Home » » 2012, 80 Perusahaan Terima Teguran, 2 Perusahaan Terpaksa di Bekukan.

2012, 80 Perusahaan Terima Teguran, 2 Perusahaan Terpaksa di Bekukan.

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 09 Januari 2013 | 15.01

Selama Tahun 2012 sedikitnya tercatat 80 perusahaan pertambangan dan perkebunan yang beroperasi di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu terpaksa dilayangkan surat teguran oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) setempat lantaran tidak melaksanakan Rencana Kelola lingkungan (RKL) dan Rencana Pantau lingkungan (RPL) dengan baik. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BLHD Kabupaten Tanah Bumbu Ir. Erno Rudi Handoko, saat ditemui wartawan diruang kerjanya kemarin (9/2).

Selain mengeluarkan Surat Teguran. BLHD Tanbu juga dengan sangat terpaksa membekukan izin kegiatan  2  Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan melalui Kuasa Pertambangan yakni MJAB dan Mufatama lantaran  terbukti melakuka pelanggaran berat terhadap ketidak patuhan mereka mengelola  lingkungan. "MJAB dan Mufatama operasi di wilayah kecamatan Satui. Dari kegiatan pertambangan yang dilakukannya telah mengakibatkan permukiman penduduk disekitar arealnya menjadi longsor, dan itu merupakan pelanggaran yang cukup berat. Sanksinya terpaksa terhadap perizinannya kita bekukan. Jika dalam tempo beberapa waktu kedepan pihak perusahaan tidak memperbaiki kondisi lingkungan yang telah rusak akibat kegiatan pertambangan mereka. Maka sanksinya akan kita tingkatkan pada pencabutan izin kegiatan" beber Erno lebih lanjut.

Saat ditanya apa saja yang telah dilakukan oleh 80 perusahaan sehingga mendapat teguran oleh BLHD, Erno menjelaskan sebagian besar mereka melakukan kesalahan ringan. Yakni kurang mematuhi aspek pengelolaan dan pengawasan lingkungan. Dimana beberapa poin pada RKL mupun RPL tidak dilaksanakan sebagai mestinya. Namun demikian jika setelah diberikan sanksi berupa teguran akan tetapi pihak perusahaan tetap saja tidak melakukan perbaikan hingga berdampak lebih buruk terhadap kondisi lingkungan. Tidak menutup kemungkinan setatus sanksi bisa di tingkatkan. Dengan sebelumnya diberikan pembinaan. " jika sudah dibina tetap saja melakukan pelanggaran, terpaksa sanksi kita tingkatkan" ucap Erno.

Dibeberkan Kepala BLHD yang sebelumnya sempat menjabat posisi PLT Sekda Kab Tanbu itu, sebelum memberikan sanksi pihak BLHD melakukan kunjungan pengawasan kemudian jika ditemukan adanya pelanggaran. Maka aka disampaikan hasil temuan tersebut kepada pihak perusahaan. Setelah itu pihak perusahaan akan disodorkan notulen kesepakatan perbaikan kelola lingkunga yang harus ditandatangani dan segera dilakukan perbaikan.

Selain melayangkan surat teguran serta pembekuan perizinan untuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu selama kurun waktu satu tahun, di Tahun 2012 tidak ditemukan adanya pencemaran lingkungan baik dilakukan perusahaan pertambangan, perkebunan maupun lainnya. Untuk itu Erno berharap, di Tahun 2013 mendatang penerima surat trguran bisa terus ditekan. Kelola lingkungan oleh perusahaan semakin patuh. Sehingga dengan demikian kondisi ligkungan dapat terjaga dengan baik dan capaian target patuh RKL RPL mampu mencapai 100% di Tahun 2015 mendatang.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved