Home » » Hindari Pungli, Bupati Tanbu Harapkan Peningkatan Pengawasan

Hindari Pungli, Bupati Tanbu Harapkan Peningkatan Pengawasan

Written By Fokus Batulicin on Senin, 05 November 2012 | 15.50

Jembatan Pagatan, Bergoncang, Kemudian Platback lantai bagian kirinya menyusul ambruk, beruntung itu hanya se lebar kurang lebih 2m X 2m saja. Namun akibatnya, ratusan motor dan mobil tertahan dijalur itu, sementara petugas kontraktor dilapangan sibuk memperbaiki lobang yang menganga itu, dengan melakukan pengelasan. Alahasil, sekitar pukul 11:00 Senin (5/11) kemarin, lalu lintas yang mengalami kemacetan di tempat itu sejak pukul 06:00 mulai bisa di urai.

Kejadian semacam ini, sudah terjadi dua kali, hanya selang beberapa hari saja. Menurut Taal, selaku Pimpro dari Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga, untuk Pekerjaan Perbaikan jembatan Provensi itu, lantaran penngguna jalan terlalu memaksakan diri, melintasi jembatan dengan berat bobot melebihi 10 ton.

"Awalnya, ada truck pengangkut baja, dengan muatan 12 ton, ditambah dengan bobot mobil trucknya, total diperkirakan mencapai 24ton, sempat mengalami amblas, itu terjadi beberapa waktu lalu. Efeknya, sekarang baru kelihatan. Lantaran plat bagian bawah jembatan ambrol, namun sudah diperbaiki. Dan sudah bisa dilalui" ujar Taal, saat dikonfirmasi Wartawan Media ini, Senin (5/11), kemarin siang.

Ditambahkan, Taal, jika tidak ada aral, jembatan bagian kanan yang sudah selesai diperbaiki itu, 3 hari kedepan sudah bisa di buka, untuk dilalui. Akan tetapi, satu hari kedepan (besok 6 November.red) jika memang diperlukan, jalan tersebut juga sudah bisa digunakan. Setelah itu, pihak Kontraktor akan segera melakukan perbaikan jalur kiri jembatan.

Dengan demikian, Taal berharap pengguna jalan bisa memaklumi kondisi jembatan saat sekarang ini, dengan mematuhi aturan berlaku, untuk kendaraan bermuatan diatas 10 ton, sementara waktu tidak melintas di atas jembatan tersebut, demi kelancaran lalulintas serta kelancaran perbaikan badan jalan diatas jembatan tersebut.

Ada Pungli Di Jembatan ?

Ada Kesempatan, disitu ada kesempitan, setidaknya itu yang terjadi di Jembatan Pagatan Kusan Hilir. Dari Penuturan Konsultan Pengawas Kontraktor Pelaksana Rehabilirasi Jembatan Kusan Hilir, Fadil mengaku kecewa, ulah oknum anggota yang ditugaskan melakukan penjagaan, justru meminta uang pelicin untuk meloloskan angkutan berkapasitas diatas 10 Ton.

Hal itu, dikatakan Fadil sangat tidak etis, lantaran dirinya merasa keberatan, karena tanggung jawab terhadap resiko terburuk akibat melintasnya Truck atau angkutan alat berat yang bermuatan melebihi 10 ton tersebut, ada di pundaknya, selaku Konsultan Pengawas. "Kalau terjadi apa-apa kita yang tanggung jawab, mereka enak enak meminta duit, seharusnya Petugas Kepolisian yang ikut mengawasi disini, turut bekerjasama dengan Kontraktor, demi menjaga kelancaran arus lalulintas, serta mencegah lintasan Truck bermuatan besar, termasuk Excavator, bukan sebaliknya, memberikan izin untuk lewat. Itu berdasarkan pengakuan sopir truck yang berhasil lewat, saat kita cegat setelah bisa lewat" ucap Fadil kepada sejumlah wartawan yang menyambanginya.

Menurut Keterangan Fadil, dirinya sempat mengejar 5 Unit Truck Fuso bermuatan kayu, yang diakui oleh supir adalah milik orang berpengaruh di Batulicin. Untuk meloloskan armada yang ia kendarai, sang sopir harus rela merogoh untuk diberikan kepada oknum petugas yang menjaga di lintasan kiri jembatan. " Kenapa aku di cegat, aku sudah bayar tadi lawan buhannya tuh" ujar Fadil meniru logat sang sopir, saat Fadil berusaha mencegat Truck yang naik ke atas jembatan dan berupaya menyuruhnya mundur.

Saat ditanya, berapa besar uang yang diberikan ke petugas, mengutip pernyataan Sopir, Fadil mengatakan sangat pariatif, yakni Ratusan ribu rupiah. Tergantung jenis Truck atau alat berat yang lewat.

Sementara, Kapolsek Kusan Hilir, AKP Tony saat dimintai Keterangannya oleh salah seorang Wartawan yang saat itu berada dilokasi, terkait pengawasan pengamanan jembatan itu, Kapolsek menegaskan bahwa hal itu bukan tugas Kapolsek.

Saat Berkunjung ke Jembatan Pagatan, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming, mengharapkan adanya peningkatan pengawasan dari semua pihak, Baik itu dari Satpol PP, Dinas Perhubungan maupun Anggota Polres, untuk mencegah terulangnya kejadian yang sama. Setidaknya itu bakal diberlakukan sejak satu hari kedepan. "Kita harapkan seperti itu, dan besok kita berlakukan. Selain itu, kita minta kepada kontraktor untuk segera membuatkan portal, agar tidak ada alat berat yang lewat lagi.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved