Home » » Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 29 November 2012 | 10.50

BATULICIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), Selasa (27/11) di Mahligai Iman, Gunung Tinggi.

Pelatihan yang dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 27 Nopember - 01 Desember 2012 tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Difriadi Darjat.

Wabup H. Difriadi Darjat dalam sambutannya menyambut baik dengan apa yang dilakukan oleh BPBD Tanbu dalam upaya penaggulangan bencana di Tanbu.

Kabupaten Tanah Bumbu, ujar Wabup merupakan daerah yang rawan bencana seperti banjir dan kebakaran. Untuk itu, upaya reaksi cepat dalam hal penaggulangan bencana sangat perlu untuk dilakukan.

"saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada BPBD Tanbu selaku penyelenggara dan kepada peserta pelatihan atas keikutsertaannya pada pelatihan penaggulangan bencana ini," ujar Wabup.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanbu, Abdul Rahim, S.St mengatakan maksud dilaksakannya kegiatan pelatihan tim reaksi cepat penangulangan bencana yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam menangani bencana, dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penanggulangan bencana, penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh.

Sedangkan tujuan dari dilaksakannya kegiatan pelatihan yaitu terlaksananya penanggulangan bencana dengan cepat, tepat dan terkoordinir, agar masyarakat, pemerintah dan pelaku usaha waspada terhadap penanggulangan bencana.

Dikatakan Abdul Rahim, sesuai dengan amanat UU No 24 tentang penanggulangan bencana, bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita semua baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Salah satu upayanya yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan pengetahuan. Sikap dan keterampilan masyarakat terhadap penanggulangan bencana dari pra bencana, saat tanggap darurat dan pasca bencana yaitu dengan pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC).

"TRC merupakan lembaga non pemerintah yang sifatnya independent dan perduli dengan bencana, berjiwa sosial, siap kapan saja dan dimana saja ada bencana" ujar Rahim.

Sementara itu, jumlah peserta yang dilatih sebanyak 50 orang terdiri dari 10 orang Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Tanbu, 20 orang dari masing-masing kecamatan se-Tanbu yang juga akan dijadikan TRC PB di Kecamatan, 5 orang Tagana Dinsos, 3 orang Wasaka Rescue, 10 orang Damkar Tanbu, dan 2 orang dari Dinas Kesehatan Tanbu.

Adapun materi yang disampaikan yaitu kebijakan pemerintah terhadap penanggulangan bencana, baris berbaris, pengenalan peralatan DUMLAP, Simulasi DUMLAP, Kaji Cepat dan Penentuan Status Darurat, pemenuhan kebutuhan dasar logistik, tatacara pasang tenda darurat, pengoperasian perahu karet dan speed boat, dan penyelamatan dan evakuasi (water rescue). Sedangkan narasumber berasal dari BPBD Prop Kalsel, BPBD Tanbu, Kodim Kotabaru-Tanbu, dan Basarnas Rayon Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved