Home » » Harga Batubara Lokal, Meningkat

Harga Batubara Lokal, Meningkat

Written By Fokus Batulicin on Minggu, 10 Maret 2013 | 13.08

Gencarnya operasi penertiban Ilegal minning di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Oleh Aparat Penegak Hukum selama bulan Januari 2013 lalu, serta ketatnya pengawasan yang dilakukan pihak Dinas Pertambangan dan Energi Tanah Bumbu dalam kegiatan operasional pertambangan di daerah tersebut membuat harga Batubara di Bumi Bersujud melonjak naik dalam waktu satu bulan terakhir ini.
Dari data Dinas Pertambangan Dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, selama periode Januari-Februari 2013 ini, kenaikan harga batubara lokal di daerah ini bergerak naik signifikan dari kisaran rata rata Rp 230.000 / Ton bergerak naik menjadi Rp 340.000 / Ton di penghujung bulan Februari tadi. Diperkirakan, harga tersebut akan bergerak naik hingga di penghujung  bulan Maret 2013 mendatang. Menurut Ir. Dwijono kepala Dinas Pertambangan Tanah Bumbu rata rata Kenaikan harga batubara di Tanah Bumbu itu karena faktor hukum ekonomi. Dimana, saat barang dalam kondisi jumlah terbatas, maka lonjakan harga dipasaran akan terjadi. Demikian pula saat ini, sebagian besar, batu bara yang berhasil dipasarkan ke luar Kalimantan, merupakan batubara resmi, yang tentunya memiliki legalitas resmi. Meski kemungkinan tetap saja masih ada batubara ilegal yang ikut "menempel" dalam pengeluaran batubara tersebut, tapi sangat kecil.
"Saat ini, secara umum produksi batubara di Tanah Bumbu di Bulan Februari 2013 mengalami penurunan. Hal ini lantaran jumlah pelaku ilegalminning juga berkurang. Karena, kalau dilihat dari jumlah perusahaan dan kapasitas produksi rata rata tiap perusahaan tidak mengalami peningkatan. Artinya, produksi batubara di Tanah Bumbu seharusnya memiliki jumlah rata rata yang sama dengan bulan bulan sebelumnya. Jika terjadi pluktuasi produksi tidak akan mempengaruhi harga lokal batubara secara signifikan." Beber Dwi Jono.
Jika kegiatan Razia batubara ilegal dari hulu (mulut tambang.red) hingga hilir (pengiriman melalui dokumen.red) terus dilakukan oleh pihak keamanan baik Polda maupun Mabes Polri dengan bekerjasama pihak Polres Tanbu, pengiriman batubara ilegal akan bisa terus ditekan. Hingga memberikan dampak positif terhadap harga batubara di daerah ini. Selama ini, membludaknya aktifitas pertambangan ilegal membuat sesaknya pengiriman batubara melalui dokumen bodong. Akibatnya harga batubara lokalpun sempat mengalami anjlok, seperti yang terjadi di penghujung tahun 2012 lalu.
"Semoga Aparat Keamanan, terus menciptakan suasana aman dan nyaman di bisinis pertambangan Tanbu. Sehingga iklim investasi ditempat ini juga terus membaik" kata Dwijono. (Fadly)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved