Home » » Dari 3 PKM, Ditemukan Suspek, 43 Penderita Hepatitis A

Dari 3 PKM, Ditemukan Suspek, 43 Penderita Hepatitis A

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 29 November 2012 | 14.14

Minggu minggu terakhir, Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, diributkan dengan penyebaran virus penyakit "kuning". Penderitanya diketahui kebanyakan dari anak anak usia sekolah. Akan tetapi mereka yang berusia dewasa maupun tua, tak dipungkiri sangat rentan terkena penyakit yang satu ini, terutama jika sebelumnya kondisi fisik dalam kurang sehat, ataupun terlalu lelah.

Saat Wartawan mencoba mengkonfirmasikan terkait penyakit tersebut, terungkap bahwa penyebaran virus penyakit "mata kuning", atau yang lebih dikenal secara medis penyakit Hepatitis A tersebut sangat cepat sekali, tersebar di beberapa wilayah kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan DR. Ambo Sakka melalui PLT nya, Agus Umar, Kamis (29/11) kemarin mengatakan, saat ini ada beberapa penderita yang dicurigai (suspek) tertular penyakit Hepatitis A, dan belum bisa dipastikan, karena semua penderita belum diperiksa ke laboratorium. Akan tetapi, berdasarkan ciri, sangat mendekati dengan penyakit Hepatitis A.

"Data sementara, untuk mingggu terakhir ini, tercatat sudah ada 43 penderita, dan semuanya baru dicurigai, secara medik belum dipastikan mereka semua positif terserang Hepatitis A atau B, kita masih menunggu hasil lab nya" ujar Agus Umar, kemarin saat didampingi Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Tanah Bumbu, M Yamin Bahrudin, serta Staff Tekhnis Lapangan PMK Syaiful Fahri.

Dari data Dinas Kesehatan, tercatat temuan indikasi Kasus Hepatitis A tersebut untuk wilayah pelaporan Puskesmas Batulicin ditemukan 13 kasus, Puskesmas Simpang Empat 20 kasus, serta Puskesmas Darul Azhar sebanyak 10 penderita. Diduga angka tersebut akan bergerak naik, setelah adanya laporan dari Puskesmas Pagatan, Sungai Loban, Angsana, Satui, Karang Bintang, Kuranji maupun dari Puskesmas Kecamatan Mantewe.

"Awalnya kita dapat informasi dari keterangan dokter dari puskesmas dicurigai terserang virus Hepatitis A, setelah itu kita lakukan uji lab, ternyata ada kecocokan. Begitu kita lihat kesamaan gejala dengan hepatitis B, Negatif. Untuk itu kita bersama sejumlah pihak terkait terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan penularan virus Hepatitis ini, dengan cara terjun langsung kelapangan, dengan melibatkan pihak sekolah, maupun masyarakat umum, termasuk membagikan selebaran himbauan pencegahan" papar Syaiful Fahri.

Saat ditanya, apa penyebab penyakit Hepatitis A, ini, dijelaskan faktor utamanya adalah disebabkan oleh virus, yang disebarkan melalui kotoran/ tinja penderita, biasanya dengan cara melalui makanan, bukan melalui aktifitas seks, atau darah. Hepatitis A, adalah jenis penyakit hepatitis paling ringan, jika dibanding dengan hepatitis B, dan C. Hepatitis B dan C penyebarannya melalui media darah dan aktifitas seksual, dan lebih berbahaya ketimbang hepatitis A.

Adapun gejala hepatitis A dibagi menjadi 3 stadium, pendahuluan dengan gejala letih, lesu, demam, kehilangan selera makan dan mual. Stadium dengan gejala kuning, dan stadium kesembuhan gejala kuning tidak selalu ditemukan. Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan enzim hati, SGPT, SGOT.

Tanda dan gejala Hepatitis A, yakni kelelahan, mual dan muntah, nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati, kehilangan nafsu makan, demam, urine berwarna gelap, nyeri otot, menguningnya kulit dan mata (joundice).

Selama 2 minggu setelah gejala pertama atau 1minggu setelah penyalit kuning muncul, pasien diharapkan menjaga kebersihan dan lebih baik dirawat dirumah sakit agar mendapat bantuan medis yang memadai.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved