Home » » Perempuan Harus Mengambil Peran Dalam Pencegahan HIV /AIDS

Perempuan Harus Mengambil Peran Dalam Pencegahan HIV /AIDS

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 19 Desember 2012 | 08.46

BATULICIN -  Ketua FPPI (Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia) Kalsel, Mimiek Handayatie mengatakan, perempuan harus mengambil peran dalam pencegahan dan penyebaran virus HIV/AIDS.

Ini karena, sejauh ini perempuan kerapkali tanpa disadari dan diketahui yang bersangkutan, bisa menjadi objek penyebaran virus mematikan itu.

"Ini jelas sangat merugikan bagi perempuan, karena resiko yang ditanggung oleh perempuan akibat terjangkiti virus memaatikan itu sangat luas sekali. Itu sebabnya, perempuan harus mengambil peran atau turut aktif dalam langkah-langkah pencegahan secara langsung", sebut  Mimiek dalam paparannya pada acara Peringatan Hari AIDS Sedunia, belum lama tadi, yang digelar oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupeten Tanah Bumbu (Tanbu) di gedung Mahligai Bersujud.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh para pelajar, mahasiswa, Duta Wisata, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama itu Mimiek menegaskan, peran serta perempuan itu bisa diimplementasikan dalam banyak cara.

Salah satunya dengan tergabung dalam organisasi sosial yang secara khusus menangani problem-problem penderita dan keluarga penyandang virus HIV/AIDS.

Dengan peran aktif itu pula, perempuan tidak hanya terlibat dalam kegiatan sosial di organisasi, namun juga mampu memposisikan diri sebagai sosialitator bagi lingkungan sosial dan keluarganya melalui penyebarluasan tentang hal-hal penting terkait bahaya dan pencegahan virus berbahaya itu.

"Kelompok beresiko seperti ibu rumah tangga harus mendapatkan penjelasan yang tepat. Apalagi dari data yang ada, tiap tahun angka kasus menunjukkan trend peningkatan", papar Mimiek.

Pada tahun 2006, jumlah ibu rumah tangga terinfeksi 16.9 persen, dan naik menjadi 30 persen pada tahun 2012 ini.

Peringatan hari AIDS se- dunia yang digelar dalam bentuk seminar nasional tersebut mengambil tema Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV/AIDS juga menghadirkan Jothi (Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia).

Dalam seminar itu, peserta lebih banyak menanyakan kesiapan wanita dalam menghadapi penyebaran virus HIV.

Karenanya, Ketua Jothi Kalsel Heru Kurniawan menyebutkan, hal esensial yang harus diketahui publik adalah hindarkan kebiasaan berhubungan seks lebih dari satu pasangan, karena prilaku itu sangat memungkinkan menjadi pemicu utama terjadinya penyebaran virus HIV.

Untuk itu, langkah utama yang harus dilakukan oleh para perempuan guna mengantisipasi kemungkinan buruk itu adalah dengan melalukan tes HIV dini. Untuk di Tanah Bumbu langkah itu bisa dilakukan di Klinik VCT RSU Bersujud.

Semakin cepat melakukan tes HIV semakin cepat mengetahui terinfeksi atau tidaknya seseorang, ujar Heru.

Sementara itu Ketua KPA Tanbu yang juga Bupati Tanbu Mardani H. Maming melalui Sekretarisnya M. Akram Sadli mengatakan, kesiapan keluarga untuk menerima salah satu anggota keluarganya yang HIV Positif harus disupport dan mendapatkan bimbingan atau pendampingan dari tenaga profesional.

Di sinilah peran konselor atau pendamping sangat dibutuhkan. Tidak hanya terkait dengan bagaimana penderita harus melawan penyakitnya, namun juga terkait dengan bagaimana penderita harus menjalani kehisupannya secara normal dilingkungan sosialnya.

"Intinya, pendampingan itu difokuskan pula pada upaya  pencegahan, yakni dengan mengajarkan kepada penderita, keluarga penderita dan lingkungannya untuk mengantisipasi penularan", kata Akrom.

Sementara itu Bupati Tanbu Mardani H. Maming dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Abdul Karim mengatakan, dengan seminar yang digelar KPA Tanbu diharapkan akan mampu menjadi salah satu solusi penanggulangan AIDS di Tanbu.

Oleh sebab itu, ia berharap peserta dapat menyimak pemaparan dari narasumber secara seksama, untuk selanjutnya informasi yang diperoleh dapat disebarluarkan lagi kepada lingkungan kelaurga dan sosialnya masing-masing.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved