Home » » Puncak HUT Bhayangkara, Polres Tanbu sajikan Tari Tradisional Kolosal

Puncak HUT Bhayangkara, Polres Tanbu sajikan Tari Tradisional Kolosal

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 01 Juli 2012 | 12.37

Ada yang berbeda dari perayaan HUT Polri kali ini jika dibandingkan dengan perayaan Harjad Bhayangkara dari Tahun Tahun sebelumnya. Perayaan HUT Polri Ke 66 di Polres Tanah Bumbu di Tahun 2012 ini lebih meriah, dan penuh kebersamaan dengan melibatkan beragam pihak. Hal ini terlihat dari beragam rangkaian kegiatan yang secara terus menerus di gelar di Mako Polres Bumi Bersujud tersebut, dari Awal Juni sampai dengan 1 Juli 2012 kemarin.

Beragam kegiatan tersebut, dari lomba anak sekolah TK, Lomba antar Kapolsek, Lomba di lingkungan jajaran Polres Tanbu, Adventur Motor Treil, Internasional Bhayangkara Offroad 2012, Atraksi PCB Polres Tanbu ke Mabes Polri, Zikir Akbar dan Tausyiah, Lomba mancing mania, jalan dan sepeda santai, serta pada puncak Harlah Bhayangkara itu di suguhkan atraksi tari tradisional kolosal dari seluruh daerah yang ada di Tanah Bumbu, dan bakal di akhiri dengan Nonton Bareng Piala UEFA 2012 malam ini,

Kepala Kepollisian Resort Tanah Bumbu AKBP Abu Bakar Tertusi melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Tanah Bumbu AKP Moerdilly mengatakan seluruh kegiatan itu murni untuk dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Tanah Bumbu, sekaligus menghangatkan kembali kebersamaan dan keakraban Polri dengan masyarakat. Agar kedepannya, seluruh pengabdian polri bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi kehidupan bermasyarakat, sosial dan berbudaya, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman dan tertib setiap saat, penuh kedamaian dan kebersamaan, polri dan masyarakat bahu membahu menciptakan suasana dan iklim yang harmonis, tertib terkendali.

"Karena tugas menciptakan keamanan dan ketertiban bukan datang dari Polri saja, akan tetapi dari kita semua, untuk itulah diperlukan kebersamaan untuk menciptakan suasana tersebut" Ujar Moerdily kemarin, saat ditemui di sela kesibukannya, di puncak peringatan Harjad Bhayangkara di Polres Tanbu, kemarin.

Saat ditanya, kenapa Polres Tanbu di puncak Harjad Polri kali ini menyuguhkan beragam seni tari tradisional, dikatakan Moerdily hal ini, menggambarkan bahwa Polri itu cinta dengan kedamaian, cinta dengan budaya yang ada di Tanah Air, dan yang terpenting adalah menghilangkan kesan "Angker" polisi itu sendiri, mengingat polisi sekarang sesuai dengan tugas dan fungsinya adalah, pengayom, Pelindung, dan pelayan masyarakat.

"Polri juga bertugas melestarikan budaya yang kita punya, jadi kita tidak selalu dan seharusnya selalu menampilkan atraksi kekerasan, atraksi berkesenian itu justru membuat hati kita damai, tenang, dan menikmatinya dengan rasa penuh kecintaan, karena hakikatnya kita semua memerlukan kedamaian, dan enggan terhadap kekerasan," tambah moerdilly.

Sejumlah penari cilik terlihat piawa berlenggak lenggok di depan Kapolres, Bupati Tanbu, dan juga tamu undangan lainnya yang turut berhadir dalam kegiatan Syukuran Harjad Polri tersebut, dengan menyajikan beragam tarian terutama, tari suku Dayak, Banjar, Bugis, Jawa, Batak, dan beragam daerah lainnya yang ada di Tanah Bumbu.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved