Home » » 3816 KK Pengungsi Satui, Kembali Pulang

3816 KK Pengungsi Satui, Kembali Pulang

Written By Fokus Batulicin on Senin, 16 Juli 2012 | 15.18

Sebanyak 3816 KK, 4091 Jiwa warga korban banjir dari Desa Satui Timur, Sinar Bulan, Jombang, Sungai Danau, Bukit Baru, dan Satui Barat Kecamatan Satui sejak hari Senin (16/7) ini, sudah mulai kembali ke rumah masing masing dari titik pengungsian, terutama dari Gedung Serbaguna Satui.

Mengingat, kondisi air ditempat itu sudah berangsur angsur pulih seperti sediakala. Akan tetapi untuk penanganan tanggap darurat banjir di tempat itu, masi terus dilakukan hingga benar benar dipastikan musim penghujan telah berlalu, dan beberapa daerah rawan banjir dipastikan dalam kondisi aman. " Para pengungsi yang selama ini ditampung di tenda pengungsian terutama di Gedung Serbaguna satui, sudah kembali semuanya kerumah masing masing, untuk membersihkan rumah mereka dari bekas banjir" ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Tanah Bumbu (BNPB) Anwar Salunjang, Senin (16/7) kemarin usai menemani Sejumlah petinggi BNPB Pusat, dan BNPB Provensi Kalsel yang berkunjung meninjau lokasi banjir di Tanah Bumbu, bersama Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

Meski, kondisi air sudah mulai normal, dan para pengungsi sudah kembali kerumah masing masing, akan tetapi posko penanggulangan dan dapur umum sampai berita ini diturunkan masih terus siaga, dan menyediakan kebutuhan pokok para pengsungsi, dan di distribusikan langsung ke rumah rumah pengungsi.

"Penanganan Tanggap darurat banjir ini kita lakukan dari Tanggal dari tanggal 11 sampai dengan 18 Juli, akan tetapi jika kondisi berubah, maka kita akan lanjutkan penanganan ini. Sementara, terkait penanganan, dari pelaksanaan kegiatan pendirian posko, evakuasi korban, hingga pemenuhan kebutuhan korban banjir telah kita lakukan dengan baik, ini semua berkat kerjasama yang terkoordinasikan dengan baik antara Pemerintah, pengusaha dan masyarakat" ujar Anwar.

Selain Kawasan Satui, Musibah Banjir yang terjadi sejak awal pekan lalu, juga menimpa kecamatan lainnya seperti Kecamatan Angsana, Kusan Hulu, dan juga Kecamatan Kusan Hilir. Untuk Kecamatan Angsana terjadi di desa Sekapuk, kemudian Kusan Hulu hampir disepanjang bantaran sungai Kusan, dari Desa Manuntung, Binawara, Anjir, hingga Tapus. Sementara di Kecamatan Kusan Hilir, terjadi di desa Salimuran, Karya Bakti, dan Pulau Tanjung.

Untuk Kecamatan Kusan Hilir, Banjir hanya menggenangi kawasan pertanian seluas kurang lebih 500 hektar, dengan rata rata usia tanam 15 hari, dan belum bisa dipastikan gagal panen.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved