus dada hingga menunggu listrik menyala lagi.

Dir LSM Linta Indonesia, Rudi yang juga warga Desa Barokah Tanah Bumbu ini, menyesalkan sikap PLN yang seakan tidak mendengarkan keluhan pelanggannya itu. Hingga kejadian yang sama terus terjadi hingga pergantian bulan dan tahun. Pelayanan yang kurang optimal tersebut justru di pelihara, tanpa mau melakukan peningkatan kualitas layanan.

" Kalau tahu mesin pembangkitnya tidak mampu beroperasi kenapa di pake, alasan usianya sudah terlalu tua, toh,, kenapa mesin itu masih di pelihara, kenapa tidak mendatangkan mesin pengganti yang bagus, masih baru atau setengah baru, bukan setengah tua, akibatnya ya seperti ini, nggak ada habisnya mati lampu, kalau mesinnya yang di pasang sudah tua semua, bentar bentar batuk batuk, mati lagi" ujar Rudi kemarin.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved