Home » » Tari Manugal Suguhan DAD Tanbu Untuk Indonesia

Tari Manugal Suguhan DAD Tanbu Untuk Indonesia

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 21 Mei 2013 | 11.32

Tari Manugal, adalah sebuah tarian lemah gemualai yang menggambarkan kegiatan bercocok tanam masyarakat adat dayak Tanah Bumbu, lengkap menggunakan sebilah tongkat dari batang pohon yang di pegang oleh kaum pria sebagai alat pelobang tanah, dan sementara kaum wanitanya membawa bibit padi yang ditempatkan pada sebuah bakul (keranjang) kecil yang mereka ikat di pinggang dan bergerak membenamkan bibit ke setiap liang.
Tarian Manugal, yang dibawakan oleh 3 orang pria dan 4 orang wanita mengenakan busana khas Dayak Tanah Bumbu warna kuning, belaung, dan motif kontras telabang, membuat para penari terlihat lebih menawan membawakan tarian yang biasa digunakan pada acara ritual syukuran di pedalaman suku dayak di Tanah Bumbu terutama dayak Meratus.
Untuk persembahan Tari Manugal yang di suguhkan dalam Pekan Budaya Adat. Dayak Nasional 2013 oleh Yuli, Sofia Erlinda, Angel, Berlianto, Ica, Wandi, dan Petrus, para siswa SMPN 2 Kecamatan Simpang Empat, SMKN 2 Simpang Empat, SMK Bangun Benua, SMPN 1 Simpang Empat, dan juga siswa SMP Bangun Benua Tanah Bumbu di hari pertama (27/4) kemarin, merupakan besutan Coreographer Nor Hidayat, bersama Desy mampu membuat penonton yang menyaksikan cukup terpukau.
"Meski dengan segala keterbatasan yang kita miliki, kita berupaya memberikan suguhan yang terbaik bagi event Nasional Di Pekan Dayak 2013 ini" ujar Nor Hidayat, selaku Coreographer Tari Manugal DAD Tanbu tersebut.
Selain menyuguhkan Tari Tradisional, Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perindagkop Tanah Bumbu juga menyediakan stand pameran pembangunan yang berlokasi di areal Glora Bung Karno Senayan Jakarta. Dengan menampilkan seni memahat, meanyam tikar, bakul, tas, dan topi yang terbuat dari rotan, dan purun. Selain itu di dalam stand itu juga di sediakan souvenir, handcraft, dan juga tanaman obat yang tumbuh di daratan pegunungan meratus.
Beberapa pengunjung, seperti duta besar Turki, Gubernur Kalsel, Sekdako Banjarmasin, Bupati Balangan, Bupati Tanjung, Walikota Samarinda, Petinggi Pemerintahan Kalimantan Timur, serta pejabat kementrian Pariwisata, SDM, Perindag, dan lainnya secara bergantian menyambangi stands pameran Tanbu, hingga hari kedua di buka. Bahkan, Ketua DAD Provensi menyempatkan diri menerima langsung kehadiran tamu kehormatan ersebut saat berkunjung ke dalam Stand Pameran.
"Kita berharap, ini mampu kita kembangkan. Sehingga saat kita melakukan promosi baik hasil potensi di daerah, budaya dan pariwisata, serta bidang lainnya, di event seperti ini, kita bisa menyuguhkan lebih banyak lagi. Sehingga masyarakat luas bisa mengetahui lebih banyak lagi ragam budaya dan potensi daerah di Kabupaten Tanah Bumbu dan Umumnya Kalimantan Selatan" terang Difriadi Darjat, ketua DAD Kalimantan Selatan. (Fadly)
Powered by Telkomsel BlackBerry®




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved