Home » » Jalan Raya Betung Rusak Parah, Truck dan Mobil Pribadi Kerap Terperosok

Jalan Raya Betung Rusak Parah, Truck dan Mobil Pribadi Kerap Terperosok

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 02 Januari 2013 | 09.59

Belum lama diperbaiki, jalan raya provensi yang ada di desa Betung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu kembali mengalami kerusakan. Di awal tahun 2010 lalu, seluruh badan jalan raya provensi yang ada di Tanah Bumbu dari Kecamatan Simpang Empat hingga Kecamatan Satui telah mengalami perbaikan. Aspal hotmix sempat melekat di atas badan jalan tersebut, namun kini kondisinya sudah terkelupas, bergelombang, bahkan becek hingga menyulitkan pengguna jalan yang melintas di jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provensi itu.

Selama musim penghujan di penghujung Tahun 2012 hingga memasuki awal Tahun 2013 ini, kondisi jalan betung sudah seperti "bubur batu". Maklum saja hal ini lantaran batu batu yang berada di bagian bawah aspal terburai keluar. Belum lagi tumpukan batu beskos yang menggunung  di sisi jalan berlubang itu menambah sulit bagi pengguna jalan baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, enam maupun  roda yang lebih banyak lagi.

Akibat kondisi jalan yang rusak seperti itu, sejumlah armada pengangkut material bangunan, bahan pangan, sembako dan mobilisasi angkutan penumpang baik umum maupun pribadi tak sedikit terperosok bahkan harus terpaksa di evakuasi menggunakan alat bantu. Jika terpaksa mendesak, saat terjerembab dan sulit di evakuasi, sopir barang harus terpaksa memindahkan barang bawaannya menggunakan armada angkutan lainnya dengan cara membongkar barang bawaan di tengah jalan. Kalau sudah begini, kemacetan panjangpun tak terhindarkan. Jikapun beberapa mobil dan motor bisa melintas disela sela mobil yang terperosok, tentunya pengendara harus ekstra hati hati. Salah sedikit memilih jalan, nasib yang sama bisa saja menimpanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Bumbu Ir Sopiani kepada wartawan saat dikonfirmasi mengatakan kerusakan jalan itu bukan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten. Akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab pemerintah provensi Kalimantan Selatan terutama berkewajiban terhadap melakukan perbaikan kerusakan badan jalan tersebut. "Perbaikan jalan betung itu adalah tanggung jawab provensi. Rasanya kita sudah banyak membantu pemerintah provensi  melakukan perbaikan jalan raya provensi yang ada di Tanah Bumbu" beber Sopiani saat di hubungi wartawan dimalam pergantian Tahun 2013 kemarin. Seraya menambahkan bahwa pihaknya berjanji akan segera melaporkan kerusakan jalan itu kepada pemerintah provensi dalam waktu dekat ini.

Di pihak lain, Rudi Hartono selaku direktur LSM Lintah meminta kepada pemerintah Provensi untuk segera memperhatikan kondisi jalan raya betung yang telah mengalami kerusakan padahal proyek perbaikannya belum lama diselesaikan. Untuk itu pihaknya juga meminta pihak lembaga audit seperti BPK maupun Kejaksaan untuk memeriksa pelaksaan pengerjaan proyek jalan raya Batulicin-Satui yang selesai dikerjakan kurang lebih  2 tahun lalu itu.

Menurut Rudi, selama ini banyak proyek yang dikerjakan melalui dana APBD Provensi Kalsel di Tanah Bumbu dalam pengerjaannya kurang mendapat pengawasan,  sehingga rawan mengalami penyimpangan. Selain proyek raksasa jalan raya provensi dari Batulicin-Satui itu, proyek peningkatan kualitas jalan dan pembangunan siring beton jalan raya provensi yang ada di desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu juga mengalami nasib yang sangat mengenaskan. Siring yang dibangun dipertengahan tahun 2012 itu tak sedikit yang ambruk. Badan jalannya pun kondisinya rusak parah hingga menyulitkan pengguna jalan terutama mobil berukuran kecil maupun kendaraan bermotor.

" saya meminta pihak auditor seperti BPK, KPK maupun pihak Kejaksaan Provensi untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek provensi yang digarap di Tahun 2012  di Tanah Bumbu. Mengingat tak sedikit yang saya menilai rawan terhadap terjadinya penyimpang penggunaan anggaran. Lantaran proyek proyek fisik yang digarap melalui tangan tangan pemerintah provensi itu minim pengawasan" ucap Rudi.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved