Home » » Jelang Idul Adha Arus Lalin Menuju Jembatan Pagatan, Macet 7Km Lebih

Jelang Idul Adha Arus Lalin Menuju Jembatan Pagatan, Macet 7Km Lebih

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 24 Oktober 2012 | 17.57

Sudah dua hari ini, Arus lalulintas dari dan menuju Batulicin-Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, mengalami kemacetan sepanjang kurang lebih 7Km, dari ruas jalan raya Barugelang Kecamatan Kusan Hilir, hingga depan TPU Kuburan Muslimin Pagatan. Kemacetan ini terjadi lantaran arus mobilisasi transportasi di daerah tersebut mengalami lonjakan, menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh diakhir pekan mendatang.

Dari pantauan media ini, kemacetan terjadi dari depan tikungan SDN Barugelang (Jalan Beton) hingga depan Kuburan Muslimin Pagatan. Dengan kondisi kemacetan terparah berada di jalan raya Barugelang, karena di lokasi ini, menurut pengakuan beberapa sopir yang terjebak di kemacetan itu rata rata memakan waktu lebih dari satu hingga dua jam, baru bisa meninggalkan lokasi kemacetan untuk menuju kota Pagatan. Selain Jalur Jalan raya Barugelang, dan jalan raya provensi kusan hilir (depan Kuburan Muslimin) kemacetan lainnya juga terjadi dari simpang tiga muara jalan A Yani menuju Jembatan Kusan Hilir.

" Kami sudah satu jam lebih masih disini sja pak, majunya pun cuma pelan pelan, setop lagi, jalan lagi, setop lagi," ujar Ujang, Salah seorang sopir truk yang bakal menuju banjarmasin, untuk membawa muatan.

Sayangnya, dari kejadian itu, menurut pengakuan ujang, tak terlihat petugas kepolisian lalulintas maupun dari Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lintas, guna melancarkan arus kemacetan. " Kalo saya lihat, nggak ada tuh yang pake baju dinas Polisi sama Dinas Perhubangan yang mengatur lalulintasnya kalau yang pake baju sipil ada" ujar Ujang menjelaskan.

Saat di Konfirmasi Kasatlantas Polres Tanbu, AKP Idit, mengaku sejak diberlakukan satu jalur beberapa waktu lalu, aparat petugas kepolisian sudah melakukan giat penjagaan di sekitar pos Polisi Pagatan yang bertugas mengamankan lalulintas bersama aparat pengamanan dari Dinas Perhubungan, sebanyak dua orang hingga saat ini. Penjagaan dilakukan secara bergiliran, baik siang maupun malam hari.

"Ada tuh, petugas kita setiap hari melakukan penjagaan, tidak benar kalo tidak ada. Sejak awal sampai pengerjaan jembatan selesai, kita akan terus melakukan penjagaan, serta turut mengatur kelancaran lalu lintas di tempat itu. Apalagi menjelang perayaan Idul Adha ini." ucap AKP Idit, saat dikonfirmasi melalui pesawat telponnya, Rabu (24/10) kemarin.

Usai wartawan menghubungi Kasatlantas Polres Tanbu, tak lama kemudian, sore itu juga beberapa petugas kepolisian maupun dinas perhubungan, sudah mulai terlihat berjaga jaga mengamankan arus lalulintas di depan pospol depan jembatan pagatan. Kepolisian Lalulintas dan anggota Dinas Perhubungan seketika itu juga tiba di tempat menggunakan mobil patroli Lantas, serta langsung mengatur arus lalu lintas.

Sekedar diketahui, jembatan pagatan sudah beberapa hari ini mengalami perbaikan, bahkan dengan perbaikan itu, sejak Tanggal 23 september sampai dengan Tanggal 16 november 2012 mendatang, angkutan alat berat yang bakal melintas di sepanjang badan jalan Kecamatan Kusan Hilir menuju Batulicin atau sebaliknya, akan di hentikan sementara waktu.

Hal ini, sehubungan dengan dilakukannya perbaikan tiga buah jembatan penghubung kedua Kecamatan, yakni jembatan Salo Mate, Pagatan dan Tanah merah dalam waktu dekat ini. Untuk itu selama 55 hari akan di berlakukan Metode buka tutup bagi pengguna jalan dengan Berat kendaraan yang diperbolehkan melintas maksimal 10 ton, dan lebar kendaraan 2,5 meter.

" Beberapa titik, baik dari Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, maupun dari arah Kalimantan Timur, akan dipasang sejumlah sepanduk pemberitahuan, selain melalui pemberitahuan berupa sepanduk, juga akan kita umumkan melalui media cetak, dan radio terkait penghentian sementara jalur Kusan Hilir-Batulicin, bagi angkutan alat berat" Ujar Budi selaku Kontraktor PT. Panji Bangun Persada, saat di Konfirmasi melalui Telpon genggamnya, kemaren.

Tahun 2012 ini, tiga buah jembatan penghubung Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir dan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provensi Kalimantan Selatan. Tiga jembatan yang terletak di desa Tanah Merah Kecamatan Batulicin, Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir serta Jembatan Salo Mate penghubung Kecamatan Sungai Loban tersebut telah mendapat alokasi dana rehabilitasi bersumber dari APBN senilai Rp 7 Milyar lebih, untuk memperbaiki kerusakan lantai dasar jembatan yang kini kondisinya sudah sangat memperihatinkan.

Sebut saja salah satu jembatan yang juga masuk prioritas perbaikan total tahun ini adalah Jembatan Tanah Merah, jembatan penghubung desa Tanah Merah-Kersik Putih ini kondisi badan lantai dasarnya telah rusak, terkelupas hingga tulang rangka dasarnya di topang dengan rangka baja tambahan. Sementara Jembatan Pagatan, kondisinya juga tidak jauh berbeda. Dipastikan setelah sempat mengalami ambrol beberapa waktu lalu, sampai saat ini beberapa rusuk lantainyapun kini tengah memberojol keluar hingga terlihat dari permukaan badan lantai jembatan, meskipun sudah ditutupi dengan tumpukan batu beskos.

Ditempat lain, jembatan Salok Mate yang terletak di penghujung Kecamatan Kusan Hilir itu kondisinya tidak terlalu parah. Hanya saja pada badan lantai jembatannya kini telah banyak lobang, rusak hingga tembus ke rangka bagian bawah jembatan.

"Ini masuk dalam pekerjaan pemerintah provensi. Dengan kontraktor pelaksana PT. Pandji Bangun Benua, Banjarmasin dengan nominal kontrak pengerjaan proyek senilai Rp 6, 506 792 000 ,.awal penandatangan kontrak tertanggal 15 maret 2012 lalu, dan kini jembatan Tanah Merah sudah mulai dikerjakan, setelah mobilisasi alat dan material yang bakal digunakan dalam proyek tersebut" ucap Roy Rizali Anwar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Tanah Bumbu, ketika menjelaskan kepada wartawan di ruang ULP Gunung Tinggi, belum lama tadi.

Dalam pengerjaan Proyek Jembatan Tanah Merah, kontraktor kini tengah membuatkan jembatan alternatif yang bakal digunakan kendaraan umum selama masa perbaikan. Terlihat sejumlah pekerja lapangan telah memasang jerajak jembatan dari batang galam dan tiang pondasi jembatan terbuat dari batang kelapa. Jika jembatan alternatif selesai di bangun, jembatan utama tanah merah ditutup untuk sementara, karena semua lantai dasarnya bakal dirombak seluruhnya karena semua rangka lantai jembatan bakal diganti dengan yang baru.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved