Home » » 5 Mobres Dan Puluhan Polisi Siaga, Amankan Unjuk Rasa BBM

5 Mobres Dan Puluhan Polisi Siaga, Amankan Unjuk Rasa BBM

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 19 Juni 2013 | 11.10

Perhatian publik sontak tertuju pada 5 unit Mobil Polres (Mobres) Tanah Bumbu yang berjejer di sepanjang jalan, beserta puluhan polisi berseragam yang sibuk mengamankan arus lalulintas di simpang tiga jembatan Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (19/6). Yang tiba tiba harus merayap, lantaran aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM sedang berlangsung ditempat itu.
2 unit Mobil Patroli Sabhara, 2 unit Mobil Patroli Lalulintas, dan 1 unit Mobil Binmas Polres Tanah Bumbu terlihat memagar di belakang sejumlah masa yang tergabung dalam Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMMI) dan komunitas Jaringan Kota Tanah Bumbu, yang berorasi menyuarakan aspirasinya. Meskipun hanya Lima (5) orang, terdiri dari Ketum PMII Tanbu, Penanggung jawab, dan Korlip serta Ketua Jaringan kota, serta anggotanya mereka terlihat bersemangat terus menyampaikan sejumlah tuntutannya.
Dari sejumlah orasinya, para pendemo meminta pemerintah mampu mengeluarkan kebiijakan ini secara arif dan bijaksana disertai kajian yang cukup matang, pengawasan ketat terhadap distribusi BBM, dengan kenaikan BBM akan menaikan kenaikan Inflasi, pemerintah harus memberikan penjelasan memadai kepada masyarakat, pemerintah harus terbuka pada masyarakat yg memilihnya, kemudian pemerintah tidak boleh mengambil kebijakan tanpa ada transfaransi. Kemudian, untuk lebih jelasnya mereka meminta kepada pemerintah secepatnya melakukan rapat terhadap rencana kenaikan harga BBM di tingkat pengeceran dan perlu kiranya penambahan kuota di SPBU, pengawasan ketat terhadap distribusi BBM sehingga tidak menimbulkan kelangkaan BBM disebabkan oleh penimbunan.
"Kenaikan BBM untuk rakyat itu Bohong" ujar salah seorang orator.
Sementara, melihat jumlahnya yang sangat kecil, para polisi bersergama yang dikerahkan dari Markas Polres Tanah Bumbu, dan juga Polsek Kusan Hilir yang sebelumnya ikut turun mengamankan aksi unjuk rasa itu, sebagian dari mereka hanya mengawasi dari jauh, bahkan hanya berdiri di sekitar Pos Polisi yang ada di depan jembatan tersebut.
Akibat panas yang mendera, siang itu terpaksa Aksi yang berjalan sejak pukul 10.00 itu, harus mereka hentikan tepat pukul 12.00. Terang saja, polisi yang berjaga dilokasi itu juga ikut balik kanan angkat kaki, kembali ke Markas masing masing. Kondisi jalanpun kembali normal. (Ley)

Powered by Telkomsel BlackBerry®



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved