Home » » Penampung BBM Ilegal Dibekuk Polres Tanbu. 1800liter BBM, Berhasil Diamankan

Penampung BBM Ilegal Dibekuk Polres Tanbu. 1800liter BBM, Berhasil Diamankan

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 24 November 2012 | 16.15

Menjadi perhatian publik, dan sorotan semua pihak, Kelangkaan BBM yang terjadi di berbagai wilayah kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, mengharuskan Jajaran Polres Kab. Tanbu ekstra kerja keras beberapa hari ini untuk mengungkap beberapa kasus pelanggaran, atau penyelewengan BBM tersebut.

Bisa dibilang sedikit mulai membuahkan hasil, tapi penangkapan yang dilakukan Sat Reserse Polres Tanbu itu patut di acungi jempol, karena secara perlahan tapi pasti mulai menampakkan taringnya. Menangani penyelewengan BBM, ada yang bilang sedikit licin, namun tidak demikian ungkap AKP Ronaldo Maradona Siregar, Kasatreskrim Polres Tanbu ini.

Kemaren (23/11) malam, pihaknya berhasil mengungkap sindikat penyelewengan BBM di Wilayah Hukumnya yang siap dilarikan ke wilayah Pertambangan, dengan jumlah BBM yang cukup besar jumlahnya. Di duga BBM yang ia kumpulkan merupakan hasil langsiran dari pelangsir yang ia terima dari sejumlah SPBU yang ada di Kecamatan Batulicin, dan Simpang Empat Tanah Bumbu.

Diterangkan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Asep Taufik, melalui Kasatreskrim AKP Ronaldo Maradona, pada hari jumat Tanggal 23 November 2012 sekitar jam 20.00 wita telah tertngkp tersangka atas nama AS bin Y, saat berada di bengkel miliknya yang beralamat di jalan raya Serongga Sungai Dua Desa Gunung Besar Kec. Simpang Empat Kab.Tanah Bumbu

"TSK telah melakukan tindak pidana penyimpanan dan niaga BBM jenis solar sebanyak kurang lebih 1.800 liter dgn cara disimpan di tandon kapasitas 5.500 warna orange dgn isi BBM sebanyak 1.400 liter, 2 ( dua )buah drum masing-masing isi 200 liter" papar Ronaldo Maradona, saat dikonfirmasi Wartawan kemaren.

Dikatakan Kasat Reskrim, kedepan pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini, agar terus dapat ditekan. Sehingga jumlah pelangsirpun bisa diminimalisasikan. Dengan demikian, masyarakat umum dapat menikmati BBM Solar maupun premium tepat guna. Bukan dialihkan ke daerah operasional pertambangan.

Dari Kasus tersebut, tersangka bakal dijerat pasal 53 huruf C dan D, Undan Undang Migas, dengan ancaman Pidana Maksimal 3 tahun kurungan penjara dan denda 30 Milyar Rupiah.

Ket Foto: lokasi penampungan BBM solar oleh AS, yang dibangun di samping rumah pribadinya, di Jalan Raya Serongga,
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved