Home » » H Tajerian Noor BKW, Terima Penghargaan Pajak

H Tajerian Noor BKW, Terima Penghargaan Pajak

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 21 Mei 2013 | 10.26

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: fadlybatulicin@gmail.com
Date: Thu, 16 May 2013 04:26:14
To: Kalimantan Vew<kalimantanviewcorp@gmail.com>; Redaksi View<redaksi@kv-corp.com>; <iefhan_saga@yahoo.com>
Reply-To: fadlybatulicin@gmail.com
Subject: H Tajerian Noor BKW, Terima Penghargaan Pajak

Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Batulicin, Rabu (15/5) malam mengundang puluhan pengusaha, pejabat, dan wajib pajak untuk berhadir dalam rangkaian acara Sosialisasi Perpajakan dan pemberian penghargaan kepada Wajib Pajak 2013, di Hotel Ebony Batulicin.
Dalam acara tersebut, sejumlah nama baik perseorangan, lembaga, dan perusahaan penyumbang (Pembayar.red) pajak terbesar melalui KPPP Batulicin, mendapatkan penghargaan pasca sosialisasi perpajakan dilakukan di tempat itu. Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bagian Keuangan Pemkab Tanbu Wim Mandau mengatakan, apabila pajak dapat dimaksimalkan dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan, ada beberapa keuntungan yang dapat diraih, diantaranya pengangguran dapat dikurangi, pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat dilakukan dengan lebih baik, ekonomi yang terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap wajib pajak, Negara dan khususnya Daerah penyumbang pajak, akan dapat lebih menikmati pembangunan berkesinambungan.
"Hal ini perlu disosialisasikan, sebab masih banyak masyarakat kita yang masih belum mengerti manfaat pajak bagi pembangunan daerah. Terlebih dengan adanya pemberian penghargaan kepada wajib pajak sebab bentuk kepatuhan dan kesadaran wajib pajak merupakan faktor penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)." Ujar Bupati.
Sejumlah penerima penghargaan atas kepeduliannya terhadap kepatuhan wajib pajak dan penyetor pajak terbesar diantaranya, atas nama pembayar pajak (Orang Pribadi) dengan jumlah pembayar pajak terbesar, yang juga mendapatkan penghargaan dari KPPP Batulicin yakni H. Tajerian Noor (Pemilik Perusahaan PT. BKW) , kemudian H. Syamsudin, (PT. JB) Prof. DR. H. Abidin (PT. KKGS), serta Mardani H Maming (Bupati Tanah Bumbu). Dimana para wajib pajak ini diketahui dengan jumlah setoran pajak rata rata bernilai diatas Rp 1 Milyar Per Tahun
Sementara sejumlah nama perusahaan Penyumbang Pajak Terbesar, di KPP Batulicin diantarannya PT. Jhonlin Baratama, TEIS Indonesia, PT. Bahara Cakrawala Sebuku. Dengan nominal nilai setoran pajak rata rata di atas Rp 50 Milyar per Tahun. Dan bagi badan atau dinas melalui Bendahara penyumbang pajak terbesar juga mendapatkan penghargaan, diantaranya bendahara RSUD Amanah Husada, bendahara RSUD Kotabaru, serta Bendahara Distanak Tanbu.
H Abidin mewakili penerima pajak dalam forum tersebut mengatakan, terimakasih atas pemberian penghargaan terhadap KPP Batulicin. Dengan demikian mampu menjadi pemicu semangat masyarakat umum lainnya terutama pengusaha pribadi mau membayar pajak tepat waktu dan sesuai dengan forsinya. Karena pajak digunakan untuk peningkatan pembangunan nasional termasuk di Daerah Kabupaten.
Dalam acara tersebut juga di hadiri oleh sejumlah Pimpinan Perusahaan yang bergerak di Kabupaten Tanah Bumbu, wajib pajak perorangan, pejabat pemerintah daerah, Pegawai Pajak Pratama Batulicin, Unsur Muspida dan sejumlah pengusaha lokal lainnya.
Kepala Kantor KPPP Batulicin Ahmad Norwahid menjelaskan, Kantor KPPP Batulicin merupakan pecahan dari Banjarbaru, untuk Kalsel 2 Kantor Pajak. Pelaksanaan pemberian Penghargaan ini, dalam rangka mendekatkan diri, saling silaturrahmi dan memacu pembayaran pajak bagi patuh pajak.
"KPP Batulicin untuk Tahun 2013 ditarget 1, 1067 Triliun Tanah Bumbu Kotabaru,kategori PPN PPH PBB, (terbesar dari sektor PPH.) Untuk pengusaha lokal, dengan menggunakan bendera luar daerah maka pendapatan daerah dari sektor pajak sangat kecil, karena mereka harus membayar pajak juga diluar daerah. Sementara dari sektor pajak tertentu, sangat kecil yang bisa ditarik. Kecuali, pengusaha merubah semua perizinan domisili luarnya dirubah menjadi domisili daerah." Ujar Ahmad Norwahid.
Kesulitan penarikan pajak, adalah medan lokasi wajib pajak yang sulit dijangkau dengan jarak. Kemudian pengetahuan masyarakat terhadap wajib pajak, juga masih sangat minim. Sementara untuk sosialisasi terus dilakukan setiap hari. Sementara jika harus dihitung Jumlah wajib pajak di Tanbu mencapai 13000 lebih.
Powered by Telkomsel BlackBerry®







Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | EDHA KENCANA CORP | Batulicin
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved