Home » » Maret 2013, Pabrik Karet Nusantara Batulicin Dipastikan Bakal Beroperasi

Maret 2013, Pabrik Karet Nusantara Batulicin Dipastikan Bakal Beroperasi

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 31 Juli 2012 | 16.29

Pembangunan Pabrik Pengolahan Karet dengan nama PT. Nusantara Batulicin, yang pada bulan Maret 2012 lalu diletakkan batu pertama pembangunannya, di perkirakan pada bulan yang sama di Tahun 2013 mendatang sudah bisa berproduksi mengolah karet mentah. Hal ini seperti di ungkapkan Direktur Utama Pabrik PT. Nusantara Batulicin H. Sofian kepada wartawan kemarin saat ditemui diruang kerjanya di Karang Bintang (31/7).

Dari pantauan dilapangan, pabrik berkapasitas produksi maksimal 70 ton perhari itu, saat ini terus dilakukan perakitan konstruksi baja, baik tiang maupun rangka atap. Sejumlah pekerja terlihat serius memasang baut raksasa pada satu persatu besi gelagar sebesar paha orang dewasa itu, dan diperkirakan proyek milyaran itu bakal rampung sesuai dengan perencanaan. "Catatannya asal cuaca mendukung, kalau cuacanya hujan terus, ini juga menjadi kendala kita dilapangan untuk menyelesaikan proyek" ujar Sofian menambahkan.



Sekedar menjadi catatan, proyek pembangunan pabrik karet itu, dibangun diatas lahan seluas 9,5 hektar, dan seluas 3 hektar lebih khusus diperuntukkan untuk konstruksi pabrik berikut kantor dan perumahan karyawan. Pabrik yang bakal menampung karet asal Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, diprediksi bakal membutuhkan ribuan karyawan pabrik, yang nantinya bertugas mengoperasionalkan mesin pengolahan, hingga menjadi komoditi setengah jadi. Untuk itu, diharapkan dengan keberadaan pabrik ini, kedepannya selain menyerap tenaga kerja, juga mampu meningkatkan kualitas hidup petani karet.

" Tanah Bumbu sebagian besar masyarakatnya adalah berprofesi sebagai petani dan pekebun, hal ini juga tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Kotabaru. Sebelum pabrik ini kita rancang, kita terlebih dahulu melakukan survey ke sentra tanaman karet. Saat ini total produksinya baru bisa menghasilkan sekitar 30 ton perhari. Sementara daya mampu pabrik itu nantinya setiap hari adalah 60 ton, jadi melihat kondisi dilapangan seperti itu, kita masih membutuhkan karet basah sebesar 30 ton lagi untuk mencukupi target produksi tersebut" ujar Sofian.
Bagi masyarakat petani, diharapkan dengan adanya pabrik karet itu, akan menjadi pendorong peningkatan kualitas kesejahteraan mereka, karena petani tidak lagi terbebani tingginya biaya angkut dan pengiriman hasil produksi karet basah mereka dari para pengepul ke Banjarmasin. Disamping itu, masyarakat juga diminta lebih jeli melihat peluang usaha baru dengan keberadaan pabrik di Tanah Bumbu. "Banyak peluang usaha yang terbuka lebar, masyarakat harus mampu menangkap peluang itu, dengan demikian kita tidak hanya jadi penonton, tapi juga ikut terlibat didalmnya, dan bisa menghasilkan pundi pundi rupiah" terang Sofian lebih labjut.
Saat ditanya apa yang menjadi kendala pendirian pabrik karet tersebut, sofian mengaku belum memiliki kendala yang cukup berarti, semuanya masih bisa berjalan dengan lancar, kecuali datangnya musim penghujan. " Wah itu dia pak, tapi semoga semua memenuhi target kita, bisa rampung di bulan Maret Tahun Mendatang" papar Sofian mengakhiri wawancara.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved