Home » » GMK Primadona Tambang Liar di Tanbu

GMK Primadona Tambang Liar di Tanbu

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 02 Oktober 2012 | 12.00

PT. Gawi Makmur Kalimantan (GMK)adalah perusahaan kelapa sawit yang sudah berumur. Hingga pertengahan Tahun 2012 ini, tak ada yang istimewa dari perusahaan tersebut. Namun, siapa nanya, belakangan nama GMK melejit ke permukaan di sejumlah Media di Kalimantan Selatan. Betapa tidak, GMK menjadi "Sarang Penyamun" Ilegal Minning alias markas empuk kegiatan Penambangan Tanpa Izin.

Selain jarak menuju sejumlah pelabuhan sangat dekat, kupasan tipis, batu low kalori yang mudah tersingkap, membuat biaya operasional pelaku Peti di tempat ini lebih minim. Akhirnya GMK menjadi prioritas dan primadona wadah nyari batu bara ilegal di Tanah Bumbu.

GMK Sawit, berubah menjadi GMK "sarang Penyamun" pun kini menjadi Target Operasi para pemburu pelaku Ilegal Minning. Sebut saja Unit Reskrim Tanah Bumbu, yang beberapa bulan ini tengah giat melakukan Razia. Daerah tersebut masuk dalam kategori TKP yang cukup berhasil menjaring pelaku Penambangan Tanpa Izin (Peti).

Belasan alat berat, operator dan pengawasnya berhasil diamankan dari tempat ini sejak pertengahan Tahun 2012 lalu. Hal ini, menurut Kasat Serese Polres Tanbu AKP Ronaldo Maradona T.P.P. Siregar SH, S.Ik melalui Kanit II Unit Pertambangan Serse Ipda Ferdinand E Numberi, adalah berkat kerja keras pihak Kepolisian Resort Tanah Bumbu, untuk membuktikan ke seriusan mereka memberangus kejahatan Ilegal Minning tersebut. Bahkan, untuk mensukseskan kegiatan Peti Intan 2012 kali ini, sejumlah Unit Reserse lainnya pun di libatkan.

"Ini kesungguhan kita selaku Pihak Kepolisian untuk memberangus Peti. Dan sebagian besar pelaku memilih GMK sebagai tempat kegiatan Peti mereka, dan sudah belasan kita amankan" ujar Kanit, Ferdinand E Numbery, Selas (2/10) kemarin saat ditemui diruang kerjanya.

Dari Keterangan Kanit, pihaknya juga kembali mengamankan 3 alat berat dari lokasi GMK pada Tanggal 30 September lalu, sekitar jam 23; 00 malam, dengan di pimpin langsung Kasatserse unit I, II, III, IV berhasil menemukan 3 unit alat berat yang sedang beropaerasi di TKP GMK, Berikut pengawas, dan operator alat beratnya.

Sejumlah alat berat yang berhasil diamankan diantaranya, Hitachi Saksis 330 sebanyak 2 unit, serta satu unit Dosan 500. Para pelaku rata rata berhasil melakukan pengerukan, hingga terlihat batu bara menyembul, dan siapa jual batu di lokasi Peti.


" Sejak operasi hingga kini sudah 17 unit alat yang kita amankan, lokasi terbanyak di GMK. Hal itu awalnya lantaran adanya laporan dari pihak GMK" papar Kanit II ferdinand E Numberi.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | EDHA KENCANA CORP | Batulicin
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved