Home » » Pelayanan Rumah Sakit Tanbu, Mendapat Keluhan

Pelayanan Rumah Sakit Tanbu, Mendapat Keluhan

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 25 Juli 2012 | 09.08

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Tanah Bumbu yang berada di Desa Sepunggur Kecamatan Batulicin, sejak beroperasional ditempat tersebut, menuai kritik dan terus mendapatkan keluhan dari masyarakat Setempat. Lantaran, SDM yang bertugas di RSUD satu satunya terbesar di Tanbu itu, selalu mementingkan Administrasi ketimbang mengedepankan pelayanan pengobatan.
Keluhan itu, baru baru ini dilontarkan langsung oleh H. Johansyah, saudara kandung H. Syamsuddin (H.Isyam) pengusaha kondang putra daerah Batulicin. Lantaran selama ini, para petugas di Rumah Sakit itu terkesan lamban memberikan pelayanan, saat menerima pasien yang dirujuk ke tempat itu, dan selalu mengedepankan keperluan administrasi. Sementara, menurut H. Johan, panggilan pemilik Waterboom Tanbu, seharusnya pelayanan lebih didahulukan.



"Kalau ada pasien, apa lagi pasien gawat darurat, seharusnya di tangani dulu, di obati, atau kalau memang harus di operasi, segera tangani. Administrasi bisa menyusul, ini tidak, pasien datang, ditanya ini itu, diurus lewat apa? punya jaminan kesehatan atau tidak? Terus kalau melalui jaminan, berkas berkasnya sudah lengkap atau belum, kalau belum dilengkapi dulu? Ini kan perlu waktu, sementara pasien berjuang meregang nyawa, dimana rasa kemanusiaannya kok petugasnya seperti ini, apalagi itu rumah sakit daerah, bukan suasta yang lebih mengedepankan uang dan administrasi, bukan pelayanan" ujar H. Johan belum lama tadi.

Sementara Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming, mengharapkan dengan adanya kritik tersebut, pihak Rumah Sakit lebih mawas diri lagi dalam memberikan pelayanan. Sehingga masyarakat atau pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa ditangani dengan baik, dan tidak merasa kurang diperhatikan, lantaran pihak rumah sakit lebih mengutamakan kelengkapan administrasi terlebih dahulu.

" Utamakan pelayanan dulu, Administrasinya bisa saja menyusul" ujar Mardani H Maming.
Dikatakan Bupati, Rumah sakit umum daerah harus mengedepankan pelayanan terhadap pasien, tanpa memandang setatus atau golongannya. Didirikannya gedung mewah tersebut adalah semata mata untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Tanah Bumbu sendiri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, bukan dipersulit, atau bahkan terkesan diabaikan.

"SDM yang ditempatkan disana harus mengetahui tugas dan fungsinya" ucap Mardani.
Di pihak lain, Imron AH salah seorang warga Kecamatan Simpang empat juga sempat mengeluhkan pelayanan di RSUD tersebut, lantaran pasien selalu diminta membeli obat dari apotik koperasi rumah sakit, yang letaknya diluar rumah sakit. Meski sebelumnya koperasi itu berada di lingkungan rumah sakit, akan tetapi tetap saja diniliai kurang layak. Karena seharusnya rumah sakit memiliki anggaran pengadaan obat obatan tersendiri, dan tidak mesti melalui koperasi.
"Jadi apa fungsi rumah sakitnya, " ucap Imron.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved