Home » » 500 Hektar Tanaman Padi, Terendam

500 Hektar Tanaman Padi, Terendam

Written By Fokus Batulicin on Senin, 23 Juli 2012 | 23.33

Sebanyak 500 Hektar Tanaman Padi yang terdapat di Desa Salimuran, Karya Bakti, dan Desa Pulau Tanjung Kecamatan Kusan Hilir, sejak beberapa hari ini tergenang Banjir akibat sungai Kusan Meluap pasca hujan yang turun secara terus menerus di Kawasan Kabupaten Tanah Bumbu sepekan terakhir ini.
Padi yang terendam hingga pucuk daun itu, rata rata baru berusia tanam 10 hingga 15 hari. Meski belum bisa dipastikan bakal puso atau gagal panen, tanaman vegetatif itu rawan terkena penyakit kuning, busuk, hingga terserang hama penyakit lainnya. Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tanah Bumbu Ir. Edward Turrahman melalui kepala Bidang Sarana dan Prasaran Pertanian, Suyana SP. Tanaman tersebut baru bisa dipastikan puso jika sudah terendam lebih dari satu minggu. Jika hanya satu atau dua hari saja, tidak berakibat fatal sejauh itu.



Beruntungnya, sejumlah daerah di Kusan Hilir yang saat ini tergenang banjir, karena sama berada di pinggiran bantaran sungai Kusan, sudah melalui fase panen raya, sehingga aman dari gangguan musim banjir tersebut. " Daerah di atasnya, sebenarnya juga sudah mulai tergenang, akan tetapi mereka rata rata sudah panen, jadi dipastikan aman" ujar Suyono, panggilan akrabnya.
Dari Pantauan di Lapangan, di beberapa sentra pertanian di desa tiga desa itu, sudah rata dengan air. Bahkan pucuk pucuknya pun sudah tak kelihatan sama sekali. Para petani berharap, hujan akan segera berlalu, sehingga tanaman itu bisa terselamatkan. Betapa tidak, para penduduk bantaran sungai ini, selain sebagai petani, tidak memiliki profesi lain.

Informasi terakhir, ditempat lain, sebanyak 3816 KK, 4091 Jiwa warga korban banjir dari Desa Satui Timur, Sinar Bulan, Jombang, Sungai Danau, Bukit Baru, dan Satui Barat Kecamatan Satui sejak hari Senin (16/7) ini, sudah mulai kembali ke rumah masing masing dari titik pengungsian, terutama dari Gedung Serbaguna Satui. Mengingat, kondisi air ditempat itu sudah berangsur angsur pulih seperti sediakala. Akan tetapi untuk penanganan tanggap darurat banjir di tempat itu, masi terus dilakukan hingga benar benar dipastikan musim penghujan telah berlalu, dan beberapa daerah rawan banjir dipastikan dalam kondisi aman. " Para pengungsi yang selama ini ditampung di tenda pengungsian terutama di Gedung Serbaguna satui, sudah kembali semuanya kerumah masing masing, untuk membersihkan rumah mereka dari bekas banjir" ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Tanah Bumbu (BNPB) Anwar Salunjang, Senin (16/7) kemarin usai menemani Sejumlah petinggi BNPB Pusat, dan BNPB Provensi Kalsel yang berkunjung meninjau lokasi banjir di Tanah Bumbu, bersama Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved