Home » » TP. PKK Komitmen Dorong Peningkatan Program PAUD

TP. PKK Komitmen Dorong Peningkatan Program PAUD

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 22 November 2012 | 11.52

BATULICIN – TP. PKK Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) berkomitmen untuk terus meningkatkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
 
Komitmen itu sendiri menurut Ketua TP. PKK Tanbu Hj. Erwinda Mardani dimaksudkan untuk membumikan atau memasyarakatkan program nasional tersebut sebagai salah satu program unggulan TP. PKK di Bumi Bersujud Kabupaten Tanbu, sehingga dengan begitu secara bertahap kualitas SDM putra dan putri daerah sudah mulai dibentuk dan dipersiapkan sejak usia dini.
 
"Sejauh ini kami dari TP.PKK Tanah Bumbu terus mengupayakan pemberdayaan lebih luas lagi program-program yang menjadi orientasi visi dan misi dari program PAUD", sebut Erwinda.
 
Dengan beragam upaya pemberdayaan program PAUD itu, pihaknya ujar Erwinda berharap akan memberikan dampak nyata dari peningkatan perkembangan anak secara positif sebelum mereka masuk lembaga pendidikan formal di tingkat Taman Kanak - Kanak (TK), dan dengan begitu keinginan peemerintah daerah untuk menyiapkan generasi daerah dengan kualitas SDM yang baik sudah dirancang dan dipersiapkan semenjak anak berusia dini.
 
"Seperti kita ketahui, program PAUD sebagai lembaga pendidikan non formal, didalamnya mencakup kegiatan kelompok bermain, penitipan anak, dan sentra PAUD yang sejenis yakni program PAUD keliling yang juga kita kembangkan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora)," papar Erwinda, kemarin.
 
Di mana melalui kegiatan PAUD keliling itu kata dia, anak-anak usia dini sebagai objek program PAUD yang ada di wilayah-wilayah perdesaan dan sulit terjangkau oleh pelayanan PAUD yang ada dapat tetap terlayani dan menjadi perhatian serius dari TP.PKK dan pemerintah daerah.
 
Kedepannya, sebagai langkah konstruktif untuk lebih memaksimalkan jangkauan pelayanan bidang pendidikan bagi anak usia dini di Kabupaten Tanbu, TP. PKK bekerjasama dengan Disdikpora melalui Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) akan terus mengembangkan jumlah PAUD di Tanbu, termasuk akan terus pula mengupayakan peningkatan kualitas dan kuantitas pendidik untuk program PAUD. Terkait dengan penambahan jumlah PAUD khususnya di daerah-daerah terpencil di sejumlah desa, pemerintah daerah akan mendorongnya  dengan memberikan kemudahan proses perijinan pembentukan lembaga PAUD.
 
Untuk diketahui, dari data yang ada di Disdikpora hingga saat ini di Tanbu telah terdapat sebanyak 239 lembaga pendidikan PAUD yang tersebar disejumlah desa di sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Tanbu.
 
Menurut Kepala Disdikpora M. Idjra'i melalui Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF), Hasanudin, dalam rangka untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) para pendidik PAUD sebagai pendorong utama pengembangan kurikulum berbasis sentra, pihaknya sudah melaksanakan pembekalan kepada para pendidikan PAUD terkait perlunya memberikan pemahaman-pemahaman dan larangan terhadap para orang tua agar tidak semerta-merta mengajarkan kepada anaknya yang berusia dibawah lima tahun tentang cara  membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) karena anak-anak tersebut tergolong masih  berusia dini.
 
Berdasarkan kurikulum, katanya,  anak yang masih berusia dini atau dibawah lima tahun tidak dianjurkan untuk belajar Calistung. Dalam tingkatan usia tersebut anak-anak masih dianjurkan untuk tetap bermain, namun dalam hal yang positif guna memotivasi dan berstimulan semangat belajar mereka ke jenjang pendidikan selanjutnya.
     
"Namun dalam kenyataan, tidak sedikit guru TK yang masih mengajar Calistung terhadap anak didik yang masih berusia dini. Untuk itulah sosialisasi terkait metode pengajaran dan kurikulum PAUD itu terus kita lakukan kepada para pengajar dan masyarakat," katanya.
     
Dengan pelaksanaan program PAUD yang sesuai standar kurikulum nasional itu, diharapkan anak-anak usia dini, meski akhirnya juga diberi pembelajaran Calistung, mereka tetap disodori forsi waktu yang lebih banyak bermain, dengan metode edukatif. Sehingga  dengan begitu anak akan menjalani tumbuh kembangnya secara proporsional dan sesuai dengan metode pembelajaran anak usia dini dengan standar PAUD nasional. (Adv/relhum).
 
 
 

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved