Home » » Puluhan Hektar Padi Salimuran Terendam, Siring Jalan Lasungpun Jebol

Puluhan Hektar Padi Salimuran Terendam, Siring Jalan Lasungpun Jebol

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 15 Juli 2012 | 11.24

Instensitas hujan yang terus menerus meningkat sepekan terakhir ini membuat puluhan hektar sawah yang sudah ditanami benih padi berusia rata rata 1 bulan di desa Salimuran Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, terendam, Sabtu (14/7) kemarin.

Dari Pantauan, puluhan hektar sawah yang berada tidak jauh dari sungai kusan itu, rata dengan air. Tanaman padi yang biasanya terlihat menghijau itu, kini pucuknya pun sudah tidak terlihat lagi. Kejadian ini, menurut keterangan salah seorang petani di desa ini, sudah terjadi selama seminggu. Dikhawatirkan, jika dalam waktu dekat, air sungai tidak segera surut, maka tanaman padi yang berusia 1 bulan itu akan mati, terserang beragam penyakit, dan juga hama tanaman, terutama keon sawah.

"Sebagian besar di desa kami sudah mulai tanam, akan tetapi banyak juga yang sudah panen terlebih dahulu. Kalo usia muda seperti ini lebih rawan mati. Namun, kalo sudah berbuah kemudian terendam, itu juga lebih parah lagi, bisa dipastikan bakal gagal panen" ujar petani yang enggan menyebutkan namanya kepada Wartawan itu, saat ditemui di areal sawahnya, di Salimuran penghujung jalan pesawahan tersebut.

Selain Salimuran, nasib sama juga menimpa beberapa petani yang terletak di desa lainnya yang ada di sepanjang bantaran sungai Kusan hilir. Bahkan, dari beberapa informasi yang di himpun, Fokus Batulicin, akibat banjir ini, selain merusak tanaman padi, merendam permukiman warga, belakangan ini sudah mulai merusak tanggul siring jalan di desa lasung kepayang Kecamatan Kusan Hulu, hingga memenuhi badan jalan tersebut dengan genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Semula, Proyek pengerjaan jalan lasung itu dimaksudkan salah satunya berfungsi sebagai sarana transportasi dan juga penahan luapan air sungai. Namun karena belum tuntas dikerjakan, kini tanggul siring yang seharusnya sebagai bak tampung material dan agregat badan jalan, kini sudah ada yang jebol dan terisi penuh oleh air sungai. Sehingga menyulitkan warga untuk melintas di jalan besar ini.

"Kalo jebolnya ada beberapa titik baik di lasung sendiri maupun sampai di desa Manuntung. Sehingga air sungai masuk kedalam siring jalan. Tapi beruntung di Lasung, air sudah mulai berangsur turun sejak hari ini (15/7)." Ucap Kapolsek Lasung AKP Gatot Permadi, yang setiap hari memantau kondisi banjir yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved